OK

Mengenal Perbedaan Buddha dan Konghucu, Jangan Salah Kaprah!

24 Nopember 2022 · 3 min read · by Reyhan Apriathama

Perbedaan Buddha dan Konghucu

Serupa namun tak sama, apa saja perbedaan antara agama Buddha dan Konghucu di Indonesia? Cari tahu selengkapnya di sini!

Sesuai dengan sila pertama dan ketiga dalam Pancasila, keberagaman budaya dan agama di tanah air sangat penting untuk dihargai oleh semua masyarakat Indonesia.

Terdapat enam agama yang diakui di Indonesia yaitu Islam, Kristen Protestan, Kristen Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu.

Keenam agama tersebut sudah lama diakui, namun sayangnya masih banyak yang keliru dengan perbedaan masing-masing agama, terutama Buddha dan Konghucu.

Tidak sedikit orang yang menganggap bahwa ajaran agama keduanya mirip.

Anggapan tersebut harus diluruskan karena ternyata keduanya memiliki perbedaan yang sangat jauh.

Apa saja perbedaan keduanya? Simak pembahasannya bersama-sama!

Mengenal Perbedaan Agama Buddha dan Konghucu, Jangan Salah Kaprah 

1. Cara Peribadatan

Klenteng Sam Poo Kong

Sumber: Google/FikaRZ

Dilansir dari IDNTimes, masih banyak orang Tionghoa yang menyebut dirinya Buddha, namun bersembahyang secara Konghucu karena alasan tradisi.

Hal ini menimbulkan berbagai polemik.

Perbedaan cara ibadah kedua agama ini sangat berbeda, dimana pemeluk agama Buddha murni memakai patung Buddha sebagai simbol, bukan patung dewa-dewa.

Penghaturan sembahyang juga cukup berbeda, di mana Konghucu memberikan persembahan daging dan agama Buddha tidak. 

Selanjutnya, tempat peribadatannya juga sangat berbeda mengingat Klenteng dan Vihara adalah dua tempat berbeda.

Klenteng adalah tempat ibadah umat Konghucu dan Vihara adalah tempat ibadah umat Buddha.

2. Asal Perbedaan Agama 

Patung Buddha

Sumber: Kompas.com

Meski sama-sama menyembah Buddha, namun keduanya memiliki asal perbedaan.

Pasalnya, Buddha berasal dari India yang diajarkan oleh Sidharta Gautama. 

Lain halnya dengan agama Konghucu yang berasal dari Tiongkok dan berpedoman pada Konfusius dengan nama kitab Sishu Wujing. 

3. Ornamen dalam Agama Konghucu 

Kelenteng Eng An Kiong

Sumber: Merdeka.com

Ada beberapa ornamen yang identik dari agama Konghucu yakni dua ekor naga di atap klenteng sebagai simbol penjaga Nabi Konghucu saat lahir.

Kemudian ada Kilin yakni hewan mirip rusa dengan kepala naga, yang mengeluarkan Kitab Kumala sebagai pertanda untuk mewartakan agama dan kebajikan.

4. Perbedaan Hari Raya Buddha dan Konghucu 

Perbedaan buddha dan konghucu dari sisi ibadah

Sunmber: Kemenkominfo.go.id

Hari besar agama Konghucu adalah Imlek yang tidak berkaitan dengan agama lainnya baik dari sisi sejarah maupun kebudayaan mereka.

Sementara, hari besar agama Buddha adalah Tri Suci Waisak yang jatuh pada bulan purnama di bulan Mei. 

***

Itulah beberapa hal yang perlu kamu ketahui, semoga artikel ini bermanfaat untukmu.

Temukan artikel menarik lainnya dengan mengikuti Google News Rumah123.com sekarang!

Sedang mencari rumah impian? Kunjungi Rumah123.com!


Tag: ,


Reyhan Apriathama
Reyhan Apriathama

Seorang mas-mas penulis Rumah123.com yang suka otomotif, sepak bola, gadget, dan musik-musik lawas.