OK
Dijual
Disewa
Properti Baru
Panduan

Cara Mencegah Tomcat Masuk Rumah. Mudah dan Efektif!

04 Juli 2023 · 3 min read Author: Gadis Saktika

cara mencegah tomcat masuk rumah

sumber: iproperty.com

Kira-kira bagaimana sih cara mencegah tomcat masuk rumah? Cari tahu jawabannya pada artikel ini!

Menjaga kebersihan rumah sangatlah penting jika kamu tidak ingin ada tomcat yang masuk ke dalam rumah.

Tamu tak diundang ini biasanya muncul di area gelap, lembap, dan kotor.

Contohnya seperti tempat dekat saluran drainase dan aliran air.

Tomcat atau semut semai adalah serangga sejenis kumbang yang dikenal beracun.

Meski berukuran kecil, serangan dari tomcat bisa membuat iritasi kulit cukup parah.

Tidak seperti serangga lain yang umumnya hanya menimbulkan bentol di kulit, gejala awal terkena racun tomcat dapat berisiko menyebabkan dermatitis atau alergi pada kulit.

Dengan begitu, kita harus waspada dan melakukan pencegahan agar tomcat tidak masuk ke dalam rumah.

Berkaitan dengan hal itu, kali ini Rumah123.com telah merangkum informasi cara mencegah tomcat masuk rumah yang bisa dilihat pada ulasan di bawah ini.

Cara Mencegah Tomcat Masuk Rumah

1. Menutup Celah Rumah

Cara mencegah tomcat masuk rumah yang pertama adalah dengan menghalangi aksesnya.

Property People dapat menutup dengan rapat setiap pintu, jendela, dan lubang ventilasi di rumah.

Kalau kamu khawatir bahwa penutupan tersebut akan membuat rumah terasa pengap, Property People dapat memasang kasa nyamuk atau perlindungan serangga di ventilasi rumah.

Kasa nyamuk juga dapat dipasang pada pintu rumah yang terbuat dari besi.

2. Mengurangi Penerangan Rumah di Malam Hari

Diketahui pula bahwa tomcat memiliki kecenderungan senang mendekati cahaya.

Oleh karena itu, salah satu cara untuk mencegah tomcat masuk ke dalam rumah adalah dengan mengurangi penerangan atau lampu pada malam hari.

Sebaiknya, kamu mengurangi penggunaan lampu rumah sebisa mungkin atau bahkan mematikan sepenuhnya untuk mencegah kedatangan tomcat.

Property People juga dapat mengganti bohlam lampu di rumah dengan yang lebih redup, dengan tujuan menghindari menarik perhatian tomcat.

3. Membersihkan Rumah

Serangga biasanya akan muncul pada lingkungan yang lembap dan kotor, dan hal ini juga berlaku untuk hewan tomcat.

Oleh karena itu, salah satu cara mencegah tomcat masuk rumah adalah dengan menjaga kebersihan rumah.

Agar tomcat tidak muncul, Property People perlu memastikan untuk secara rutin membersihkan rumah secara menyeluruh, termasuk membersihkan furnitur seperti kasur dan sofa.

4. Mengurangi Hiasan Tanaman di Dalam Rumah

cara mencegah tomcat masuk rumah

sumber: shutterstock.com

Meskipun racun dari gigitan tomcat dapat membahayakan manusia, hewan ini ternyata memiliki manfaat bagi petani.

Tomcat berperan sebagai predator alami untuk mengendalikan populasi serangga perusak padi, seperti wereng cokelat.

Oleh karena itu, habitat asli tomcat terdapat di sekitar lingkungan pertanaman.

Maka, salah satu cara mencegah tomcat masuk rumah adalah dengan mengurangi keberadaan tanaman di dalam rumah.

Hal ini bertujuan agar rumah tidak menjadi tempat tinggal bagi tomcat.

5. Memangkas Rumput di Pekarangan Rumah

Tidak hanya di dalam rumah, kamu juga perlu memerhatikan kemungkinan keberadaannya di pekarangan rumah.

Pasalnya, tomcat bisa masuk ke rumah karena aksesnya yang dekat.

Dengan demikian, langkah yang bisa dilakukan adalah dengan rutin memangkas rumput di pekarangan rumah.

6. Rutin Menyemprot Pembasmi Serangga

Cara yang terakhir adalah dengan menyemprotkan cairan insektisida di dekat pintu dan ventilasi.

Mengingat efek penyemprotan tidak bertahan lama, maka kamu harus menyemprotkannya secara rutin.

***

Semoga bermanfaat, Property People.

Baca artikel lainnya seputar tips rumah hanya di artikel.rumah123.com dan Google News kami.

Kunjungi Rumah123.com sekarang juga untuk temukan hunian impian karena kami selalu #AdaBuatKamu.


Tag: , ,


Gadis Saktika

Content Writer

Gadis Saktika adalah Content Writer di 99 Group yang sudah berkarier sebagai penulis dan wartawan sejak tahun 2019. Lulusan Bahasa dan Sastra Indonesia UPI ini senang menulis tentang etnolinguistik, politik, HAM, gaya hidup, properti, dan arsitektur.
Selengkapnya

IKLAN

Tutup iklan
×

SCROLL UNTUK TERUS MEMBACA