OK
Dijual
Disewa
Properti Baru
Panduan

Etika Penulisan Nama Tamu Undangan yang Baik dan Benar

18 Desember 2023 · 4 min read Author: Insan Fazrul · Editor: M. Iqbal

Etika Penulisan Nama Tamu Undangan

etika penulisan nama tamu undangan

Sudah tahu belum etika penulisan nama tamu undangan? Ternyata, ia harus dibuat dengan benar dan memperhatikan detail!

Mengundang teman atau rekan ketika hendak melangsungkan pernikahan menjadi sesuatu hal yang wajib.

Sebab, di dalam undangan, kita bisa mencantumkan berbagai informasi perihal pernikahan yang akan digelar.

Beberapa informasi yang umum termuat di dalam undangan meliputi waktu pelaksanaan, tempat, dan lokasi pernikahan.

Lebih dari itu, undangan secara tak langsung menjadi simbol menyebarkan kabar baik kepada tamu yang diundang.

Namun, apakah kamu tahu etika penulisan nama tamu undangan?

Usut punya usut, selain desain undangan, etika penulisan nama tamu undangan perlu diperhatikan dengan seksama.

Pasalnya, penulisan tamu undangan menjadi hal penting jika kita akan mengundang seseorang.

Berangkat dari hal di atas, artikel berikut akan mencoba menjelaskan etika penulisan nama tamu undangan yang benar.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ulasan selengkapnya!

Etika Penulisan Nama Tamu Undangan

Etika Penulisan Nama Tamu Undangan

1. Tulis Nama Lengkap

Cobalah untuk menulis nama lengkap tamu yang akan kamu undang.

Supaya cara menulis nama di undangan lebih sopan, kamu bisa mencantumkan panggilan, Bapak, Ibu, Saudara/i di depan nama tamu undangan.

Hindari penggunaan nama panggilan atau nama akrab, sekalipun tamu yang diundang berteman dekat denganmu.

2. Perhatikan Penulisan Gelar

Apakah kamu akan mengundang seseorang yang mempunyai nama akademik?

Jika iya, perhatikan betul cara menulisnya, ya.

Pencantuman gelar kepada tamu undangan jadi bentuk rasa hormat dan menghargai kepada mereka.

Cobalah tulis gelar akademik dengan benar dan sesuai, hal itu akan membuat tamu merasa lebih dihargai.

Sebagai catatan penting, penulisan nama lengkap dan gelar wajib tertera jika tamu undangan itu adalah atasan kerja atau seseorang yang dianggap “terhormat” atau “dituakan” olehmu.

3. Penulisan Nama dengan Pasangan

etika penulisan nama tamu undangan

penulisan nama di undangan tulis tangan | sumber: shopee.co.id

Etika penulisan nama tamu selanjutnya, khusus yang diundang bersama pasangan.

Ini menjadi soal ketika kamu tak mengetahui nama pasangan tamu yang akan diundang.

Untuk hal ini, kamu dapat menulisnya dengan “Nama tamu dan pasangan” atau “nama tamu dan suami/istri”.

Sementara jika akan mengundang satu keluarga, kamu bisa menulisnya dengan “nama tamu dan keluarga”.

Adapun bila dalam satu keluarga itu ada yang berumur di atas 18 tahun, sekadar saran, berilah undangan khusus untuknya.

4. Hindari Menggabungkan Nama dalam Undangan

Etika penulisan nama tamu undangan berikutnya soal penggabungan nama.

Penggabungan nama di dalam undangan mungkin pernah kita lihat.

Padahal, bagi tamu undangan yang sudah berusia di atas 18 tahun idealnya ia mendapatkan undangan sendiri.

Jika memang hendak mengundang satu orang, tulis satu nama undangan saja.

Sementara bila tamu yang diundang berpasangan, kamu bisa melihat cara menulisnya pada poin sebelumnya.

5. Contoh Penulisan Tamu Undangan yang Benar

Supaya lebih memahami, mari simak contoh penulisan tamu undangan yang benar berikut, disertai cara penulisan nama gelar.

Contoh ini bisa digunakan untuk penulisan nama di undangan tulis tangan:

  • Bapak dan Ibu Hendi Zulfikar
  • Saudara/i Bobby Agung dan Istri
  • Saudara/i Emir Salosa
  • Bapak Bambang Pamungkas dan Keluarga
  • Ibu Hani Nugraha
  • Saudara/i Mahmud Ajaib, S.Fil.
  • Saudara/i Akbar Tanjung, S.Pd. dan Pasangan
  • Bapak Budiman Yunus, S.T. dan Keluarga

Etika Menyebar Undangan

Selain cara penulisan nama di undangan tulis tangan dan cara menulis nama di undangan, kamu pun mungkin pernah bertanya, kapan waktu ideal untuk menyebar undangan?

Tak ada patokan pasti, tetapi alangkah lebih baik kamu bisa menyebar undangan tiga, dua, atau satu minggu sebelum acara digelar.

Jangan sampai kamu menyebar undangan mepet dengan waktu pelaksanaan pernikahan untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan.

Apalagi, bila sebuah pernikahan mengusung tema tertentu, misalnya  adalah mengharuskan tamu undangan menggunakan dresscode tertentu.

Jika demikian, undangan sebaiknya dikirim jauh-jauh hari, malah disarankan untuk mengirim pada 2 hingga 3 bulan sebelum pernikahan.

Namun begitu, tidak disarankan untuk mengirim undangan terlalu jauh dari tanggal pernikahan.

Hanya beberapa kondisi tertentu yang disarankan mengirim undangan jauh-jauh hari.

***

Itulah etika penulisan nama tamu undangan.

Semoga ulasan tentang penulisan nama di undangan tulis tangan bisa bermanfaat, Property People.

Simak ulasan menarik lainnya di artikel.rumah123.com.

Ikuti Google News dari Rumah123 agar kamu tak ketinggalan banyak informasi terbaru.

Leuwi Gajah Residence bisa jadi alternatif tepat bagi yang sedang berburu rumah di daerah Cimahi yang dekat dengan Kota Bandung.

Klik Rumah123 untuk informasi lebih lengkap karena kami selalu #AdaBuatKamu.

Cek sekarang juga!


Tag: , ,


insan

Content Writer

Sejak kuliah sudah aktif menulis di Pers Kampus. Usai lulus, Insan menjadi penulis lepas yang fokus dengan topik gaya hidup dan sepak bola. Kini, menulis di 99 Group dengan membahas properti, pendidikan, gaya hidup, hingga teknologi.
Selengkapnya

IKLAN

Tutup iklan
×

SCROLL UNTUK TERUS MEMBACA