cara menghitung watt lampu LED dan keuntungan (Sumber: istock)

Dengan mempraktikkan cara menghitung Lampu LED di rumah, kamu bisa menekan konsumsi listrik. Yuk, ketahui sejumlah langkahnya dalam ulasan ini.

Lampu LED alias Light Emitting Diode semakin popular digunakan untuk elemen pencahayaan rumah modern minimalis.

Saat membangun maupun renovasi rumah, mungkin kamu akan timbul pertanyaan kira-kira lampu LED untuk kamar berapa watt ya?

Hal ini penting dilakukan, agar pencahayaan downlight mampu menerangi ruangan secara sempurna.

Selain itu, dengan cara menghitung jumlah lampu downlight, kamu juga dapat menentukan besaran konsumsi energi listrik untuk tata lampu.

Ada orang yang akan melakukan cara menghitung lux lampu untuk menentukan banyak titik pencahayaa yang akan digunakan.

Namun tidak sedikit pula pemilik hunian, mencoba mencari tahu cara menghitung lumen lampu, agar dapat memastikan jumlah lampu dalam sebuah ruangan.

Lantas, bagaimana menghitung watt? Sebelum mengetahui cara menghitungnya, cari tahu dahulu kelebihan dari lampu LED.

Mau Tahu Cara Menghitung Watt Lampu LED? Cari Tahu Kelebihannya Dahulu!

cara menghitung watt lampu LED dan keuntungan memasangnya (Gambar: istock)

1. Hemat Energi

Dilansir dari laman Kompas.com, penggunaan LED jauh lebih hemat konsumsi listrik bila dibandingkan lampu pijar.

Rata-rata penggunaan LED 6-8 Watt dalam setahun, membutuhkan daya listrik sebesar 329 Kilowatt.

Sedangkan lampu pijar 60 Watt yang sama terangnya, membutuhkan daya listrik 3.285 Kilowatt dalam setahun.

2. Tahan Lebih Lama

Meskipun harga lampu LED lebih mahal, pencahayaan jenis ini juga punya daya tahan yang cukup lama, berkisar 10 tahun.

Bila melihat dua pertimbangan tersebut, lampu LED masih terhitung lebih murah ko.

3. Aman untuk Digunakan

Kelebihan lain dari lampu LED kamar, yakni terbilang lebih aman untuk digunakan, lantaran tegangannya yang rendah.

Dengan demikian, tidak begitu berbahaya apabila tidak sengaja menyentuh lampu tersebut.

4. Lampu LED Punya Warna yang Bervariasi

Bila dibandingkan lampu pijar, variasi pendaran cahaya LED terbilang lebih bervariasi.

Oleh sebab itu, tidaklah mengherankan bila LED banyak digunakan sebagai tambahan variasi pada lampu rumah.

Selain digunakan sebagai lampu downlight ruang tamu, LED juga cocok untuk dipakai sebagai lampu tidur.

Ini Dia Cara Menghitung Watt Lampu LED

Ilustrasi cara menghitung watt lampu LED (Sumber: istock)

Nah, kalau sudah tahu keuntungan menggunakan Lampu LED, kini saatnya mengetahui cara menghitung kebutuhan watt pencahayaan itu

Untuk mempraktikkan cara menghitung kebutuhan lampu LED, kamu harus mengetahui beberapa hal terlebih dahulu

Berikut penjelasan rumus watt-nya.

R = Resistor

I = Arus LED (arus maksimal LED = 20 mA)

Vs = Tegangan sumber (listrik PLN 220 V)

Vd = Tegangan kerja LED (tegangan kerja maksimal LED = 3,7 volt)

1. Perhitungan Beban Kerja LED

Resistor = (220 V – (3,7 V x 20 pcs) / 0,02 A

Maka cara hitungnya = (220 V – 74 V) / 0,02 A

R = 74 V / 0,02 A = 7.300 ohm

2. Cara Hitung Besar Arus Total LED

Id = Arus LED

R = Beban total LED

Id = (Vs-Vd) / R

Arus LED = (220 V – 74 V) / 7.300 ohm

Maka perhitungannya : 146 / 7.300 ohm = 0,02

3. Mengetahui Besar Daya LED

Pd = Besar daya lampu LED

 Maka rumusnya, 0,02 A x 74 V

= 1,48 watt

Berdasarkan hitung-hitungan di atas, maka besar watt lampu LED adalah 1,48 watt.

Demikianlah, cara menghitung watt lampu LED yang bisa kamu coba sendiri di rumah.

Temukan pula cara menghitung pemakaian listrik rumah tangga selama sebulan, hanya di artikel.rumah123.com.

Kalau kamun ingin cari rumah modern minimalis, yuk telusuri berbagai rekomendasi terbaiknya di Rumah123.com, karena kami #AdaBuatKamu

Bagikan:
811 kali