Membaca doa membangun rumah menurut Islam tak kalah penting daripada persiapan lainnya. Ini dia yang bisa kamu baca supaya hunian menjadi berkah!

doa membangun rumah menurut islam - rumah123.com

Membangun rumah, apalagi hasil jerih payah sendiri, memang menjadi kebanggaan bagi setiap orang. 

Kepuasan yang didapatkan juga berbeda dengan membeli rumah yang sudah jadi karena segala aspek di dalam rumah tersebut telah disesuaikan dengan preferensi masing-masing. 

Biasanya, ketika hendak membangun rumah, ada banyak persiapan yang dilakukan. 

Mulai dari mencari inspirasi desain, membandingkan harga arsitek, mencari tukang atau kontraktor, sampai membeli material bangunan. 

Tapi ada hal yang sering terlupa ketika semua hal tersebut sudah dipersiapkan.

Membaca doa membangun rumah menurut Islam merupakan persiapan yang tak kalah penting

Banyak orang yang lupa untuk membaca doa membangun rumah.

Padahal, bagi umat Islam, rumah bukanlah sekadar tempat untuk berteduh.

Setiap Muslim juga menjadikan rumah sebagai tempat ibadah. 

Sholat lima kali dalam sehari, beserta doa-doa dipanjatkan dari dalam rumah.

Sudah seharusnya para umat Muslim juga memohon kepada Allah SWT ketika membangun rumah. 

Doa membangun rumah dalam Islam diperlukan agar hunian yang ditinggali selalu dilimpahkan kedamaian dan keberkahan.

Penghuni rumah pun bisa hidup tentram jika hunian telah didoakan sebelumnya.

Doa membangun rumah menurut Islam menurut Surat Al Mu'minun ayat 29

Salah satu doa membangun rumah menurut Islam adalah doa yang terdapat dalam surah Almu’minun ayat 29.

Seperti ini bunyi dan makna dari ayat tersebut:

رَّبِّ أَنْزِلْنِيْ مُنْزَلًا مُّبَارَكًا وَأَنْتَ خَيْرُ الْمُنْزِلِيْنَ

Rabbi anzilni munzalan mubarakan wa anta khoirul munzalin

“Ya Allah, tempatkan aku di tempat yang berkah, dan Engkau adalah sebaik‐baik pemberi tempat.”

Tafsir Quran dari ayat  Al Mu'minun ayat 29

Dilansir dari Tafsirq.com, berikut tafsir dari doa membangun rumah menurut Islam atau ayat Al Mu'minun ayat 29:

Tafsir Jalalayn: 

(Dan berdoalah) di kala kamu turun dari bahtera, ('Ya Rabbku! Tempatkanlah aku pada tempat) kalau dibaca Munzalan berarti menjadi Mashdar dan Isim Makan/tempat sekaligus, apabila dibaca Manzilan berarti tempat berlabuh (yang diberkati) yakni tempat tersebut diberkati (dan Engkau adalah sebaik-baik yang memberi tempat'") maksudnya Engkau adalah pemberi tempat yang paling baik kepada semua yang telah disebutkan tadi.

Tafsir Quraish Shihab:

Katakan juga, "Ya Tuhan, mudahkanlah aku untuk tinggal di tempat yang Engkau berkahi dan baik. Berikanlah aku rasa aman di tempat itu, karena hanya Engkaulah satu-satunya yang menempatkan seseorang di tempat yang baik, aman dan damai."

Selain doa membangun rumah menurut Islam, ketahui juga ciri-ciri rumah yang berkah menurut Rasulullah SAW

Dalam agama Islam, membangun rumah bukanlah tentang bentuk fisik yang mewah dan mentereng.

Dilansir dari Republika.co.id, yang paling penting ketika membangun rumah adalah membuat suasana menjadi kondusif dengan dinaungi nilai-nilai Islami.

Sehingga pada akhirnya, rumah tersebut mampu menenteramkan batin penghuninya.

Rasulullah SAW banyak memberikan tuntunan kepada umat yang ingin menjadikan tempat tinggal mereka penuh harmoni dan keberkahan. 

Syekh Shaleh Ahmad asy-Syaami dalam Berakhlak dan Beradab Mulia, mengatakan,  umat perlu meniru rumah Rasulullah SAW.

Tidak berlebihan, yang penting nyaman dan asri

Nabi SAW memberikan panduan agar jangan berlebihan dalam membangun tempat tinggal. 

Melainkan, rumah seorang Muslim adalah yang cukup untuk sekadar mampu menutupi dari pandangan orang lain dan melindunginya dari bahaya hewan buas.

Paling tidak, pedoman sebuah rumah yang baik adalah yang bisa memberikan rasa nyaman serta asri. 

‘’Dengan begitu, penghuninya akan merasa nyaman, juga merasa terlindungi,’’ papar Syekh asy-Syaami.

Sikap dan tindak tanduk penghuni rumah turut memberikan kontribusi bagi terciptanya suasana tenteram. 

Baca juga: Doa Mengusir Ular dan Cara Membasminya dari Rumah

Penghuninya memperhatikan adab ketika masuk rumah

Nabi SAW menekankan, agar setiap Muslim memperhatikan adab ketika hendak masuk rumah.

‘’Jika kamu hendak masuk rumah, maka sebaiknya kamu ucapkan salam, karena hal itu akan membawa keberkahan bagi kamu dan keluargamu.’’ (HR Tirmidzi)

Ada beberapa hal lain yang patut mendapat perhatian. 

Rasulullah mencontohkan, saat masuk rumah, jangan secara tiba-tiba, tanpa sepengetahuan keluarga yang ada di dalam, agar mereka tidak kaget. 

Itulah tujuannya seseorang mengucapkan salam lebih dulu.

Beliau juga berdoa saat pulang ke rumah. ‘’Segala puji hanya milik Allah SWT semata, Zat yang telah memberiku kecukupan dan tempat berlindung, yang telah memberiku makan dan minum, yang telah memberiku karunia dan melebijkannya. Ya Allah, aku meminta kepada-Mu selamatkanlah aku dari api neraka.’’

Dalam sebuah hadis riwayat Imam Muslim, Rasulullah menekankan, ketika masuk rumah dan sebelum makan di rumah, seseorang sebaiknya menyebut asma Allah.

Baca juga: Napak Tilas Rumah Nabi Muhammad SAW Sebelum Menjadi Masjid Nabawi

Penghuninya membaca Alquran 

Dianjurkan pula kepada penghuni rumah untuk senantiasa melingkupi suasana rumah dengan bacaan Alquran. 

Sabda Nabi SAW, ‘’Jangan jadikan rumah kalian seperti kuburan. Sungguh, rumah yang di dalamnya selalu dibacakan ayat-ayat Alquran, tidak dimasuki setan.’’ (HR Tirmidzi)

Bagikan:
7763 kali