ilustrasi kayu albasia

Kayu albasia merupakan material bangunan yang cukup kuat dan anti rayap. Dengan segudang kelebihannya ternyata harga kayu ini cukup terjangkau. Ingin menggunakannya sebagai material bangunan? Cek info lengkap mengenai kayu tersebut di sini! 

Sebagian dari kamu mungkin ingin memiliki hunian yang hangat dengan material kayu. 

Jika pada umumnya masyarakat banyak menggunakan kayu jati, kamper atau merbau yang terkenal tahan lama. 

Kini, kamu bisa menggunakan jenis kayu albasia. 

Material ini bisa kamu gunakan untuk atap rumah atau bagian lainnya.

Pasalnya, selain kokoh, kualitas kayu albasia diunggulkan karena anti rayap. 

Sehingga, memiliki produk dari kayu albasia akan memberikan keuntungan tersendiri bagi kamu. 

Salah satunya, yaitu lebih irit anggaran renovasi bangunan. 

Agar semakin paham, mari simak bersama ulasan ciri-ciri, keunggulan, harga, dan cara perawatannya di sini, ya!

Apa Itu Kayu Albasia? 

Seperti yang sudah dijelaskan sedikit di atas, kayu albasia adalah jenis kayu yang banyak digunakan di daerah tropis. 

Sebagai peti mati, furnitur, hingga bahan bangunan lainnya.

Kamu juga bisa membuat teras rumah panggung kayu dari material ini, lo.

Sayangnya, pemilik nama latin Albizia Chinensis ini merupakan kayu lunak dan cukup sulit untuk dilakukan finishing. 

Kayu albasia berasal dari wilayah India, Asia Tenggara, dan Cina Selatan ini memiliki bobot ringan. 

Kendati demikian, jenis kayu ini memiliki tingkat kepadatan atau densitas 320-640 kg/m3 pada kadar air 15 persen. 

Hal ini bisa meningkat untuk jenis sengon terbaik ini hampir mirip kayu jati dengan densitas 630-720 kg/m3. 

Ciri-Ciri Kayu Albasia

ciri kayu albasia Sumber: Paintscoating.com

Kayu ini memiliki banyak fungsi, seperti membuat triplek, blockboard, pensil, bahan baku kertas, hingga alat bantu packing barang.

Lantas, bagaimana karakter kayu albasia?

Karakteristik kayu ini berbulu dan berpori, sehingga perlu diperlakuan khusus agar bisa diolah menjadi produk yang kokoh. 

Adapun ciri-ciri fisik dari kayu ini adalah:

1. Teksturnya cukup kokoh tapi terasa lunak jika disentuh dengan tangan. Sehingga dianggap mirip dengan kayu randu dan kapk. 

2. Tampilan luar pohon albasia ini terlihat lebih mengkilap dan licin. Sedangkan bagian dalamnya terasa kasar. 

3. Bagian tengah albasia berwarna sedikit putih. Sedangkan bagian lain berwarna coklat dan pucat. 

4. Pohon albasia memiliki bau yang khas, seperti pohon petai yang baru ditebang. 

Keunggulan Kayu Albasia

contoh rumah dengan kayu albasia Sumber: Arsitag.com

Meskipun ada beragam kelebihan dan kekurangan kayu albasia. 

Menggunakan jenis kayu ini sebagai material hunian bisa kamu terapkan di rumah, lo

Contoh nyatanya adalah Albizzia House, rumah unik yang berada di sekitar Kiaracondong, Bandung. 

Rumah ini menggunakan material utama kayu sengon yang telah di mumifikasi sehingga lebih kuat dan anti rayap. 

Cara ini umum dilakukan petani dengan mengubur potongan kayu di dalam sawah selama masa penggarapan. 

Kayu akan diambil kembali saat masa panen tiba. 

Dengan proses ini, kepadatan kayu akan bertambah dan membuatnya bisa bertahan lebih lama hingga 30-45 tahun. 

Selain itu, zat ekstraktif yang ada pada kayu membuat ketahanan kayu ini terhadap serangan rayap semakin bagus. 

Sehingga kamu bisa menggunakannya untuk berbagai kebutuhan bangunan rumah, seperti membuat dapur kayu yang bebas rayap.

Harga Kayu Albasia 

harga kayu albasia Sumber: Pasarkayu.com

Sama seperti kayu sungkai yang memiliki harga terjangkau.

Mengutip dari harga.top.com, harga kayu ini berkisar Rp650 ribu sampai Rp1 juta tergantung panjang dan diameternya.

Namun demikian, harga papan kayu albasia per lembar Rp20 ribu.

Sedangkan harga kayu albasia per kubik dengan diameter 25-29 cm berkisar Rp590-840 ribu.

Cara Perawatan Albasia

Ada banyak cara yang bisa dilakukan, seperti perendaman, pencelupan, pengkuasan, penyemprotan, dan vakum.

Metode paling bagus, yakni vakum tekan. Akan tetapi, harga mesin vakun cukup mahal.

Kamu bisa menyiasatinya dengan melakukan pengawetan setelah kayu digergaji.

Treatment ini bisa dilakukan dengan mengoleskan larutan pengawet ke bagian ujung kayu.

Kamu bisa menggunakan pengawet antiserangga dan antijamur yang ada di pasaran.

Demikian informasi terkait kayu albasia sebagai material bangunan yang unik.

Semoga bermanfaat, ya. Kamu juga bisa dapatkan artikel menarik lainnya hanya di artikel.rumah123.com.

Temukan juga hunian impian, seperti  Asya Jakarta Garden City yang ada di Jakarta Timur.

Kemudahan properti lainnya juga bisa kamu dapatkan, karena Rumah123.com serta 99.co akan selalu #AdaBuatKamu.

Bagikan:
327 kali