sikasep flpp mbr- rumah123.com Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Merilis Aplikasi Mobile Bernama Sistem Informasi KPR (Kredit Pemilikan Rumah) Subsidi Perumahan atau SiKasep. Generasi Milenial Bisa Lebih Mudah Mengakses KPR untuk Rumah Subsidi (Foto: Rumah123/Getty Images)

Pemerintah meluncurkan aplikasi untuk mencari rumah subsidi. Aplikasi ini hadir untuk meningkatkan penyaluran FLPP kepada konsumen MBR.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat merilis aplikasi mobile bernama Sistem Informasi KPR (Kredit Pemilikan Rumah) Subsidi Perumahan atau SiKasep pada pertengahan Desember 2019.

Aplikasi ini dihadirkan untuk menunjang dan meningkatkan penyaluran program pembiayaan perumahan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan atau FLPP kepada MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah).

Baca juga: Mau Tahu Cara Generasi Milenial Bisa Fokus dalam Menabung dan Berinvestasi

Pemerintah melalui Badan Layanan Umum Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (BLU PPDPP) akan menyalurkan dana FLPP sebesar Rp11 triliun pada 2020. BLU PPDPP merupakan lembaga di bawah Kementerian PUPR.

Laman berita online Tirto.id mengutip pernyataan Direktur Utama Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan Arief Sabaruddin. Arief menyatakan aplikasi mobil ini bisa diunduh atau download secara gratis melalui Google Play Store. Aplikasi ini berbasis operating system Android.

SiKasep Mempermudah Masyarakat Mengakses KPR Bersubsidi

SiKasep dihadirkan untuk meningkatkan kinerja BLU PPDPP dalam menyalurkan program pembiayaan rumah bersubsidi FLPP dengan lebih cepat, tepat, dan akuntabel.

Hal ini tentu memudahkan masyarakat berpenghasilan rendah dalam menemukan dan memilih rumah subsidi. Masyarakat bisa lebih mencari rumah subsidi melalui gadget atau gawai.

Aplikasi SiKasep ini tentunya selaras dengan fokus program pemerintah dalam penyelenggaraan pembiayaan perumahan bersubsidi yang lebih efisien dan efektif. Aplikasi ini akan memperhatikan kualitas bangunan rumah subsidi yang memanfaatkan teknologi informasi secara maksimal.

Baca juga: Kalau Aturan Bank Tidak Kaku, Generasi Milenial Bisa Beli Properti

Pemerintah bisa mengetahui kebutuhan ketersediaan hunian langsung dari masyarakat melalui SiKasep. Perusahaan pengembang dan bank pelaksana FLPP bisa memenuhi ketersediaan hunian sesuai yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Aplikasi ini bisa memberikan informasi backlog perumahan yang lebih akurat dan update. Data dan informasi yang terkait ketersediaan rumah subsidi juga tersedia.

Mereka yang menggunakan SiKasep akan terhubung dengan pemerintah, bank pelaksana, dan juga perusahaan pengembang. Koneksi ini menggunakan sistem host to host.

Baca juga: Mau Tahu Kenapa Generasi Milenial Susah Dapatkan KPR?

Arief menjamin keamanan aplikasi SiKasep ini. Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) telah melakukan sertifikasi terhadap SiKasep.

SiKasep Memang Diperuntukkan untuk Generasi Milenial

Pencarian rumah melalui aplikasi atau marketplace sebenarnya bukan hal baru. Namun, pencarian untuk rumah subsidi tentu menjadi hal baru.

Kehadiran SiKasep tentunya menjadi solusi tuntutan generasi milenial dalam mencari rumah. Kaum milenial terbiasanya menggunakan internet. Inovasi dalam bidang teknologi dan informasi ini bisa selaras dengan keinginan kaum milenial.

Saat ini, ada sekitar 81 juta generasi milenial yang belum memiliki rumah. Mereka merupakan target market potensial perumahan bagi perusahaan pengembang.

Baca juga: Generasi Milenial Kaya Raya Bidik Investasi Properti di Luar Negeri

Aplikasi ini berbasis koordinat, pengguna bisa mengajukan permohonan KPR subsidi seperti KPR Sejahtera FLPP atau lainnya kepada bank pelaksana yang diinginkan. Pemohon juga bisa mengecek status pengajuan KPR bersubsidi.

Bank pelaksana FLPP terdiri dari bank nasional, bank syariah, dan bank daerah. Kementerian PUPR telah menunjuk 37 bank pelaksana pada 2020.

Perusahaan pengembang yang sudah terdaftar diharapkan bisa memberikan kontribusi ke dalam sistem ini. Developer bisa memasok data perumahan secara lengkap mulai dari rumah yang sudah ada, sedang dibangun, dan direncanakan untuk dibangun.

Baca juga: Hanya Generasi Milenial yang Berani Beli Rumah Berhantu

Bagikan: 1187 kali