OK

Habiskan Dana Rehabilitas Rp17,6 Miliar, Begini Penampakan Pasar Banyumas yang Lebih Nyaman

19 Juli 2022 · 2 min read · by Devi Suzanti

pasar banyumas

Kementerian PUPR melakukan rehabilitasi pada beberapa pasar tradisional di Jawa Tengah, Pasar Banyumas adalah salah satunya dan menelan biaya hingga Rp17,6 miliar.

Beberapa pasar di daerah Jawa Tengah baru saja selesai melakukan proses rehabilitasi, di antaranya Pasar Legi Surakarta, Pasar Banyumas, dan Pasar Gede Klaten.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, bahwa pembangunan atau rehabilitasi tersebut untuk meningkatkan fungsi pasar.

Dengan begitu, sarana perdagangan rakyat akan berjalan dengan baik jika tempat mereka berdagang sudah dikatakan layak dan nyaman.

Salah satu pasar yang baru selesai direhabilitasi adalah Pasar Banyumas. Dilansir dari laman Kompas.com, rehabilitasi tersebut menelan biaya sebesar Rp17,6 miliar.

Rehabilitasi Pasar Banyumas ini dilakukan oleh PT Anugrah Mitra Kinansih dan PT Ciria Expertindo Consultant, KSO PT Dieng Agung sebagai konsultan.

Rehabilitasi Pasar Banyumas ini meliputi pembangunan gedung dua lantai yang terdiri dari 81 unit kios dan 191 unit los.

Sesuai dengan Permen PUPR No 22 Tahun 2018, Pembangunan Gedung Negara mewajibkan penggunaan BIM pada bangunan gedung.

Hal tersebut juga harus dilakukan jika bangunan gedung memiliki luas lebih dari 2.000 meter persegi, serta tersusun lebih dari dua lantai, maka harus menerapkan Building Information Modelling (BIM).

pasar legi surakarta

Sumber: Kementerian PUPR

Selain Pasar Banyumas, Dua Pasar Lain yang Turut Direhabilitasi

Dua pasar lain yang ikut direhabilitasi dalam periode tahun 2020-2021 antara lain Pasar Gede Klaten dan Pasar Legi Surakarta.

Rehabilitasi Pasar Gede Klaten tahap 1 terdiri dari pembangunan zona 3, terdiri dari 47 unit kios dan zona 4 sebanyak 32 unit kios dengan dana sebesar Rp4,7 miliar.

Sedangkan untuk tahap 2, Pasar Gede Klaten terdiri dari pembangunan 3 lantai.

Pembangunan tersebut terdiri dari dua blok pasar yang mencakup ribuan kios dan ratusan los.

Rehabilitasi Pasar Gede Klaten tahap 2, menggunakan konstruksi  oleh PT Gapssary Mitra Kreasi KSO dan PT Manggalakarya Bangun Sarana dengan biaya Rp1,7 miliar.

Sedangkan Pasar Legi Surakarta, konstruksinya dilakukan oleh PT Pembangunan Perumahan Urban dan PT Yodya Karya Wilayah 1 sebagai managemen konstruksi.

Adapun biaya pembangunan rehabilitasi Pasar Legi Surakarta, Kementerian PUPR mengeluarkan anggaran sebesar Rp114,7 miliar.

Rehabilitasi pasar meliputi 4 zona ini dilakukan karena sempat terjadi kebakaran sebanyak 2 kali, pada tahun 2018 dan 2020.

Nah, itulah rehabilitasi Pasar Banyumas, Pasar Legi Surakarta dan Pasar Gede Klaten dengan anggarannya masing-masing.

Mau baca artikel menarik lainnya? Kamu bisa mengunjungi situs artikel.rumah123.com.

Kalau mau beli hunian impian, kamu bisa mencarinya di situs properti Rumah123.com.


Tag: ,