jakarta international stadium

Tampak deretan gubuk kumuh milik warga gusuran Kampung Bayam, di balik megahnya Jakarta International Stadium (JIS).

Stadion sepak bola standar internasional ini tengah dibangun Pemprov DKI Jakarta, dan direncanakan rampung Maret 2022.

Sementara itu, gubuk-gubuk tadi didirikan di tepi rel kereta api, dengan penghuninya didominasi warga yang merupakan pemulung.

Beberapa penghuni tinggal di gubuk-gubuk seadanya itu, dan harus membayar uang sewa kepada pemiliknya yang juga pemulung.

Gubuk Sisi Rel Kereta Api Warga Gusuran Kampung Bayam

gubuk sisi rel kereta jis jakarta Sumber: Detik.com

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, penataan Kampung Bayam sudah dimulai sejak Desember 2021.

"Ya penataan Kampung Bayam itu sudah mulai Desember 2021-Maret 2022," ucap Riza seperti dilansir Detik.

Meski begitu, karena belum rumah susun belum rampung, banyak warga terdampak gusuran harus tinggal di gubuk sederhana tadi.

Wahyu Widiawati (39) mengatakan, dirinya sudah lama tinggal di wilayah Kampung Bayam.

Wahyu adalah salah satu warga yang tetap bertahan dengan tinggal di bedeng-bedeng tersebut.

"Sebagian dari sini ada yang udah pindah, sebagian (tinggal) di sini. Di sini banyakan orang yang susah-susah," kata Wahyu.

Wahyu mengatakan, warga yang telah pergi dari Kampung Bayam pun tersebar.

Mereka, kata Wahyu, tetap mencari tempat tinggal dengan harga sewa yang murah.

"Kalau di sini Rp 250.000, itu juga bisa dicicil. Cicil Rp 10.000 sehari juga mau," kata Wahyu.

Hal senada juga disampaikan Sutrisno (58), yang mengaku tinggal di bedeng setelah pembangunan proyek stadion progresnya sekitar 40 persen.

Selain itu, Sutrisno juga tidak tahu apakah ada ganti rugi yang akan diterima warga nantinya.

Menurut dia, sejauh ini warga gusuran Kampung Bayam baru diminta mengisi formulir.

"Saya ikuti dari pemerintah saja. Kalau suruh pindah, ya ikut pindah," ujar Sutrisno.

Jakarta International Stadium Disebut Proyek Firaun

giring kampung bayam jakarta international stadium Sumber : Republika.co.id

Ketua Umum DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Giring Ganesha Djumaryo membagikan bantuan kepada warga Kampung Bayam yang tergusur proyek JIS.

Tidak berhenti sampai di situ, Giring juga menyindir proyek stadion berkapasitas 82 ribu penonton itu.

Giring lewat akun Twitter-nya sepertinya mencoba mengkritik Gubernur DKI Anies Baswedan.

Sebab Anies pernah menyebut jika Firaun juga bisa fokus kalau hanya membangun fisik.

Sebelumnya, Anies mengundang grup band Nidji untuk menggelar check sound di JIS.

Empat personel Nidji tampil membawakan beberapa lagu, dan berterima kasih kepada Gubernur Anies atas undangannya.

Ikuti terus artikel.rumah123.com untuk dapatkan artikel menarik lainnya seputar rumah dan properti.

Jika mencari rumah jadi atau butuh lahan untuk bangun rumah, temukan di Rumah123.com dan 99.co.

Cari tahu berbagai rumah terbaik di sini, karena kami #AdaBuatKamu!

"Temukan berbagai keunggulan The Zora di sini!"

Bagikan:
620 kali