a
beli rumah pertama Foto: Rumah123/Getty

Sejumlah hal harus diperhatikan saat beli rumah pertama, tidak hanya soal biaya uang muka dan cicilan KPR, tetapi masih banyak lagi.

Kamu masih berpikir mau beli rumah sekarang atau nanti saja? Sebaiknya jangan! Cepat atau lambat harga rumah bergerak naik. Pernah dengar harga rumah turun? Gak kan?

Atau kamu ingin menunggu tabungan sudah cukup jumlahnya seharga rumah? Sampai kapan itu?

Pada saat tabungan kamu cukup untuk beli rumah pertama, harga propertinya sudah tidak sama lagi. Alhasil, rumah pertama gagal dibeli.

Banyak hal yang mendukung kamu untuk bisa beli rumah pertama. Ada Program Sejuta Rumah dari pemerintah dan bank yang bersedia mengucurkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Jadi, segera beli rumah pertama alias tidak menunda atau kamu akan kesulitan untuk memiliki properti pertama.

Situs properti Rumah123.com akan membahas mengenai sejumlah hal yang harus diperhatikan saat beli rumah pertama.

Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Beli Rumah Pertama

1. Hindari Bayar DP dari Uang Pinjaman Berbunga

Tentunya bisa dipahami kalau kegalauan kamu saat beli rumah pertama adalah masalah uang mukanya atau DP (down payment).

Tapi, saat ini banyak, perusahaan pengembang yang memberikan kemudahan soal uang muka ini.

Sebut saja kemudahan itu berupa uang muka bisa dicicil hingga beberapa kali atau bahkan ada pengembang yang tidak mengharuskan bayar DP.

Peringatan penting ya, kamu jangan pernah menggunakan uang pinjaman berbunga atau kredit tanpa agunan (KTA) sebagai uang muka. Apalagi jika mengandalkan pelunasan rumah dari KPR.

2. Banyak Biaya-biaya Lain Selain Cicilan KPR

Jangan mempertaruhkan seluruh gaji atau penghasilan untuk membayar cicilan KPR. Biasanya, bank memberikan batas DBR (debt burden ratio) antara 30-50% persen dari gaji.

Mungkin bank menyetujui permohonan KPR, tapi tetap saja kamu yang paling tahu kesanggupan finansial.

Jangan melewati batas toleransi kemampuan finansia untuk mencicil KPR. Ingat, mesti ada dana yang disediakan untuk mengantisipasi kebutuhan lain yang muncul saat membeli rumah pertama.

Kebutuhan tersebut yakni asuransi properti, pajak, kelengkapan perabotan, biaya renovasi kecil yang mungkin harus dilakukan, biaya pemeliharaan lingkungan.

Mungkin nilainya kecil-kecil saja, namun jika diakumulasikan, setiap bulannya bisa mencapai 50% dari jumlah cicilan KPR.

3. Proyeksi Pertumbuhan Nilai Rumah

Sebuah riset pasar merilis bahwa para first time home buyer atau pasangan muda yang beli rumah pertama mereka, rata-rata hanya bertahan selama 4 tahun di properti pertama.

Setelah itu, rumah pertama akan dijual dan mereka pindah ke rumah yang lebih besar. Hal ini masuk akal karena seiring bertambahnya anggota keluarga, keluarga membutuhkan rumah yang lebih luas.

Nah, buat kamu para pembeli rumah pertama, jangan malas mencari sebanyak mungkin informasi mengenai prospek pertumbuhan nilai rumah pertama yang dibeli.

Dengan begitu, kamu bisa menikmati keuntungan dari kenaikan harga rumah pertama alias memperoleh capital gain.

4. Cek Daftar Hitam Bank

Sebelum mengajukan KPR atau beli rumah pertama, ingat-ingat dulu apakah kamu dan pasangan pernah punya masalah kredit bank? Kredit macet misalnya.

Atau kamu menunggak bahkan ngemplang membayar tagihan kartu kredit. Bank punya rekam jejak soal aktivitas perbankan setiap individu.

Kalau kamu atau pasangan masuk ke dalam daftar hitam bank, sebaiknya tidak menempuh jalur KPR untuk membeli rumah pertamamu.

Sistem Informasi Debitur (SID) Bank Indonesia memberikan tenggang waktu transisi bagi para pengutang untuk membereskan kewajibannya sebelum boleh mengajukan pinjaman lagi.

Kamu bisa mengecek SLIK OJK (Sistem Layanan Informasi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan), untuk mengetahui status kredit.

Nah, itulah sejumlah hal yang harus dilakukan sebelum kamu memutuskan beli rumah pertama.

Jangan lupa membaca artikel Rumah123.com untuk mendapatkan berita, tips, atau panduan yang menarik mengenai properti, desain, hukum, hingga gaya hidup.

Laman ini juga memudahkan bagi para pencari properti, penjual properti, hingga sekadar mengetahui informasi, karena Rumah123.com memang #AdaBuat Kamu.

Saatnya kamu memilih dan mencari properti terbaik untuk tempat tinggal atau investasi properti, hanya di Rumah123.com dan 99.co.

Bagikan:
3672 kali