bayi tidur dalam selimut Sumber: Lafyne.

Banyak pertimbangan yang harus dipikirkan sebelum memutuskan membeli selimut bayi untuk buah hati kamu.

Di usianya yang masih dini, tubuh si kecil belum bisa menyesuaikan dengan perubahan suhu di sekitarnya.

Itu sebabnya, harus selalu diperhatikan agar si kecil tetap hangat dan nyaman dalam selimutnya.

Selimut bayi yang digunakan pun jangan asal pilih, karena berkaitan dengan keselamatan buah hati kamu.

5 Tips Memilih Selimut Bayi

Simak beragam tips untuk memilih selimut bayi yang nyaman, untuk buah hati kamu berikut ini.

1. Produk dengan Label SNI

Pertama, selimut bayi yang baik memiliki label SNI (Standar Nasional Indonesia).

Nah, Pemerintah RI melalui Kementrian Perindustrian memang menerapkan aturan cukup ketat untuk pakaian bayi.

Semua perlengkapan bayi wajib memiliki label SNI, sehingga terbukti menggunakan bahan-bahan yang aman untuk bersentuhan dengan kulit si kecil.

Jadi, sebelum memilih pola dan bahan yang cocok, pastikan ada label SNI di plastik kemasan atau kain selimut yang akan dibeli.

selimut bayi lucu Sumber: The Mamahood.

2. Ukuran Selimut yang Pas

Ukuran selimut bayi juga perlu diperhatikan. Hal ini agar selimut bisa menutupi badan si kecil dengan baik.

Selain ukuran, selimut harus membuatnya tetap nyaman.

Posisikan selimut di bawah lengan atau diapit ketiaknya.

Hal ini untuk meminimalisir risiko, agar wajah si kecil tak tertutup selimut saat dia bergerak dalam tidur.

3. Pilih Bahan yang Lembut

Berbeda dengan orang dewasa, kulit bayi umumnya masih sangat sensitif.

Itu sebabnya, selain memerhatikan label SNI, pastikan selimut bayi yang digunakan bertekstur lembut.

Selain itu, selimut juga harus aman bagi kulitnya. Jangan membeli yang akan membuatnya alergi.

Perlu diketahui, selimut yang bahannya lembut biasanya dipatok dengan harga lebih tinggi.

Kamu mungkin harus memilih selimut dengan kualitas lebih tinggi meski harus membayar lebih mahal. Ada harga memang ada kualitas.

Jika ingin membeli selimut secara online, pastikan kamu sudah mengetahui jenis bahan atau merk yang akan dibeli.

bayi tidur lucu Sumber: Saranoni.

4. Siapkan Lebih dari Satu Jenis Selimut

Bukan ingin menakuti-nakuti, tapi sengatan panas akibat membungkus si kecil dengan selimut yang terlalu tebal menjadi salah satu penyebab umum kematian mendadakan.

Sudden Infant Death Syndrome (SIDS) atau kematian mendadak pada bayi bias disebabkan akibat pemilihan selimut yang tidak tepat.

Itu sebabnya, kamu perlu menyiapkan lebih dari satu jenis selimut untuk bayi.

Sebagai contoh, bahan selimut tipis seperti sutra sangat cocok digunakan untuk menyelimuti si kecil ketika berada di tempat panas.

Sementara bahan selimut yang lebih tebal, seperti bulu sintetis, bias digunakan untuk menyelimuti ketika si kecil berada dalam ruangan  dengan AC.

5. Pilih Selimut dengan Hiasan Sederhana

Keamanan dan kesehatan sang buah hati merupakan prioritas utama.

Oleh karena itu, kamu harus lebih waspada ketika membeli perlengkapan bayi.

Sekarang ada banyak sekali selimut bayi yang dihias dengan pita, atau dengan pernak-pernik lainnya.

Meski terlihat lucu, namun si kecil berisiko terjerat pita atau hiasan tersebut.

Bahkan ada risiko tersedak akibat hiasan selimutnya, dan membahayakan si kecil.

Jadi, sebisa mungkin cari selimut bayi dengan model polos atau tanpa pernak-pernik berlebihan.

Nah, itulah beberapa tips untuk memilih selimut yang pas untuk si kecil. Semoga membantu ya!

Jangan lupa kunjungi artikel.rumah123.com untuk dapatkan artikel menarik lainnya seputar properti.

Kamu juga bisa mencari properti yang sesuai kebutuhanmu seperti Summarecon Bekasi.

Bagikan:
372 kali