Contoh teks anekdot Sumber: Unsplash

Contoh teks anekdot seringkali ditemukan oleh kamu yang gemar membaca cerita lucu.

Teks anekdot sendiri adalah  merupakan karangan cerita atau kisah yang bisa jadi berdasarkan pengalaman hidup seseorang yang ditulis secara singkat, pendek dan lucu. 

Pada teks anekdot biasanya membahas tentang berbagai topik seperti pendidikan, politik, hukum, sindiran, kritikan dan lainnya.

Tulisan anekdot dapat menghibur siapa pun yang membacanya tanpa memandang umur dan gender.

 Walaupun bisa membuat pembaca tertawa, di dalam teks anekdot juga terdapat berbagai pelajaran yang bisa kita maknai.

Daripada kamu terus-terusan bingung dan penasaran, langsung saja yuk kita simak contoh teks anekdot singkat dan lucu beserta strukturnya berikut, melansir dari berbagai sumber.

Contoh Teks Anekdot Singkat dan Lucu

Pedagang Roti

Pedagang roti menjajakan dagangannya saat pagi hari.

“Pak, mau beli rotinya!” teriak anak SD lengkap dengan seragamnya.

“Mau yang mana, coklat atau keju?” Tanya si penjual.

Anak kecil itu berdiri termenung cukup lama. 

“Enggak jadi, deh. Tadi katanya jual roti, kenapa jadi coklat sama keju?”

Terkena Setrika Panas

Pada suatu pagi yang cerah, datanglah seorang lelaki dengan langkah bergegas sambil memegangi kedua telinganya karena luka bakar.

Dokter: "Lho telinga Anda kenapa lagi, Pak?"

Pasien: "Begini, Dok, ceritanya, waktu itu saya sedang menyetrika pakaian tiba-tiba telepon mendadak berbunyi dan berdering. Kemudian, dikarenakan refleks, akhirnya saya melekatkan setrika pada telinga kiri saya, Dok."

Dokter: "Oh begitu toh ceritanya, saya tentu tahu apa yang Bapak rasakan. Lalu, untuk telinga yang sebelah kanan itu kenapa, Pak?"

Pasien: "Nah, inilah masalahnya, Dok, si bego itu kembali menelepon saya..."

Sama-sama Pencuri

Ridwan dan Yusuf menonton televisi di pos ronda. 

Mereka melihat kasus pencurian satu tandan pisang, pelakunya dipenjara 5 tahun.

“Para koruptor negeri ini cuma dipenjara 1 tahun dan masih bisa jalan-jalan,” kata Yusuf bingung.

“Pemerintah lebih mementingkan satu tandan pisang. Jadi hukumannya lebih lama dari maling berdasi itu,” jawaban Ridwan membuat Iman mengangguk paham.

Bebas dari Hukuman

Pada suatu pagi yang cerah, di sebuah ruangan kelas sedang berlangsung proses pembelajaran

Dikarenakan kondisinya begitu santai, sang guru pun terlibat percakapan dengan satu di antara muridnya.

Murid: "Bu, ibu guru tanya, Bu!"

Ibu Guru: "Ya silakan, apa yang ingin kamu tanyakan, Pul?"

Murid: "Bu guru, sebenarnya boleh tidak seseorang dihukum karena perbuatan yang belum dilakukannya?"

Ibu Guru: "Ya jelas tidak boleh dong. Seseorang itu baru boleh dihukum apabila dia terbukti bersalah, Pul."

Murid: "Alhamdulillah Bu, jadi saya bebas hukuman ya, Bu? Soalnya saya belum mengerjakan PR."

Ibu Guru: "Ooohhh…. dasar bocah gendheng!"

Memberi Kepada Orang Lain

Alkisah, terdapat seorang pengemis tua yang sedang meminta-minta kepada anak muda.

"Nak, minta sedekahnya, Nak," pinta si pengemis tersebut.

Si anak muda lantas mengambil uang sepuluh ribuan di sakunya. Diberikannya uang tersebut kepada sang pengemis tua sambil berkata,

"Kembali lima ribu ya, Pak!" pinta pemuda tersebut.

Bapak pengemis tua tersebut kemudian menyodorkan mangkuk yang berisi uang kembalian,

"Ini, Nak, kembaliannya silahkan diambil."

"Tunggu Pak, kembaliannya kok tujuh ribu, ini kelebihan Pak," ucap pemuda tersebut keheranan.

"Oh, tidak apa-apa, Nak. Ambil uang itu, anggap saja saya bersedekah."

Nah, itulah contoh teks anekdot lucu dan singkat yang bisa kamu ketahui.

Jika kamu sedang mencari rumah, apartemen, tanah atau yang lainnya di marketplace properti tepercaya dan aman, bisa mengunjungi laman Rumah123.com untuk mendapatkan penawaran terbaik seperti di Mazhoji Depok.

Dan jangan sampai ketinggalan untuk mendapatkan berita dan tips terbaru mengenai dunia properti dalam negeri serta mancanegara di artikel Rumah123.com.

Bagikan:
1644 kali