OK
Dijual
Disewa
Properti Baru
Panduan

4 Contoh Executive Summary yang Baik dan Benar Terlengkap

11 Januari 2024 · 7 min read Author: Ilham Budhiman · Editor: M. Iqbal

contoh executive summary

contoh executive summary | sumber: shutterstock.com

Executive summary harus ditulis dengan jelas, ringkas, dan menarik agar rencana bisnis yang akan dikembangkan berjalan dengan baik. Masih bingung bagaimana cara membuatnya? Simak berbagai contoh executive summary yang benar pada artikel ini.

Sebelum memulai bisnis atau suatu proyek, kamu harus melakukan perencanaan yang matang.

Nah, salah satu hal yang mesti dipersiapkan dalam perencanaan bisnis adalah membuat executive summary (ringkasan eksekutif).

Membuat executive summary terbilang penting karena menurut buku Pemahaman Strategi Bisnis dan Kewirausahaan oleh Arif Yusuf Hamali, ringkasan eksekutif menjadi titik perhatian rencana bisnis yang menggambarkan suatu bisnis.

Rencana bisnis tersebut meliputi target pasar, produk, keuangan, dan lain sebagainya.

Selengkapnya baca informasinya di bawah ini, Property People.

Apa Itu Executive Summary

contoh executive summary

Sumber: fcx.com

Menurut buku Perencanaan Bisnis (Business Plan) dalam Bidang Sumberdaya Alam oleh John E.H.J. FoEh, executive summary adalah uraian singkat tentang informasi lokasi dan informasi perusahaan yang mengajukan permohonan usaha, pasar, alternatif teknis yang direkomendasikan, dan sistem manajemen usaha.

Ringkasan eksekutif ini hanya dapat ditulis setelah dokumen rencana bisnis selesai dibuat seluruhnya.

Lalu, apa tujuan ringkasan eksekutif?

Tujuan executive summary yaitu untuk memberikan informasi atau gambaran rencana bisnis perusahaan yang dibuat seorang pengusaha.

Jadi, executive summary artinya harus menjawab sejumlah persoalan atau pertanyaan yang ingin diketahui oleh siapa pun dalam rencana tertulis.

Tidak hanya untuk pengusaha, ringkasan eksekutif juga bisa dilakukan untuk tujuan penelitian.

Jika sudah paham pengertiannya, berikut contoh executive summary yang dapat kamu jadikan referensi untuk penelitian, pengembangan bisnis atau proyek, dan lainnya.

4 Contoh Executive Summary

1. Contoh Executive Summary Penelitian

Judul: Analisis Perlakuan Pajak Penghasilan atas Kompensasi Opsi Saham untuk Karyawan menurut Undang-Undang Pajak Penghasilan

Oleh: Gede Yuana

Kata kunci: pajak penghasilan, kompensasi opsi saham untuk karyawan

Instrumen keuangan derivatif berupa opsi saham, dalam perkembangannya digunakan perusahaan sebagai kebijakan kompensasi yang diberikan kepada karyawan. Kompensasi opsi saham merupakan perjanjian dimana perusahaan memberikan hak kepada karyawan untuk dapat membeli atau memperoleh sejumlah saham perusahaan pada harga tertentu setelah melewati suatu tanggal tertentu dimasa depan.

Praktik pada umumnya perusahaan terbuka di Indonesia memberikan hak opsi kepada karyawannya untuk membeli saham perusahaan tersebut dengan harga dibawah harga pasar saham setelah melewati tanggal tertentu dimasa depan. Dari kacamata Undang-Undang Pajak Penghasilan di Indonesia
(selanjutnya disebut dengan UU PPh) atas manfaat atau penghasilan kompensasi opsi saham yang diterima karyawan tentunya memiliki konsekuensi pajak penghasilan bagi perusahaan maupun karyawan.

Atas fenomena ini, maka dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana perlakuan pajak penghasilan atas kompensasi opsi saham kepada karyawan menurut UU PPh. Dari penelitian ini diharapkan perusahaan dan karyawan memahami kewajiban pajak masing-masing terkait pemberian kompensasi opsi saham.

Dalam melakukan analisis terhadap pajak penghasilan atas kompensasi opsi saham untuk karyawan menurut UU PPh, metode penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa buku-buku, jurnal-jurnal ilmiah, dan referensi lainnya yang berhubungan dengan perpajakan atas kompensasi opsi saham kepada karyawan menurut UU PPh.

Hasil analisis menunjukan bahwa ketentuan UU PPh tidak menjelaskan secara eksplisit perlakuan pajak penghasilan atas kompensasi opsi beli saham perusahaan terdaftar di Bursa Efek Indonesia yang diterima karyawan. Opsi saham hakikatnya tidak berbeda dengan pendapatan yang diperoleh seorang eksekutif atau karyawan sebagaimana halnya bonus atau tantiem dan melekat pada pekerjaan yang menjadi tanggung jawab seorang eksekutif atau karyawan. Berdasarkan ketentuan UU PPh Pasal 4 ayat (1) huruf a, Pasal 21 ayat (1) dan Pasal 26 ayat (1), kompensasi opsi saham yang diterima atau diperoleh karyawan dilakukan pemotongan PPh Pasal 21 atau PPh Pasal 26 oleh perusahaan sebagai pemberi
kerja. Sesuai Pasal 6 ayat (1) UU PPh, biaya terkait pemberian kompensasi opsi saham untuk karyawan dapat dikurangkan dari penghasilan bruto perusahaan.

Pajak penghasilan juga dikenakan pada saat saham yang diperoleh dari hak opsi dijual. Menurut ketentuan Pasal 4 ayat (2) UU PPh, atas penghasilan dari penjualan saham di bursa efek Indonesia dipungut pajak penghasilan yang bersifat final.

Petunjuk pelaksanaan pemotongan, penyetoran, dan pelaporan PPh Pasal 21/26 sehubungan dengan pekerjaan, jasa dan kegiatan orang pribadi diatur lebih lanjut dalam PER15/PJ./2006. Sedangkan petunjuk pelaksanaan pemungutan PPh Pasal 4 ayat (2) diatur lebih lanjut dalam PP 14/1997,KMK282/KMK.04/1997 dan SE-06/PJ.4/1997.

Sumber: lib.ui.ac.id

2. Contoh Executive Summary Project

Sumber: pustakadiklat.kemdikbud.go.id

3. Contoh Executive Summary Business Plan

1. Pendahuluan

1.1 Latar Belakang

Industri katering makanan sehat makin berkembang seiring dengan peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya gaya hidup sehat. Berkaitan dengan hal tersebut, kami memperkenalkan bisnis katering dengan konsep inovatif dan berorientasi pada kesehatan.

1.2 Visi, Misi, dan Tujuan

1.2.1 Visi

Menjadi penyedia katering makanan sehat terkemuka yang memberikan kontribusi positif terhadap kesehatan dan kesejahteraan pelanggan

1.2.2 Misi

  • Menyajikan makanan sehat dengan bahan-bahan berkualitas tinggi
  • Memberikan variasi menu yang inovatif sesuai dengan kebutuhan nutrisi harian
  • Menjangkau pelanggan di berbagai segmen pasar dengan pelayanan yang prima

1.2.3 Tujuan

  • Menjadi pilihan utama pelanggan dalam memenuhi kebutuhan katering makanan sehat di wilayah kami
  • Meningkatkan jumlah pelanggan setiap bulannya sebesar 20%
  • Mendukung gaya hidup sehat dengan berbagai menu yang bernutrisi

2. Deskripsi Bisnis

2.1 Profil Bisnis

Bisnis kami berfokus pada penyediaan katering makanan sehat dengan berbagai pilihan menu untuk sarapan, makan siang, dan makan malam. Kami menggunakan bahan-bahan segar dan berkualitas tinggi yang diproses dengan standar kebersihan dan keamanan makanan yang tinggi.

2.2 Penawaran Produk

Menu kami mencakup berbagai pilihan masakan sehat seperti menu vegetarian, vegan, dan tanpa gluten dengan paket katering harian atau mingguan sesuai kebutuhan.

2.3 Model Bisnis

Kami menggunakan model bisnis berlangganan paket katering harian atau mingguan dengan pembayaran secara online dan pengiriman secara cepat.

3. Analisis SWOT

3.1 Kekuatan (Strengths)

  • Pilihan menu sehat
  • Pilihan bahan-bahan yang organik
  • Pelayanan pengantaran yang efisien
  • Promosi makanan yang sudah baik di media sosial

3.2 Kelemahan (Weaknesses)

  • Persaingan ketat dalam industri katering
  • Membutuhkan investasi awal yang cukup besar untuk membangun dapur produksi

3.3 Peluang (Opportunities)

  • Permintaan pasar akan makanan sehat yang cukup tinggi
  • Peluang kemitraan dengan perusahaan, sekolah, dan rumah sakit

3.4 Ancaman (Threats)

  • Perubahan tren dan selera konsumen
  • Ketidakpastian dalam pasokan bahan baku akibat cuaca yang tidak menentu

4. Proyeksi Keuangan

4.1 Perhitungan Biaya dan Pendapatan

  • Biaya operasional bulanan: Rp50.000.000
  • Pendapatan bulanan dari langganan: Rp80.000.000

4.2 Proyeksi Laba Rugi

  • Laba bersih bulanan: Rp30.000.000

4.3 Proyeksi Pertumbuhan

  • Target pertumbuhan pendapatan tahunan sebesar 30%

5. Kesimpulan

Dengan konsep katering makanan sehat yang inovatif dan berkualitas, kami yakin dapat memenuhi kebutuhan pelanggan yang makin sadar akan pentingnya pola makan sehat. Melalui fokus pada kualitas, inovasi, dan pelayanan, kami optimistis dapat meraih keberhasilan dalam industri katering.

4. Contoh Executive Summary Makanan

contoh executive summary

repository.fe.unj.ac.id

Judul: Pengembangan Produk Makanan Baru “Bolu Pisang Greentea”

Ringkasan

Pengembangan produk makanan baru ini bertujuan untuk menciptakan produk makanan yang inovatif dan menarik bagi konsumen sesuai dengan selera pasar, diproses menggunakan bahan-bahan berkualitas dan diolah secara modern.

Rincian

Produk makanan baru ini akan memiliki karakteristik berikut:

  • Rasa yang enak dan lezat
  • Tekstur lembut, manis, dan gurih
  • Efisien karena mudah dimakan dan dibawa
  • Dikemas secara menarik

Dampak

Dengan adanya produk makanan baru ini, diharapkan dapat

  • menambahkan variasi produk dan
  • meningkatkan penjualan.

Kesimpulan

Pengembangan produk makanan baru “Bolu Pisang Greentea” ini telah disusun dengan cermat dan detail. Diharapkan dapat memenuhi kebutuhan konsumen dan memberikan manfaat bagi perusahaan.

Kesimpulan

Itu dia contoh ringkasan eksekutif berbagai topik yang bisa kamu jadikan referensi.

Cara membuat executive summary dapat harus ditulis secara lengkap, rinci, jelas, dan menarik agar memudahkan pembaca.

Selain itu, kamu bisa menyesuaikan format penulisannya sesuai kebutuhan, apakah untuk kebutuhan pengembangan bisnis, proyek, hingga penelitian.

***

Semoga bermanfaat, Property People.

Baca artikel menarik lain hanya di artikel.rumah123.com.

Follow juga Google News Rumah123 untuk mendapatkan berita tips, rekomendasi, hingga properti terkini.

Tak lupa, cari rumah dengan mudah melalui Rumah123.com karena kami selalu #AdaBuatKamu.

Referensi:

  • Hamali, Yusuf. 2016. Pemahaman Strategi Bisnis & Kewirausahaan. Prenadamedia
  • FoEh, John. 2020. Perencanaan Bisnis (Business Plan): Aplikasi Dalam Bidang Sumberdaya Alam. Deepublish

Tag: , ,


Ilham Budhiman

Lulusan Sastra Daerah Unpad yang pernah berkarier sebagai wartawan sejak 2017 dengan fokus liputan properti, infrastruktur, hukum, logistik, dan transportasi. Saat ini, fokus sebagai penulis artikel di 99 Group.
Selengkapnya

IKLAN

Tutup iklan
×

SCROLL UNTUK TERUS MEMBACA