OK

Ini Alasan di Balik Gelar Haji Disematkan di Nama Orang Indonesia. Untuk Pamer?

15/03/2022 by Nico Nadine

alasan gelar haji ada pada nama orang indonesia

Setelah menuntaskan ibadah haji di Mekah, orang Indonesia kerap menyematkan gelar haji di depan nama mereka. Lantas, apa alasannya?

Sudah menjadi tradisi di Indonesia, jika ada seorang yang menunaikan ibadah haji ke Mekah, mereka akan mendapat gelar haji.

Gelar haji tersebut kemudian disematkan di depan nama mereka.

Tak jarang, mereka pun dipanggil oleh orang-orang dengan sebutan haji atau hajah.

Lalu ada pertanyaan yang muncul. Apakah ada alasan khusus mengapa gelar haji disematkan di depan nama orang Indonesia?

Bagaimana dengan negara lainnya? Apakah mempunyai tradisi serupa?

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas, kami sudah merangkumnya lewat ulasan di bawah.

Yuk, simak lebih lanjut!

Jawaban Mengapa Gelar Haji Disematkan di Depan Nama Orang Indonesia

Artikel ini, bersumber dari laman kemenag.go.id yang diunggah pada tahun 2019 lalu.

Dalam satu artikel di laman tersebut, guru besar filolog Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Oman Fathurahman menguraikan, jika tradisi penggunaan gelar haji merupakan hal wajar.

“Oman menjelaskan bahwa tradisi itu sah-sah saja. Salah satu alasannya adalah sejak masa silam, perjalanan menuju Tanah Suci bagi orang Nusantara adalah perjuangan berat tersendiri, harus mengarungi lautan, menerjang badai berbulan-bulan, menghindari perompak, hingga menjelajah gurun pasir,” ungkap Oman Fathurahman yang ditulis kemenag.go.id.

Alhasil karena penuh perjuangan saat melakukan perjalanan ke Mekah, mereka di mata masyarakat dianggap berhasil mendapat kehormatan dan anugerah.

Apalagi ibadah haji termasuk ke dalam rukum Islam yang ke-5 dan cukup ‘spesial’.

“Itu mengapa dalam perkembangannya kemudian lazim di Indonesia ada pemberian gelar bagi jemaah haji usai menunaikan ibadah di Tanah Suci. Masyarakat menambahkan kata ‘haji’ atau “hajjah” saat menyebut nama mereka,” tulis kemenag.go.id.

Bukan Terjadi di Indonesia Saja

jokowi ibadah haji

Sumber: tribunnews.com

Ternyata, budaya menyematkan gelar haji pada nama, tak hanya terjadi di Indonesia.

Masih melansir kemenag.go.id, Antropolog UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Dadi Darmadi mengungkap, beberapa negara ‘melayu’, seperti Malaysia, Singapura, Brunei, dan Thailand Selatan melakukan hal yang sama dengan Indonesia.

“Tradisi di Mesir Utara bahkan bukan hanya memberi gelar haji, tapi juga melukis rumahnya dengan gambar Ka’bah dan moda transportasi yang digunakan ke Makkah,” ungkapnya.

Lebih jauh Dadi mengurai, pemakaian haji di depan nama bisa dilihat dari tiga sudut pandang.

Pertama, sudut pandang keagamaan, haji termasuk ke dalam rukun Islam.

Apalagi orang Indonesia dulu harus menempuh jarak yang sangat jauh.

“Untuk itulah gelar Haji dianggap layak dan terus disematkan bagi mereka yang berhasil melakukannya,” ujar Dadi.

Kedua karena soal kultural.

Sebab, ketika seorang melakukan haji, kerap ditemukan banyak cerita menarik, termasuk kisah heroik sampai mengharukan.

Lalu ketiga, sudut pandang zaman dulu saat masa kolonial.

Di mana penggunaan haji pada saat itu, menjadi perhatian pemerintah kolonial lantaran mereka takut pengaruh orang yang berhaji dalam gerakan antipenjajahan.

***

Semoga bermanfaat.

Temukan informasi menarik lainnya di artikel.rumah123.com.

Dapatkan berbagai kemudahan untuk memenuhi seluruh kebutuhan properti karena rumah123.com selalu #AdaBuatKamu.

Apartemen Emerald Bintaro dapat dijadikan pilihan tepat sebagai hunian nyaman di Tangerang Selatan dengan lokasi strategis.

Cek sekarang juga!