Kartu Indonesia Sehat merupakan pertolongan utama bagi masyarakat menengah ke bawah untuk memenuhi taraf hidup dan kesehatan yang layak. Simak serba-serbi dan cara mendaftarnya di sini.

kartu indonesia sehat

Kartu Indonesia Sehat merupakan salah satu program pemerintah untuk menjangkau jaminan sosial dan kesehatan, khususnya bagi masyarakat kurang mampu.

Memiliki definisi gotong royong dengan asas kebersamaan, KIS menjadi solusi penting dikala sakit, sekalipun juga deteksi dini dari berbagai penyakit.

Oleh sebab itu, ada beberapa hal yang perlu kamu ketahui mengenai pentingnya Kartu Indonesia Sehat sebagai bagian dari Jaminan Kesehatan Nasional.

Untuk itu, simak pembahasannya bersama-sama berikut ini.

Apa itu Kartu Indonesia Sehat? 

Kartu Indonesia Sehat merupakan salah satu program pemerintah dalam rangka memberikan bantuan pada keluarga tidak mampu.

Bantuan ini berupa layanan kesehatan puskesmas, klinik, hingga rumah sakit di seluruh wilayah Indonesia yang didapatkan secara gratis.

Dilansir dari detik.com, KIS merupakan perluasan dari program Jaminan Kesehatan Nasional yang diluncurkan oleh pemerintah sejak 2014 silam.

Seiring berjalannya waktu, KIS juga digunakan untuk merujuk pada BPJS kesehatan dalam bentuk Penerima Bantuan Iuran (PBI).

Baca Juga : Syarat dan Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Terbaru 2020

Manfaat yang diperoleh untuk pengguna Kartu Indonesia Sehat 

Ada beberapa manfaat yang bisa diperoleh untuk penerima Kartu Indonesia Sehat jenis PBI, dengan rincian sebagai berikut.

- Pendaftaran tidak dikenakan biaya apapun karena dikhususkan untuk golongan tidak mampu. - Penerima KIS-PBI tidak perlu membayar biaya iuran bulanan. - Pemegang KIS dapat memperoleh pelayanan kesehatan di seluruh Indonesia. - Berhak menerima pelayanan kesehatan yang layak dari semua layanan kesehatan. - Pelayanan kesehatan pengguna KIS, dalam berupa tindakan preventif maupun pengobatan yang bersifat cepat dan tidak menular.

Perbedaan antara Kartu Indonesia Sehat dengan BPJS Kesehatan

kartu indonesia sehat

Serupa tapi tak sama, Kartu Indonesia Sehat dan BPJS memiliki sebuah kemiripan sebagai jaminan sosial dalam industri kesehatan.

Berikut merupakan beberapa butiran perbedaan antara Kartu Indonesia Sehat dan juga BPJS Kesehatan secara lebih lanjut.

1. Sasaran pengguna 

KIS ditujukan untuk masyarakat golongan kurang mampu atau pra sejahtera, sementara BPJS Kesehatan di peruntukkan untuk golongan menengah yang mampu membayar iuran bulanan.

Oleh sebab itu, penerima KIS tidak diwajibkan untuk membayar iuran seperti halnya penerima BPJS.

2.  Cakupan manfaat

Secara umum, KIS dapat digunakan untuk proses pencegahan maupun pengobatan yang bersifat rawat jalan, sementara cakupan BPJS kesehatan cenderung lebih luas.

Hal ini sejalan dengan tujuan KIS yang bersifat preventif untuk mencegah potensi masyarakat untuk jatuh sakit, sekalipun deteksi dini terhadap berbagai penyakit.

 3.  Cakupan fasilitas 

Penggunaan KIS dapat dilakukan secara bebas dimana saja sekalipun dalam sebuah puskesmas dan unit kesehatan masyarakat di wilayah terpencil, sementara hal ini sedikit berbeda dengan BPJS.

Pasalnya, cakupan BPJS kesehatan harus merujuk pada daftar fasilitas kesehatan yang telah bekerja sama, seperti RSUD, puskesmas maupun klinik.

4.  Syarat penggunaan 

Iuran KIS merupakan subsidi pemerintah, selama pemegang kartu ini berada pada golongan pra sejahtera atau kurang mampu.

Hal ini sedikit berbeda dengan BPJS Kesehatan yang mengandalkan iuran dari peserta dengan balas jasa langsung.

Meski demikian, skema dan manfaat antar keduanya hampir sama, bahkan sama-sama menguntungkan satu sama lain. 

Syarat daftar Kartu Indonesia Sehat 

Untuk membuat JKN-KIS, ada beberapa persyaratan yang perlu kamu ketahui, dengan deskripsi sebagai berikut.

- Bersifat bukan pekerja penerima upah - Wajib didaftarkan sesuai dengan kartu keluarga - Didaftarkan di kantor BPJS terdekat sesuai domisili - Persyaratan yang harus dibawa berupa KTP, KK/Surat Keterangan Domisili, pas foto 3x4 warna bebas 1 lembar - Menandatangani surat pernyataan - Anak angkat bisa didaftarkan apabila sudah diakui secara legal dan sah di depan hukum - Pendaftaran bisa diwakilkan melalui surat kuasa bermaterai

Setelah memperoleh KIS, kamu pun bisa menggunakannya dengan cara menunjukkan kartu tersebut saat berada di puskesmas maupun rumah sakit umum daerah tanpa harus merujuk pada fasilitas kesehatan tingkat 1.

Sementara, untuk pendaftaran berobat di rumah sakit sedikit berbeda, mengingat diharuskan memperoleh surat rujukan atau rekomendasi dari klinik yang bersangkutan.

Cara mendaftar Kartu Indonesia Sehat

Tidak semua orang bisa memperoleh KIS, karena harus berada di tangan yang tepat sehingga tepat sasaran.

Apabila kamu atau ada saudara yang ingin didaftarkan JKN-KIS, ada beberapa persyaratan yang harus kamu siapkan sebelum mendaftar dengan deskripsi berikut.

1. KK dan KTP seluruh anggota keluarga. 2. Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari RT/RW setempat. 3. Surat pengantar dari Puskesmas.

Calon penerima jaminan KIS tidak perlu mencantumkan rekening bank, karena iuran akan sepenuhnya dibayar oleh pemerintah, dan berhak atas pelayanan kesehatan kelas tiga maupun rawat jalan.

Baca Juga: Serba-Serbi Asuransi Rumah: Keuntungan, Jenis Klausul, dan Simulasinya

Demikian beberapa fakta yang perlu kamu ketahui mengenai Kartu Indonesia Sehat sebagai salah satu jaminan kesehatan dari penghuni rumah.

Untuk cari tahu tips inspirasi menarik seputar literasi keuangan dan keluarga, selengkapnya di artikel.rumah123.com.

"Sedang berencana investasi di Bekasi Utara? Kamu bisa cek Kingspoint Private Residence di sini selengkapnya."

Bagikan:
12412 kali