OK
logo rumah123
logo rumah123
Iklankan Properti
Dijual
Disewa
Properti Baru
Panduan

10 Contoh Soal BEP dan Jawabannya, Dilengkapi Pembahasan yang Mudah Dimengerti!

06 Desember 2023 · 8 min read Author: Rulfhi Alimudin Pratama S · Editor: Bobby Agung Prasetyo

contoh soal bep

contoh soal bep | istock.com

Bingung cara menghitung Break Even Point (BEP) sebuah bisnis atau usaha? Kamu bisa simak penjelasan lengkapnya disertai contoh soal BEP yang tersaji di artikel ini.

Property People, apakah kamu pernah mendengar istilah Break Even Point (BEP)?

BEP ini memiliki peran penting dalam mengambil keputusan bisnis. Sebab dengan mengetahui titik BEP maka bisa menentukan nilai produksi dan laba perusahaan.

Ketika sudah berkaitan dengan keuntungan sudah pasti hal ini sangat krusial, ya.

Gimana ingin mengetahui lebih dalam terkait BEP? Jika iya, kamu bisa mulai memahami pengertiannya terlebih dahulu.

Apa Itu Break Even Point (BEP)?

contoh soal bep

Sumber definisi break even poin atau BEP: Grapecity.com

Break Even Point (BEP) adalah titik impas atau titik balik keuntungan di mana suatu bisnis tidak mengalami keuntungan maupun kerugian.

Artinya total keuntungan dan kerugian ada pada posisi 0 (nol).

Selama perusahaan masih berada di bawah titik BEP, maka ia akan selalu mengalami kerugian. Sebab, perusahaan harus menutupi modal, biaya operasional, dan lainnya.

Sementara, jika perusahaan sudah berada di atas titik BEP maka bisa mendapatkan keuntungan dengan syarat penjualan melebihi biaya tetap.

Selain itu, BEP juga sering digunakan sebagai acuan dalam menghitung harga jual produk atau jasa.

Komponen dalam Perhitungan Break Even Point (BEP)

Melansir buku Produk Kreatif dan Kewirausahaan Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran SMK/MAK Kelas XII oleh Wakhid Bashori dan Windu Mahmud, terdapat beberapa faktor yang perlu diperhatikan dalam menghitung BEP.

Adapun faktor-faktor itu sebagai berikut:

  • Biaya Tetap (Fixed Cost)
  • Biaya Variabel (Variable Cost)
  • Harga Penjualan (Selling Price)
  • Pendapatan (Revenue)
  • Laba (Profit)

Rumus Break Even Point (BEP)

rumus bep

Sumber rumus break even point: Geekflare.com

Di bawah ini terdapat rumus BEP terbagi menjadi dua cara.

Cara pertama adalah menghitung berapa unit yang harus dijual supaya terjadi BEP.

Melalui cara ini perusahaan bisa menganalisis berapa lama waktu yang dibutuhkan perusahaan untuk menutup semua biaya operasional, dana pengembangan, dan modal usaha.

Berikut ini rumusnya:  

BEP (unit) = Biaya Tetap / (Harga Jual per Unit – Biaya Variabel per Unit)

Sedangkan cara kedua adalah menghitung berapa biaya penjualan yang harus diterima supaya terjadi BEP.  

Rumus kedua ini digunakan untuk menentukan berapa rupiah penjualan yang harus diterima oleh perusahaan agar BEP.

BEP (RP) = Biaya Tetap / (Harga Jual – Biaya Variabel per Unit) / Harga Jual per Unit

Nah, biar semakin mengerti mending simak dulu kumpulan contoh soal break even point dan jawabannya di bawah ini!

Kumpulan Contoh Soal BEP dan Jawabannya

1. Contoh Soal BEP Rupiah

Diketahui, Bu Sarah memiliki perusahaan elektronik dengan ketentuan sebagai berikut:

  • Biaya tetap produksi: Rp500.000.000.
  • Biaya variabel: Rp1.000.000.
  • Harga jual per unit: Rp1.500.000.

Berapakah unit yang harus diproduksi supaya perusahaan bisa mencapai BEP tersebut?

Untuk menjawab contoh soal Break Even Point (BEP) yang satu ini, kamu bisa menggunakan dua cara yaitu dengan menghitung BEP dalam skala unit dan rupiah, seperti berikut:

Cara Menghitung BEP dalam Unit

BEP = Biaya tetap / (Harga jual per unit – Biaya variabel per unit.

BEP = 500.000.000 / (1.500.000 – 1.000.000) = 1.000

Jadi, perusahaan harus memproduksi elektronik sebanyak 1.000 unit untuk bisa mencapai BEP.

Cara Menghitung BEP dalam Rupiah

BEP (Rp) = Biaya tetap / (Harga jual – Biaya variabel per unit) / Harga jual per unit

BEP (Rp) = 500.000.000 / (1.500.000 – 1.000.000) / 1.500.000 = 1.500.000.000 (1,5 miliar)

Jadi, supaya perusahaan mencapai BEP, harus mencapai penjualan sebanyak Rp1,5 miliar.

2. Contoh Soal BEP Unit

Perusahaan Mas Jaya adalah sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang pembuatan oven. Akuntan manajer dari perusahaan dibebankan tugas untuk dapat menghitung jumlah oven yang harus dijual supaya bisa mengimbangi biaya operasional yang telah tercatat sebanyak 70 juta. Sedangkan laba bersih yang telah dikehendaki dari awal untuk perusahaan sebanyak 30 juta.

Diketahui:

  • Total biaya tetap = 70.000.000
  • Biaya variabel per unit = 30.000
  • Harga jual per unit = 70.000
  • Laba yang diinginkan = 30.000.000

Ditayakan: BEP dan Margin Produksi?

Jawab :

Cara Menghitung BEP dalam Unit

BEP dalam unit = Biaya tetap produksi : Margin kontribusi per unit

Break even point dalam unit = 70.000.000 : (Harga jual per unit – Biaya variabel per unit)

BEP dalam unit = 70.000.000 : (70.000 – 30.000)

BEP dalam unit = 1750 unit

Berdasarkan dari data di atas dapat disimpulkan bahwa untuk tidak merugi maka perusahaan Mas Jaya harus bisa menjual oven dengan sebanyak 2000 unit.

Namun jumlah yang tersebut merupakan jumlah minimal supaya bisa impas, namun belum untuk menghasilkan laba.

Selanjutnya, tugas akuntan adalah mengubah data tersebut menjadi mata uang.

Cara Menghitung Margin/BEP dalam Rupiah

BEP dalam rupiah = Harga jual per unit x BEP unit

BEP dalam rupiah = 70.000 x 1.750 unit = Rp122.500.000

Jadi jumlah uang ketika mencapai BEP adalah Rp122.500.000

3. Soal BEP dan Jawabannya

Operasional PT Maju Bersama mengeluarkan biaya tetap (fixed cost) sebesar Rp250.000.000 pada bulan Agustus 2023 dan berhasil memproduksi sebanyak 100.000 produk. Biaya variabel per unitnya sebesar Rp50.000 serta harga per unit produknya sebanyak Rp150.000. Tentukan BEP per unitnya!

Jawaban:

BEP per unit = Biaya tetap : (Harga setiap unit – biaya variabel per unit)

BEP per unit = Rp250.000.000 : (Rp150.000 – Rp50.000) = Rp2.500

Jadi biaya BEP per unitnya sebesar Rp2.500

4. Soal tentang BEP

Setiap pengusaha atau pemilik modal sebelum menanamkan uang atau modal pada sebuah usaha pasti akan menghitung untung rugi usaha yang akan digeluti terlebih dahulu. Mengapa BEP/titik impas menjadi penting?

A. Karena dapat memperjelas bagaimana BEP bisa dihitung oleh logika dan nalar

B. Pokoknya segala biaya yang diperlukan untuk membuat usaha berjalan atau dapat dimulai

C. Karena titik ini bisa menunjukkan mulai kapan usaha anda memberikan keuntungan yang sesungguhnya

D. Karena BEP ini bisa dapat menentukan jumlah bahan baku yang anda mau diproduksi

E. Untuk menghitung perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk BEP

Jawaban: C

5. Contoh Soal Break Even Point dan Jawabannya

PT Berkah Jaya adalah perusahaan yang memproduksi produk kertas daur ulang. Biaya tetap perusahaan ini sebesar Rp500.000.000 per bulan, sedangkan biaya variabel untuk menghasilkan satu rim kertas adalah Rp50.000. Harga jual per rim kertas adalah Rp150.000. Berapa banyak rim kertas yang harus terjual agar PT Berkah Jaya mencapai BEP? Dan berapa total pendapatan pada titik impas?

Jawaban:

Hitung Kontribusi Margin Per Rim Kertas

Kontribusi margin = Harga jual per rim – Biaya variabel per rim

Kontribusi margin = Rp150.000 – Rp50.000 = Rp100.000

Hitung Jumlah Unit untuk Mencapai BEP

BEP dalam unit = Biaya tetap / Kontribusi margin per unit

BEP dalam unit = Rp500.000.000 / Rp100.000 = 5.000 unit

Jadi, PT Berkah Jaya harus menjual 5.000 rim kertas agar mencapai BEP.

Hitung Total Pendapatan pada Titik Impas/BEP

Total pendapatan pada titik impas = Jumlah unit pada titik impas × Harga jual per unit

Jumlah Pendapatan pada titik impas = 5.000 rim × Rp150.000 = Rp750.000.000

Jadi total pendapatan pada BEP adalah Rp750.000.000.

6. Contoh Soal Titik Impas

Toko Makanan Sederhana menjual makanan siap saji. Biaya tetap toko ini sebesar Rp500.000.000 per tahun, sedangkan biaya variabel untuk membuat satu porsi makanan adalah Rp15.000. Harga jual per porsi makanan adalah Rp30.000. Berapa banyak porsi makanan yang harus terjual agar Toko Makanan Sederhana mencapai titik impas? Dan berapa total pendapatan pada titik impas?

Jawaban:

Hitung Kontribusi Margin Per Porsi Makanan

Kontribusi margin = Harga jual per porsi – Biaya variabel per porsi

Kontribusi margin = Rp 30.000 – Rp15.000 = Rp15.000

Hitung Jumlah Unit yang Diperlukan untuk Titik Impas

Titik impas dalam unit = Biaya tetap / Kontribusi margin per unit

Titik impas dalam unit = Rp 500.000.000 / Rp15.000 = 33.333 porsi

Jadi, Toko Makanan Sederhana harus menjual sekitar 33.333 porsi makanan agar mencapai titik impas.

Hitung Total Pendapatan pada Titik Impas

Total pendapatan pada titik impas = Jumlah unit pada titik impas × Harga jual per unit

Total pendapatan pada titik impas = 33.333 porsi × Rp 30.000 = Rp1.000.000.000

Jadi, total pendapatan pada titik impas adalah Rp1.000.000.000.

7. Contoh Soal Menentukan BEP dalam Rupiah

Sebuah perusahaan memiliki biaya tetap sebesar Rp100.000.000,- dan biaya variabel sebesar Rp50.000,- per unit. Jika harga jual per unitnya adalah Rp100.000,-, maka berapa jumlah unit yang harus dijual agar perusahaan mencapai BEP?

Penyelesaian:

BEP (unit) = Biaya Tetap / (Harga Jual per Unit – Biaya Variabel per Unit)

Break Even Point (unit) = Rp100.000.000,- / (Rp100.000,- – Rp50.000,-)

BEP (unit)= Rp100.000.000,- / Rp50.000,-

jadi, BEP (unit) = 2.000 unit

Jadi, perusahaan tersebut harus menjual 2.000 unit agar mencapai BEP.

8. Contoh Soal Menentukan BEP dalam Persentase

Sebuah perusahaan memiliki biaya tetap sebesar Rp100.000.000,- dan biaya variabel sebesar Rp50.000,- per unit. Jika harga jual per unitnya adalah Rp100.000,-, maka berapa persentase dari total penjualan yang harus dicapai agar perusahaan mencapai BEP?

Penyelesaian:

BEP (persentase) = Biaya Tetap / (Harga Jual per Unit * Jumlah Unit)

BEP (persentase) = Rp100.000.000,- / (Rp100.000,- * 2.000 unit)

Break Even Point (persentase)= Rp100.000.000,- / Rp200.000.000,-

Jadi, BEP (persentase) = 0,5 atau 50%

Jadi, perusahaan tersebut harus mencapai penjualan sebesar 50% dari total penjualan agar mencapai BEP.

9. Contoh Soal BEP Restoran

Sebuah restoran memiliki biaya tetap sebesar Rp10.000.000 per hari dan biaya variabel per porsi makanan sebesar Rp5.000. Harga jual per porsi makanan adalah Rp10.000. Berapa porsi makanan yang harus dijual agar restoran mencapai BEP?

Penyelesaian:

BEP (porsi) = Total Biaya Tetap / (Harga Jual per Porsi – Biaya Variabel per Porsi)

BEP (porsi)= 10.000.000 / (10.000 – 5.000)

Break Even Point (porsi)= 10.000.000 / 5.000

BEP (porsi)= 2.000 porsi

Jadi, restoran harus menjual 2.000 porsi makanan agar mencapai BEP.

10. Contoh Soal Perhitungan BEP Beserta Jawabannya

contoh soal bep dan pembahasannya

contoh soal bep dan jawabannya

***

Itulah beberapa contoh soal BEP lengkap dengan jawaban serta pembahasannya, semoga membantu, ya!

Kamu dapat menemukan informasi terkait cara menghitung kubikasi kayu di artikel.rumah123.com.

Biar nggak ketinggalan kabar terbarunya, kamu bisa langsung follow Google News kami. 

Kunjungi juga www.rumah123.com jika kamu berencana membeli hunian baru.

Terdapat berbagai pilihan rumah, apartemen, hingga properti lainnya yang hanya #AdaBuatKamu.


Tag: , , , , ,


Rulfhi Alimudin Pratama S

Content Writer

Mengawali karier kepenulisan sebagai penulis lepas di beberapa media daring sejak 2016. Kini mencurahkan pikiran untuk menulis properti, gaya hidup, marketing, hingga teknologi di Berita 99 dan Rumah123.
Selengkapnya