OK
Dijual
Disewa
Properti Baru
Panduan

Suku Bunga dan Harga Material Berpengaruh pada Harga Properti di IKN Nusantara

12 Maret 2024 · 2 min read Author: Ilham Budhiman · Editor: M. Iqbal

pembangunan ikn

harga properti di ikn | sumber: shutterstock.com

Suku bunga pembiayaan dan harga material bangunan disebut-sebut bakal memengaruhi harga properti di IKN Nusantara.

Pasalnya, menurut Direktur Pembiayaan IKN Muhammad Naufal Aminuddin, keduanya masih menjadi tantangan di tengah pemulihan sektor properti pascapandemi Covid-19.

Apalagi, kondisi sektor properti di Indonesia menjadi salah satu aspek penting yang dipertimbangkan investor untuk berinvestasi di IKN Nusantara.

Hanya saja, dalam tahap pemulihan pascapandemi, sektor properti Indonesia dihadapkan beberapa tantangan yang perlu diselesaikan, seperti penurunan suku bunga pembiayaan properti yang tidak selaras dengan harga material bangunan.

“Dari sisi suku bunga pembiayaan turun, tetapi dari sisi materialnya naik. Ini jadi pertimbangan dari sisi supply oleh pengembang properti,” kata Naufal melansir detik.com.

Harga Properti di IKN Tinggi?

harga properti di ikn

Sumber: Kompas.com

Dari kendala tersebut, harga properti di IKN yang ditawarkan investor dinilai akan tinggi. Sementara fasilitas hunian di IKN akan ditujukan kepada konsumen domestik, yakni masyarakat Indonesia.

Adapun, daya beli masyarakat Indonesia dinilai masih rendah karena pertumbuhan ekonomi yang belum stabil.

“Di tengah daya beli masyarakat yang pertumbuhan ekonomi masih belum stabil dan cenderung turun ini menyebabkan sektor properti tidak bisa bangkit atau lebih tinggi dari periode sebelumnya,” katanya.

Dalam pembangunan IKN Nusantara, ketersediaan bahan bangunan sama pentingnya dengan jumlah dana yang masuk.

Solusinya, kata Naufal, biasanya investor akan melebihkan modal pengeluaran untuk bahan material bangunan guna mengantisipasi inflasi tersebut.

Hal ini dilakukan agar pembangunan di IKN tidak tertunda atau berhenti karena rencana biaya awal tidak bisa menutup pengeluaran.

Minat Investor

Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Agung Wicaksono mengatakan bahwa kondisi ini akan berdampak pada sektor properti.

“Inflasi ini mengenai supply dan demand itu tentu ada dampaknya. IKN ini dengan adanya pembangunan yang bertambah pesat, demand-nya pasti meningkat,” ujar Agung melansir detik.com.

Sementara itu, terkait harga material bangunan yang berpotensi membuat harga properti di IKN meningkat, dia mengatakan bahwa hal tersebut tidak memengaruhi minat investor untuk berinvestasi di IKN.

“Bagaimana investor menyikapi punya caranya dan punya mekanisme pasarnya untuk mempertimbangkan bagaimana mendapatkan bahan baku yang mudah dan cepat,” jelasnya.

***

Semoga informasinya bermanfaat.

Temukan artikel menarik lainnya hanya di artikel.rumah123.com.

Tak lupa, pastikan kunjungi laman Rumah123 jika kamu sedang mencari hunian impian karena #SemuaAdaDisini.

Yuk, ngobrolin properti dan ajukan pertanyaan kamu sekarang juga lewat Teras123!


Tag: , ,


Ilham Budhiman

Lulusan Sastra Daerah Unpad yang pernah berkarier sebagai wartawan sejak 2017 dengan fokus liputan properti, infrastruktur, hukum, logistik, dan transportasi. Saat ini, fokus sebagai penulis artikel di 99 Group.
Selengkapnya

IKLAN

Tutup iklan
×

SCROLL UNTUK TERUS MEMBACA