Cara menghitung kebutuhan bata ringan

Setelah sebelumnya kita sempat membahas mengenai harga bata ringan atau hebel, kini saatnya kita mengetahui cara menghitung kebutuhan bata ringan untuk rumah.

Bata ringan menjadi salah satu bahan bangunan rumah paling sering kita temukan dimanapun.

Keberadaannya yang banyak tersebut beriringan dengan kebutuhan masyarakat yang juga cukup tinggi akan bata ringan.

Selain lebih kuat, menggunakan bata ringan juga dapat menghemat ongkos biaya yang cukup banyak lho apabila penggunaannya tepat sasaran.

Untuk itu, ada baiknya kita mengetahui cara menghitung kebutuhan bata ringan atau hebel per kubik untuk rumah berikut ini.

Cara Menghitung Kebutuhan Bata Ringan yang Benar untuk Rumah

Cara menghitung kebutuhan bata ringan Sumber : Pengadaan.com

Melansir Blessconbataringan, terdapat beberapa tahapan untuk mengetahui kebutuhan bata ringan atau hebel.

Berikut ini adalah langkah-langkahnya.

1. Ketahui Ukuran Ruangan yang Akan Dibangun

Untuk mengetahui kebutuhan bata ringan yang dibutuhkan untuk membangun sebuah rumah atau ruangan, ada baiknya kamu mengetahui ukurannya terlebih dahulu.

Dengan mengetahui ukurang ruangan atau rumah, kamu bisa mengetahui berapa kebutuhan bata ringan yang perlu dibeli.

2. Pilih Ukuran Bata Ringan

Setelah mengetahui ukuran atau dimensi ruangan yang akan dibangun, selanjutnya kamu harus memilih ukuran bata ringan yang ingin digunakan.

Terdapat beberapa jenis ukuran bata yang bisa kamu pilih seperti 60 cm x 20 cm x 7,5 cm, 60 cm x 20 cm x 10 cm hingga 60 cm x 20 cm x 20 cm.

Setelah menentukan ukuran bata yang diinginkan, selanjutnya kamu dapat menghitung sesuai dengan rumus.

3. Cara Menghitung Kebutuhan Bata Ringan dengan Rumus

Beberapa orang salah kaprah saat menghitung berapa kubik bata ringan yang diperlukan untuk membangun sebuah ruangan atau rumah.

Kesalahan yang  terjadi umumnya saat menghitung volume ruangan yang telah dibentuk.

Sebetulnya yang butuhkan adalah menghitung keliling tembok (dengan asumsi ruangan kamu mempunyai 2 sisi yang sama ukurannya).

Adapun rumus menghitung keliling tembok Anda adalah:

Keliling tembok hebel = 2 x ((panjang x tinggi) + (lebar x tinggi))

Rumus menghitung keliling tembok hebel

Jadi misalkan kamu akan membangun ruangan dengan dimensi panjang 3 meter, lebar 6 meter, dan tinggi 4 meter menggunakan rumusan seperti di atas.

Kamu akan memerlukan tembok sepanjang 72 m2.

Lalu setelah mengetahui luasan yang akan dibangun, kamu harus membaginya dengan kubikasi bata agar kamu bisa menghitung berapa banyak hebel yang dibutuhkan.

Ilustrasi ini menggunakan bata ringan dengan ukuran 60 cm x 20 cm x 7,5.

Satu kubik bata ringan sama dengan:

Ketebalan bata: 7,5 cm, Jumlah bata: 111, luas dinding: 13,3 m2

Luasan yang sudah kamu hitung sebelumnya, dibagi dengan luasan bata ringan per kubik sehingga tahu berapa banyak hebel yang dibutuhkan.

Pastikan kamu menggunakan luasan yang tepat dibandingkan dengan ketebalan bata yang diinginkan.

Gunakan rumus berikut:

Kebutuhan kubik bata ringan = keliling tembok hebel : luas dinding per 1 kubik

Rumus menghitung kebutuhan bata ringan

Jadi dengan keliling tembok 72 m2 tadi, akan dibutuhkan bata setebal 7,5 cm sebanyak 5.4 kubik.

Dengan rumusan yang sama, kamu juga bisa menghitung jumlah bata yang dibutuhkan.

Dengan contoh yang sama, kamu dapat menghitung jumlah bata yang dibutuhkan.

Untuk bata ringan 7,5 cm, kamu membutuhkan 600 pcs bata ringan.

Nah, itulah ulasan singkat mengenai cara menghitung kebutuhan bata ringan yang bisa kamu ketahui.

Jika kamu sedang mencari rumah, apartemen, tanah atau yang lainnya di marketplace properti tepercaya dan aman, bisa mengunjungi laman Rumah123.com untuk mendapatkan penawaran terbaik.

Dan jangan sampai ketinggalan untuk mendapatkan berita dan tips terbaru mengenai dunia properti dalam negeri serta mancanegara di artikel Rumah123.com.

Bagikan:
279 kali

Redaksi Rumah123.com

Alamat

Level 37 [email protected]
Jl. Casablanca Kav.88
Jakarta Selatan
Jakarta 12870
Indonesia