OK
Dijual
Disewa
Properti Baru
Panduan

5 Ceramah tentang Zakat Fitrah, Amalan untuk Mensucikan Diri dan Harta

15 Maret 2024 · 8 min read Author: Maskah Alghofar · Editor: Bobby Agung Prasetyo

ceramah tentang zakat fitrah

ceramah tentang zakat fitrah | shutterstock

Tujuan zakat fitrah adalah pembersih amal serta sarana berbagi dengan saudara sesama muslim. Hal ini dapat dipahami salah satunya lewat ceramah tentang zakat fitrah yang biasa disampaikan pada momen-momen keagamaan.

Sebelum hari Raya Idul Fitri, umat Muslim yang mampu diwajibkan untuk mengeluarkan zakat fitrah.

Zakat fitrah merupakan salah satu rukun Islam yang mana memiliki banyak keutamaan di dalamnya.

Selain pembersih amal, zakat fitrah menjadi sarana untuk berbagi kepada saudara sesama Muslim yang membutuhkan.

Dengan adanya zakat fitrah, semua umat Muslim dapat merayakan dan merasakan sukacita di hari kemenangan.

Pentingnya zakat fitrah juga sering menjadi topik menarik yang diangkat para penceramah.

Berikut ini ceramah tentang zakat fitrah yang bisa menjadi pelajaran bagi kita semua.

Pengertian Zakat Fitrah

Dilansir dari buku Zakat Fitrah dan Zakat Profesi oleh Haifdz Muftisany, zakat fitrah merupakan zakat wajib yang dikeluarkan oleh setiap muslim pada bulan Ramadan sebelum shalat Idul Fitri.

Zakat ini juga dikenal sebagai “zakat jiwa” karena bertujuan untuk mensucikan diri dari dosa-dosa kecil yang dilakukan selama setahun.

Kewajiban zakat fitrah berlaku bagi setiap muslim yang merdeka, mampu, dan memiliki kelebihan rezeki.

Besaran zakat fitrah adalah 2,5 kg atau 3,5 liter makanan pokok seperti beras, gandum, kurma, atau tepung.

Zakat fitrah dapat dibayarkan kepada amil zakat, panitia zakat di masjid, atau lembaga zakat terpercaya.

Adapun waktu terbaik untuk membayar zakat fitrah adalah sejak awal bulan Ramadan hingga sebelum shalat Idul Fitri.

Namun demikian, dianjurkan bagi umat Muslim untuk membayar zakat fitrah pada malam hari sebelum Idul Fitri.

Kumpulan Ceramah tentang Zakat Fitrah

1. Ceramah tentang Zakat Fitrah dan Keutamaannya

Keutamaan Zakat Fitrah

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Hadirin yang dimuliakan Allah Swt.,

Alhamdulillah, puji syukur marilah kita panjatkan kehadirat Allah Swt., atas segala rahmat dan karunia-Nya, sehingga kita dapat bertemu kembali pada bulan Ramadan yang penuh berkah ini. Insya Allah, ibadah puasa yang kita jalani akan membawa kita menuju kemenangan di hari raya Idul Fitri.

Sholat Idul Fitri sebentar lagi akan kita laksanakan. Namun, sebelum kita melaksanakan sholat tersebut, ada satu hal penting yang tidak boleh kita lupakan, yaitu zakat fitrah.

Dalam Alquran disebutkan :

وَاَ قِيْمُواالصَّلٰوةَ وَاٰ تُواالزَّكٰوةَ وَا رْكَعُوْا مَعَ الرّٰكِعِيْنَ

“Dan laksanakanlah sholat, tunaikanlah zakat, dan rukuklah beserta orang yang rukuk.”

(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 43).

Zakat Fitrah: Wajib dan Mensucikan

Zakat fitrah adalah zakat wajib yang harus dikeluarkan oleh setiap muslim yang merdeka, mampu, dan memiliki kelebihan rezeki sebelum sholat Idul Fitri.

Rasulullah saw. bersabda, “Barang siapa yang menunaikan zakat fitrah, maka zakat tersebut akan menjadi pembersih bagi dosa-dosa kecil yang dilakukannya selama setahun.” (HR. Ibnu Majah)

Oleh karena itu, janganlah kita menganggap remeh zakat fitrah. Ini adalah kesempatan bagi kita untuk mensucikan diri dan menyambut Idul Fitri dengan hati yang bersih.

Besaran dan Penyaluran Zakat Fitrah

Besaran zakat fitrah yang wajib dikeluarkan adalah sebesar 2,5 kg atau 3,5 liter makanan pokok seperti beras, gandum, kurma, atau tepung. Namun, di zaman sekarang, boleh juga dibayarkan dengan uang tunai yang nilainya setara dengan harga makanan pokok tersebut.

Zakat fitrah dapat kita salurkan melalui amil zakat, panitia zakat di masjid, atau lembaga zakat terpercaya lainnya. Dianjurkan untuk membayar zakat fitrah sejak awal bulan Ramadan hingga sebelum sholat Idul Fitri. Namun, waktu yang paling utama adalah pada malam hari sebelum Idul Fitri.

Keutamaan Zakat Fitrah

Selain mensucikan diri, zakat fitrah memiliki banyak keutamaan lainnya, di antaranya:

  • Menebar Kebahagiaan: Zakat fitrah yang kita keluarkan akan membantu fakir miskin dan kaum duafa untuk turut merasakan kebahagiaan di hari raya Idul Fitri.
  • Memenuhi Kebutuhan Pokok: Zakat fitrah dapat membantu saudara kita yang kekurangan untuk memenuhi kebutuhan pokok mereka, terutama di hari raya yang penuh dengan keceriaan.
  • Solidaritas dan Kepedulian: Zakat fitrah merupakan wujud nyata dari solidaritas dan kepedulian umat Islam terhadap sesama. Ini menumbuhkan rasa kasih sayang dan saling membantu antar sesama muslim.
  • Melengkapi Ibadah Puasa: Membayar zakat fitrah dianggap sebagai pelengkap ibadah puasa di bulan Ramadan.

Mari Tunaikan Zakat Fitrah dengan Penuh Keikhlasan

Hadirin yang dimuliakan,

Marilah kita tunaikan zakat fitrah dengan penuh keikhlasan dan kebahagiaan.

Dengan mengeluarkan zakat fitrah, kita tidak hanya mensucikan diri sendiri, tetapi juga turut membantu meringankan beban saudara kita yang membutuhkan.

Semoga Allah Swt. menerima zakat fitrah kita dan menjadikan amalan puasa kita di bulan Ramadan ini diampuni oleh Allah Swt.

Wassalamu alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

2. Ceramah tentang Zakat Fitrah dan Zakat Mal

Mensucikan Diri dan Harta: Optimalisasi Zakat Fitrah dan Zakat Mal

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Para hadirin yang dimuliakan Allah Swt.,

Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah Swt. atas karunia dan rahmat-Nya sehingga kita dapat memasuki penghujung bulan Ramadan yang penuh berkah ini.

Insya Allah, ibadah puasa yang kita jalankan selama sebulan ini akan membawa kita menuju kemenangan di hari raya Idul Fitri.

Saat ini, kita tidak hanya perlu mempersiapkan diri untuk sholat Idul Fitri, tetapi juga mempersiapkan amalan lain yang tak kalah penting, yakni zakat.

Izin membahas dua jenis zakat yang berkaitan erat dengan momen ini, yaitu zakat fitrah dan zakat mal.

Zakat fitrah adalah zakat wajib yang harus dikeluarkan oleh setiap muslim yang merdeka, mampu, dan memiliki kelebihan rezeki sebelum sholat Idul Fitri.

Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang menunaikan zakat fitrah, maka zakat tersebut akan menjadi pembersih bagi dosa-dosa kecil yang dilakukannya selama setahun.” (HR. Ibnu Majah)

Besaran zakat fitrah yang wajib dikeluarkan adalah sebesar 2,5 kg atau 3,5 liter makanan pokok seperti beras, gandum, kurma, atau tepung.

Namun, di zaman sekarang, boleh juga dibayarkan dengan uang tunai yang nilainya setara dengan harga makanan pokok tersebut.

Selain zakat fitrah, ada zakat lainnya yang wajib kita tunaikan, yakni zakat mal.

Zakat mal adalah zakat yang diwajibkan atas harta tertentu yang telah mencapai haul (batas kepemilikan minimal) dan nisab (batas minimal harta yang wajib dizakati).

Harta yang wajib dizakati di antaranya emas, perak, uang tunai, hasil pertanian, dan barang perdagangan.

Zakat mal berfungsi untuk mensucikan harta yang kita miliki dan membersihkannya dari hak orang lain.

Dengan mengeluarkan zakat mal, kita berbagi rezeki kepada mereka yang membutuhkan, sehingga tercipta keseimbangan dan keadilan sosial.

Hadirin yang dimuliakan, bulan Ramadan akan segera berlalu, namun semangat berbagi dan kepedulian harus tetap kita jaga.

Semoga ceramah singkat ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk senantiasa mensucikan diri dan harta melalui zakat.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

3. Ceramah Singkat tentang Zakat Fitrah

Zakat Fitrah Penutup Kekurangan Ibadah

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Pada kesempatan yang penuh berkah ini, ijinkan saya menyampaikan sedikit ceramah mengenai zakat fitrah.

Zakat fitrah merupakan zakat wajib yang harus dikeluarkan oleh setiap muslim yang berkemampuan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Dikutip dari nu.or.id, Imam Waqi’ (guru Imam Syafi’i) menjelaskan bahwa zakat fitrah dan sujud sahwi mempunyai sisi kesamaan, yakni mampu menutup kekurangan-kekurangan ibadah.

قال وكيع بن الجراح زكاة الفطرة لشهر رمضان كسجدة السهو للصلاة تجبر نقصان الصوم كما يجبر السجود نقصان الصلاة

Artinya : “Berkata Imam Waqi’ bin al-Jarrah: zakat fitrah pada bulan Ramadhan memiliki kesamaan fungsi dengan sujud sahwi dalam shalat. Zakat fitrah menutup kekurangan puasa, sebagaimana sujud sahwi menutup kekurangan shalat.” (Sayyid Murtadha az-Zabidi, Ithafussadatil Muttaqin, juz 4, h. 53).

Selain itu, zakat fitrah juga berfungsi sebagai pembersih jiwa dari dosa-dosa kecil yang kita lakukan selama berpuasa.

Dengan mengeluarkan zakat fitrah, InsyaAllah kita bisa fitri kembali, suci dan bersih dari dosa-dosa kecil tersebut.

Adapun besaran zakat fitrah yang wajib dikeluarkan adalah satu sha’ makanan pokok yang biasa dikonsumsi sehari-hari.

Biasanya di Indonesia, zakat fitrah dibayarkan dengan beras atau uang tunai sesuai dengan harga beras tersebut.

Dengan mengeluarkan zakat fitrah, kita tidak hanya berbagi kepada sesama yang membutuhkan, tetapi juga mensucikan diri kita sendiri.

Marilah kita tunaikan zakat fitrah ini dengan ikhlas dan tepat waktu, agar ibadah puasa kita menjadi sempurna dan kita bisa fitri dengan sebenar-benarnya.

Semoga ceramah singkat ini bermanfaat bagi kita semua.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

4. Ceramah Zakat Fitrah

Orang-orang yang Wajib Zakat Fitrah

Para hadirin yang dimuliakan Allah Swt.,

Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah Swt. atas karunia dan rahmat-Nya sehingga kita dapat memasuki penghujung bulan Ramadan yang penuh berkah ini.

Insya Allah, ibadah puasa yang kita jalankan selama sebulan ini akan membawa kita menuju kemenangan di hari raya Idul Fitri.

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ

فَرَضَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَدَقَةَ الْفِطْرِ عَلَى الذَّكَرِ وَالْأُنْثَى وَالْحُرِّ وَالْمَمْلُوكِ صَاعًا مِنْ تَمْرٍ أَوْ صَاعًا مِنْ شَعِيرٍ قَالَ فَعَدَلَ النَّاسُ إِلَى نِصْفِ صَاعٍ مِنْ بُرٍّ

قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ وَفِي الْبَاب عَنْ أَبِي سَعِيدٍ وَابْنِ عَبَّاسٍ وَجَدِّ الْحَارِثِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي ذُبَابٍ وَثَعْلَبَةَ بْنِ أَبِي صُعَيْرٍ وَعَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍ

Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah] telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Zaid] dari [Ayyub] dari [Nafi’] dari [Ibnu Umar] dia berkata, Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam telah mewajibkan untuk membayar zakat fitrah kepada setiap muslim laki-laki atau perempuan, orang yang merdeka atau hamba sahaya sebesar satu sha’ dari karma atau gandum, dia (Ibnu Umar) berkata, kemudian manusia menakarnya dengan hanya membayar setengah sha’ dari gandum. Abu ‘Isa berkata, Ini merupakan hadits hasan shahih, dalam bab ini (ada juga riwayat -pent) dari Abu Sa’id, Ibnu Abbas dan kakeknya Harits bin Abdurrahman bin Abu Dzubab, Tsa’labah bin Abu Su’air serta Abdullah bin Amru.

Itulah orang-orang yang wajib membayar zakat dalam Islam.

Semoga ceramah singkat ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk senantiasa mensucikan diri dan harta melalui zakat.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

5. Ceramah Tujuan Mengeluarkan Zakat Fitrah

Ceramah Tujuan Mengeluarkan Zakat Fitrah adalah sebagai pembersih ibadah

Ceramah Tujuan Mengeluarkan Zakat Fitrah adalah sebagai pembersih ibadah

***

Itulah sejumlah ceramah tentang zakat fitrah sebagai referensi.

Temukan ulasan lain mengenai kumpulan ceramah hanya di artikel.rumah123.com.

Jika kamu sedang mencari hunian impian di kawasan Tangerang, cek selengkapnya dalam laman Rumah123yuk!

Tak hanya menemukan beragam rumah impian, kamu juga bisa berbincang soal properti lewat Teras123 karena #SemuaAdaDisini.

**Referensi: 

  • Muftisany, Hafidz. 2021. Zakat Fitrah dan Zakat Profesi. Yogyakarta: Intera.
  • Website Kemenag Sumedang dengan judul Kewajiban Membayar Zakat Fitrah

Tag: , , ,


Maskah Alghofar

Content Writer

Maskah adalah seorang content writer di 99 Group sejak tahun 2022. Lulusan Penerbitan PoliMedia Jakarta ini mengawali karir sebagai jurnalis online. Kini, Maskah rutin menulis tentang properti, gaya hidup, pendidikan, dan kesehatan.
Selengkapnya

IKLAN

Tutup iklan
×

SCROLL UNTUK TERUS MEMBACA