ritual aneh wayang potehi

Kamu familiar dengan pementasan wayang potehi saat Imlek? Sebelum acara, ternyata sang Dalang harus menjalankan sejumlah ritual unik, lo. Berikut selengkapnya!

Kesenian wayang satu ini merupakan budaya masyarakat Tionghoa.

Mereka kerap mementaskannya menjelang perayaan tahun baru Imlek.

Acaranya sendiri berlangsung selama 1,5-2 jam saja.

Menariknya, sebelum acara ternyata ada banyak ritual yang harus dilakukan sang Dalang.

Ritual ini melibatkan banyak pantangan terkait konsumsi makanan.

Penasaran ingin tahu selengkapnya mengenai ritual unik wayang potehi?

Langsung saja simak ulasan lengkapnya berikut ini, ya.

5 Ritual Unik Wayang Potehi Menjelang Imlek

1. Membakar Kimcoa Sebelum Pementasan

dalang wayang potehi sumber: jawapos.com

Pertama, sang Dalang harus membakar kimcoa atau kertas emas sebelum acara.

Asapnya kemudian dikibarkan hingga padam ke seluruh penjuru ruangan.

Tujuan ritual ini adalah untuk meminta izin pada energi yang bersemayam di lokasi pementasan.

Pasalnya, masyarakat Tionghoa meyakini bahwa setiap tetap memiliki penunggunya sendiri.

2. Memasang Kain Lima Warna

Selanjutnya, di lokasi pementasan harus tersimpan kain 5 warna.

Warnanya sendiri bebas, yang penting semuanya berbeda dan terdiri dari lima varian.

Kain ini bisa kamu selipkan di dinding atau letakkan saja di lantai lokasi.

Anehnya, makna ritual turun temurun satu ini tidak diketahui oleh siapapun.

Namun, Dalang wayang potehi masih terus melakukannya karena merupakan tradisi.

3. Menyediakan Sesaji

Ritual wayang potehi selanjutnya adalah menyiapkan sesaji sebelum pementasan di hari Imlek.

Ini terutamanya harus dilakukan oleh dalang yang baru pertama kali pentas di lokasi tersebut.

Sesaji ini terdiri dari makanan yang mewakili unsur laut, darat, serta udara.

Berarti isinya adalah ikan, daging babi atau sapi, dan daging burung dara.

4. Dalang Menggigit Ayam Putih

wayang potehi sumber: kompas.com

Ini dia ritual yang paling aneh.

Sang Dalang harus menggigit ayam berwarna putih bersih.

Tidak boleh ada cela warna lain seperti hitam pada tubuh si ayam.

Lalu ayam tersebut harus merupakan pejantan yang belum pernah kawin dengan betina.

Sang Dalang akan menggigit area leher ayam hingga mengeluarkan sedikit darah.

Darah yang keluar kemudian akan dioleskan pada empat penjuru lokasi pementasan.

5. Larangan Makan Kacang dan Kuaci

Terakhir, para kru pementasan memiliki pantangan untuk makan kacang dan kuaci.

Alasannya karena kedua makanan tersebut konon bisa memicu perselisihan.

Entah perselisihan di belakang panggung maupun di jajaran penonton.

Alasan lainnya, kacang dan kuaci merupakan suguhan orang China zaman dulu ketika ada yang meninggal di keluarga mereka.

Bagaimana, ritual wayang potehi ini cukup unik, bukan?

Jangan lupa kunjungi artikel.rumah123.com untuk menemukan artikel menarik lainnya, ya.

Kamu juga bisa mencari properti yang sesuai kebutuhanmu seperti Aeroworld 8, Citra Garden City.

Bagikan:
425 kali