cara negosiasi beli rumah

Simak cara negosiasi beli rumah, kamu memang harus menggunakan strategi dan taktik saat melirik properti idaman, tentunya agar tidak salah langkah.

Pilihan membeli rumah bisa bikin kamu menyesal, kok bisa begitu? Ya, kalau kamu tidak punya strategi cara menawar harga rumah yang ingin dibeli.

Supaya kamu tidak menyesal, apalagi kalau menyesal seumur hidup, maka kenali dulu cara bernegosiasi dengan penjual rumah sebelum mulai tawar-menawar.

Transaksi jual beli rumah ada seninya, pembeli dan penjual harus memiliki strategi dan taktik dalam bernegosiasi.

Situs properti Rumah123.com akan membahas cara negosiasi beli rumah dengan mengutip sumber buku.

Supriyadi Amir dalam bukunya Sukses Membeli Rumah Tanpa Modal menyebutkan 10 strategi saat membeli rumah.

Cara Negosiasi Beli Rumah

1. Ketahui Harga Pasar

Jika kamu sudah menentukan rumah yang akan kamu beli, pastikan  sudah mengetahui harganya.

Jangan lupa ketahui harga pasaran rumah dengan tipe dan ukuran yang sama di kawasan tersebut.  Juga kondisi rumah, agar kalkulasi tidak meleset.

2. Jangan Terbawa Emosi

Kamu harus tetap melihat rumah yang ingin kamu beli itu secara obyektif. Jangan terlalu bawa-bawa perasaan semisal menunjukkan sangat suka pada rumah itu.

Sekali kamu melibatkan emosi dalam bernegosiasi, maka harga rumah yang ditentukan sang pemilik tidak akan menguntungkan.

Ingat, salah satu cara negosiasi beli rumah memang tidak boleh baper ya, usahakan untuk tetap tenang.

3. Bersiap Kompromi

Tak ada negosiasi tanpa kompromi. Namun, dalam berkompromi usahakan agar kendali tetap di tanganmu.

Bersikaplah fleksibel dalam negosiasi harga, apalagi kalau kamu tertarik membeli rumah, jangan membuat penjual kesal.

4. Jangan Lupa Survei Dulu

Ajukan penawaran harga setelah kamu survei. Biasanya orang akan tergoda dan segera memberikan penawaran setelah tertarik pada sebuah rumah.

Sebaiknya kamu tidak melakukan itu. Manfaatkan tiga atau empat kali survei untuk analisis perhitungan, sekaligus tarik ulur dengan penjual.

Cara negosiasi beli rumah ini tidak boleh dilupakan, biasakan riset untuk mengetahui harga rumah.

5. Dasar Penawaran dari Cash Flow

Setiap kali akan menawar, kamu perlu menghitung potensi keuntungan. Mulai dari perbandingan harga pasar, harga likuidasi, sampai harga transaksi.

Dengan demikian, kamu bisa memperkirakan potensi cash back yang bisa didapatkan. Selanjutnya, hitung potensi cash flow. 

Dari hasil perhitungan itulah kamu bisa ajukan penawaran yang layak, tentunya harga yang sesuai dengan properti.

6. Tentukan Batas Maksimal Penawaran

Persiapan sebelum bernegosiasi itu penting. Jadi, ketika negosiasi berlangsung, kamu sudah menentukan batas maksimal harga penawaran.

Namun, jika penjual terlihat sulit menerima harga di bawah batas maksimal, sebaiknya negosiasi dihentikan supaya tidak buang-buang waktu.

7. Jangan Sebut Harga Lebih Dulu

Kamu jangan pernah  menjadi pihak pertama yang menyebut harga. Tentunya, agar kamu memiliki strategi dan taktik menawar.

Biarkan si penjual menyebutkan harga jual dan berapa batas akhir penawarannya. Biasanya setelah itu penjual akan menanyakan harga yang kamu tawar.

Hmm, cara negosiasi beli rumah ini pastinya ampuh agar kamu bisa mempunyai taktik dalam menawar harga properti.

8. Tawar Lebih Rendah

Ketika mengajukan penawaran, kamu bisa memberikan angka lebih rendah dari harga transaksi yang diinginkan.

Misalnya, ingin bertransaksi di angka Rp1 miliar, maka ajukan penawaran pada kisaran Rp600 juta-Rp800 juta.

Jadi, ada rentang Rp200 juta-Rp 400 juta yang bisa digunakan untuk bernegosiasi dengan penjual rumah.

9. Jangan Mau Dipengaruhi

Biasanya pengaruh akan muncul dari broker atau penjual saat pertama kali melihat rumah.

Jika kamu tidak punya pengetahuan lengkap mengenai properti, broker atau penjual akan memengaruhi kamu.

Di sinilah pentingnya waktu 3-4 hari sebelum mengajukan penawaran. Kamu jadi bisa memanfaatkan waktu untuk mendapatkan informasi lengkap.

10. Meminta Tenggat Waktu

Setelah disepakati, masih ada negosiasi lanjutan berkaitan dengan jangka waktu pembayaran. Pembiayaan yang dibantu oleh bank membutuhkan waktu sekitar satu bulan.

Jadi, kamu harus meminta tenggang waktu lebih lama untuk proses pencairan tersebut. Biasanya, penjual akan memaklumi dan menerima permintaan tersebut.

Nah, itulah cara negosiasi beli rumah yang bisa dipraktikkan. By the way, cara yang sama dapat dilakukan ketika membeli apartemen.

Jangan lupa membaca artikel Rumah123.com untuk mendapatkan berita, tips, atau panduan yang menarik mengenai properti, desain, hukum, hingga gaya hidup.

Laman ini juga memudahkan bagi para pencari properti, penjual properti, hingga sekadar mengetahui informasi, karena Rumah123.com memang #AdaBuat Kamu.

Saatnya kamu memilih dan mencari properti terbaik untuk tempat tinggal atau investasi properti, hanya di Rumah123.com dan 99.co.

Bagikan:
4970 kali