investasi properti di banten

Ruas Tol Kunciran-Serpong akhirnya dibuka. Potensi investasi properti di Banten khususnya Tangerang pun semakin menarik dan menjanjikan.

Presiden Joko Widodo meresmikan ruas Tol Kunciran-Serpong pada Jumat (6/12/2019) silam.

Peresmian ini dihadiri oleh sejumlah pejabat lainnya. Acara peresmian ini dilangsungkan di Gerbang Tol (GT) Parigi, Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Tol Kunciran-Serpong ini merupakan bagian dari JORR II (Jakarta Outer Ring Road) atau jalan lingkar luar menjadi koneksi sejumlah wilayah.

Nantinya, Jakarta dan penyangga lainnya seperti Bekasi, Depok, dan Tangerang akan terhubung oleh jalan tol lingkar luar.

JORR II ini akan menghubungkan Bandara Internasional Soekarno Hatta, sejumlah kota mandiri di Tangerang, hingga kawasan industri di Bekasi dan Cikarang.

Ruas tol ini diharapkan bisa mengurai kemacetan di JORR. Selain itu, ada alternatif akses bagi orang yang ingin menuju ke Tangerang, Bekasi, Depok, dan Bogor atau malah sebaliknya.

Akses transportasi tentunya akan membuat investasi properti di Banten semakin menarik. Keberadaan jalan tol biasanya ikut mendongkrak harga properti.

Investasi Properti di Kawasan Banten Akan Meningkat

Provinsi Banten khususnya Tangerang memiliki banyak kota mandiri dan juga proyek properti. Tangerang ini termasuk Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kabupaten Tangerang.

Sederetan kota mandiri berada di kawasan Serpong, Karawaci, hingga Cikupa atau Cisauk. Begitu juga dengan proyek properti seperti superblok atau apartemen.

Banten juga mempunyai sederetan kawasan industri. Bahkan, kawasan industri ini juga hadir hingga Cilegon.

Kehadiran tol terutama setelah diresmikannya ruas Tol Serpong-Kunciran memberikan banyak manfaat.

Tol akan mempercepat dan memperlancar konektivitas dari Banten ke Jakarta atau sebaliknya. Hal ini akan menghemat waktu dan juga BBM (bahan bakar minyak).

Kawasan industri di Jakarta dan Banten akan semakin terintegrasi. Distribusi logistik akan semakin lebih mudah dan lancar terutama distribusi barang melalui Pelabuhan Merak.

Semua ini akan mempercepat perekonomian Banten sebagai salah satu kawasan penyangga Jakarta.

Setelah 2020, potensi perkembangan wilayah Banten akan semakin menarik. Kalau kawasan industri dan bisnis berkembang, maka permintaan akan hunian juga meningkat.

Para pekerja akan berdatangan. Jumlah pekerja akan bertambah. Permintaan hunian juga bertambah. Tidak ketinggalan peluang untuk berinvestasi properti di Banten khususnya apartemen.

Kehadiran Jalan Tol Mempermudah Akses di Banten dan Jakarta

“Dengan telah beroperasinya JORR II ini, pilihan akses mudah untuk menuju wilayah kami," ujar General Manager Skandinavia Apartment Hene Putro.

"Belum lagi ruas jalan Tol JORR II lainnya yang juga akan segera dibuka yakni ruas Serpong-Cinere dan Kunciran-Cengkareng yang mencakup hingga Batu Ceper yang berjarak hanya 10 menit dari Skandinavia Apartment,” lanjutnya

“Potensi macet akan jauh berkurang dan membuka minat lebih banyak untuk destinasi ke wilayah Banten khususnya Tangerang,” katanya lagi.

Keberadaan infrastruktur tidak boleh dianggap remeh. Saat MRT (Mass Rapid Transit/Moda Raya Terpadu) Jakarta mulai beroperasi, harga permintaan tanah mulai naik.

Setelah JORR I beroperasi beberapa waktu silam, harga tanah di kawasan TB Simatupang juga terdongkrak naik.

Keberadaan akses transportasi memang ikut mengangkat harga properti di sebuah kawasan, seperti halnya potensi investasi properti di Banten.

Jangan lupa membaca artikel Rumah123.com untuk mendapatkan berita, tips, atau panduan yang menarik mengenai properti, desain, hukum, hingga gaya hidup.

Saatnya kamu memilih dan mencari properti terbaik untuk tempat tinggal atau investasi properti seperti Fashion Showroom PIK 2.

Bagikan:
1280 kali