OK
Dijual
Disewa
Properti Baru
Panduan

Durasi Kerja, Perkiraan Upah, dan Rekomendasi Tukang Atap Baja Ringan. Pilih dengan Teliti!

17 Oktober 2023 · 3 min read Author: Insan Fazrul

Tukang atap baja ringan

Tukang atap baja ringan | Sumber: shutterstock.com

Simak informasi tentang tukang atap baja ringan dari mulai upah hingga proses memasangnya, lengkap dengan rekomendasi tukang terbaik!

Menggunakan atap baja ringan di sebuah bangunan pada saat ini jadi opsi yang baik ketimbang atap kayu.

Sebab, atap baja ringan harganya relatif murah dan proses pemasangannya lebih cepat.

Tak hanya itu, atap baja ringan terbukti mampu mengeliminasi kekurangan dari atap kayu.

Contohnya adalah soal pelapukan dan rayap.

Ya, atap baja ringan tahan terhadap dua permasalahan akut tersebut.

Jangan khawatir dengan karat, karena Anda hanya butuh teliti dalam memilih atap baja ringan

Pastikan Anda memilih yang sudah teruji kualitasnya seperti BlueScope dengan teknologi teruji 100 tahun sebagai produsen baja lapis unggulan di dunia.

Nah, bagi yang pada saat ini tertarik untuk memasang atap baja ringan, jangan ke mana-mana.

Pada ulasan berikut akan dijelaskan durasi pemasangan atap oleh tukang lengkap dengan kisaran upahnya.

Dilansir dari berbagai sumber, simak artikel ini baik-baik!

Durasi dan Upah Pemasangan Atap Baja Ringan

Menurut banyak sumber, tukang yang memasang atap baja ringan rata-rata memerlukan waktu sekitar empat hari.

Sementara atap kayu, para tukang harus menghabiskan waktu hampir satu minggu penuh.

Durasi tersebut tentu akan berbeda-beda tergantung dari luas bangunan rumah.

Namun yang pasti, durasi memasang atap rumah dengan baja ringan jauh lebih cepat.

Sementara untuk upah tukang atap baja ringan, di setiap daerahnya pasti berbeda-beda.

Khusus untuk upah tukang borongan memasang atap baja ringan, harga per meternya di kisaran Rp70.000 sampai Rp210.000.

Harga tersebut belum dengan pemasangannya atapnya.

Jika dikalkulasikan, paket pemasangan rangka baja ringan plus atap harganya mulai dari Rp120.000 sampai Rp220.000 per meter. 

Rekomendasi Tukang Atap Baja Ringan

Tukang atap baja ringan

Walau atap baja ringan lebih mudah dipasang dan prosesnya cepat, kamu harus memilih tukang yang benar-benar ahli.

Sebab, atap rumah jadi elemen rumah yang sangat penting dan memengaruhi segala aspek sebuah hunian.

Oleh sebab itu, pilih tukang atap baja ringan terpercaya yang sudah terdaftar di situs BlueScope.

Kenapa?

Tukang atap baja ringan yang sudah terdaftar di situs BlueScope mempunyai pengalaman dan jam terbang tinggi di bidangnya.

Kamu bisa mencari tukang baja atap ringan di BlueScope cara dengan mengunjungi laman bluescopezacs.id.

Setelah itu, silakan masuk ke menu “Cari Tukang”.

Sejurus kemudian, kamu akan masuk ke sebuah laman yang berisi profil tukang yang siap dipilih! 

Kelebihan Memilih Tukang dari BlueScope

Memilih tukang untuk memasang atap baja ringan di BlueScope banyak kelebihannya.

Tukang atap baja ringan

Itu karena calon konsumen bisa melihat sepak terjang dan proyek yang pernah digarap oleh si tukang.

Dengan begitu, kita bisa tahu sejauh mana kualitas si tukang dalam mengerjakan pekerjaannya.

Sebagai referensi, di laman “Cari Tukang” milik BlueScope, konsumen pun dapat melihat gambar proyek yang pernah digarap tukang, lengkap dengan luas bangunan, material, dan lokasinya.

Tukang atap baja ringan

Semua tukang yang terdaftar di BlueScope semuanya sudah mempunyai sertifikat khusus dan tersedia di berbagai kota Indonesia.

Jika tertarik untuk menggunakan tukang dari BlueScope, kamu tinggal memilih menu “Pilih Tukang” di dalam profil.

Ingat, pasang atap baja ringan, pilih tukangnya hanya di BlueScope!

***

Itulah upah, durasi, hingga rekomendasi tukang atap baja ringan.

Pastikan, beli ragam kebutuhan material rumah hanya di BlueScope!

Semoga bermanfaat, Property People.


Tag: , ,


insan

Content Writer

Sejak kuliah sudah aktif menulis di Pers Kampus. Usai lulus, Insan menjadi penulis lepas yang fokus dengan topik gaya hidup dan sepak bola. Kini, menulis di 99 Group dengan membahas properti, pendidikan, gaya hidup, hingga teknologi.
Selengkapnya

IKLAN

Tutup iklan
×

SCROLL UNTUK TERUS MEMBACA