jenis atap

Ada banyak jenis atap yang dikenal selama ini. Setiap atap memiliki kelebihan dan kekurangan, untuk itu pilih atap sesuai kebutuhan rumah. 

Saat ini, kamu mengenal berbagai jenis atap yang digunakan untuk bangunan terutama untuk rumah. 

Atap tidak hanya untuk menutup bagian atas rumah, namun juga menjadi bagian eksterior yang mempercantik rumah. 

Fasad rumah akan terlihat cantik dengan pilihan pagar rumah, warna cat dinding eksterior, dan atap yang sesuai. 

Selain itu, atap juga harus bisa melindungi penghuni rumah dari hujan, panas, dan juga bencana yang bisa terjadi. 

Atap harus bisa menahan curah hujan yang tinggi, panas matahari yang menyengat, angin kencang, salju, asap, dan lainnya. 

Situs properti Rumah123.com akan menjelaskan sejumlah jenis atap yang dikenal oleh orang selama ini. 

Jenis-Jenis Atap 

1. Genteng Tanah Liat 

Jenis atap ini yang paling mudah ditemukan terutama di Jawa, orang memang menggunakan genteng tanah liat. 

Genteng tanah liat mudah didapatkan, cukup kuat, tahan lama terhadap cuaca, meski mudah juga berjamur. 

2. Genteng Keramik 

Genteng keramik ini mempunyai tampilan yang cantik karena memiliki lapisan atas yang terlihat licin. 

Material utama genteng ini adalah tanah liat yang kemudian diberikan lapisan pewarna glasur sehingga mengkilap. 

3. Atap Kaca 

Atap kaca ini memang seperti skylight atau plafon kaca yang dipasang agar ruangan mendapatkan sinar matahari. 

Kalau mau memasangnya, pertimbangkan kalau rumah bisa menjadi panas karena sinar matahari yang masuk bisa lebih banyak. 

4. Atap Metal 

Jenis atap rumah ini berbentuk seperti lembaran seng, bentuknya memang sederhana namun cukup kuat. 

Atap metal ini terbuat dari baja lapis ringan yang kuat dan juga tidak membutuhkan rangka banyak saat memasang. 

5. Atap Seng 

Jenis atap ini memang terbilang murah, kamu bisa menjumpainya kalau melihat warung di pinggir jalan. 

Atap seng ini cukup kuat, namun memang berisik ketika terkena angin atau ketika hujan turun deras. 

6. Atas Asbes 

Salah satu jenis atap yang juga terbilang murah dan cukup kuat, namun memang dianggap berbahaya bagi kesehatan. 

Untuk memasang atap ini juga relatif mudah, selain itu atap ini juga tidak menyerap panas seperti juga halnya atap seng.

7. Atap Sirap 

Jika kamu ingin memiliki rumah berbentuk pendopo atau joglo, maka pilihan jenis atap yang tepat adalah atap sirap. 

Atap sirap ini memang lebih cocok untuk bangunan tradisional, jenis atap lainnya tentu tidak cocok.

8. Atap Beton 

Atap beton memiliki kekuatan yang baik jika dibandingkan dengan genteng tanah liat, begitu juga dari segi penampilan. 

Jika kamu memiliki rumah dengan desain modern minimalis, maka jenis atap ini bisa menjadi pilihan. 

9. Atap Rumbia 

Seperti halnya atap sirap, jenis atap ini memang cocok kalau rumah kamu bernuansa alam dan tradisional. 

Atau kamu ingin memiliki gazebo atau saung tradisional di salah satu sudut rumah, gunakan saja atap rumbia ini. 

10. Atap Ijuk 

Jenis atap ini juga cocok untuk hunian bernuansa pedesaan atau tradisional, sementara atap lainnya tidak sesuai.

Atap ijuk yang terbuat dari tanaman aren ini bisa memberikan kesan alami dan kesejukan bagi hunian.

11. Atap Beton Cor 

Jika kamu memiliki rumah lebih dari satu lantai, biasanya akan membuat atap beton cor pada beberapa bagian hunian. 

Biasanya, atap beton cor ini dimanfaatkan untuk taman, area servis seperti menjemur pakaian, hingga tempat berkumpul. 

Hmm, sebenarnya, masih ada sejumlah jenis atap rumah lainnya, kamu bisa memilih yang sesuai kebutuhan. 

Situs properti Rumah123.com selalu menghadirkan artikel-artikel menarik mengenai rumah dan jenis material. 

Sudah tahu mengenai Parayasa di Bogor, hunian tapak ini bisa menjadi pilihan bagi kamu yang mencari rumah di kawasan Parung Panjang, Bogor. 

Baca juga: 17 Inspirasi Atap Dak | Manfaatkan Untuk Taman Atau Tempat Berkumpul

Bagikan:
4034 kali