OK

Mau Tahu Kenapa Selalu Ada Kembang Api dan Barongsai Saat Imlek? Tidak Hanya Untuk Mengusir Roh Jahat

29/01/2022 by Dodiek Dwiwanto

barongsai

(Foto: Rumah123/News.com.au)

Kenapa selalu ada kembang api dan barongsai saat Imlek? Yuk, cari tahu dalam penjelasan artikel ini biar tidak bingung lagi, simak bersama ulasannya.

Imlek atau perayaan Tahun Baru China mempunyai sejumlah tradisi. Beberapa di antaranya adalah barongsai dan juga kembang api. 

Selain itu, ada sejumlah tradisi lainnya seperti makan malam bersama keluarga besar, memberikan angpau dalam amplop merah.

Tradisi lainnya adalah menyalakan kembang api dan petasan, memakai baju baru, hingga memasang dekorasi Imlek berwarna merah.

Dalam perayaan Tahun Baru China pasti ada tarian barongsai. Ada dua penari yang memeragakan tari tersebut, satu orang menjadi kepala naga sementara satunya menjadi ekor naga.

Sebenarnya, tari ini bisa dikatakan merupakan kombinasi antara hiburan dan bela diri. Hal ini bisa dilihat saat para penari melakukan tarian.

Tari barongsai merupakan simbol kebahagiaan dan keberuntungan. Mereka yang menyaksikan tarian ini akan memberikan angpau kepada penari.

Pemberi berharap berkah dari angpau tersebut. Selain itu, kehadiran tarian ini juga untuk mengusir roh jahat.

Tradisi Barongsai dan Kembang Api Saat Imlek

Selain tari barongsai, kayaknya Imlek tidak lengkap tanpa kembang api dan petasan. Ada beberapa negara yang melarang penggunaan kembang api dan petasan karena masalah keamanan.

Namun, masih banyak negara yang memperbolehkan penggunaan kembang api dan petasan lantaran merupakan bagian dari perayaan Tahun Baru China.

Tradisi menyalakan petasan atau kembang api bermula dari mitos Nian atau setan. Nian hanya dapat ditakuti dengan suara keras dari kembang api dan petasan.

Mahluk jahat Nian inilah yang menjadi awal dari perayaan Tahun Baru China. Dahulu kala, Nian bakal memakan semua penduduk desa terutama anak-anak.

Suatu waktu, seluruh penduduk memilih bersembunyi. Cuma seorang pria tua yang memilih tidak melakukannya. Dia malah memasang petasan.

Ketika penduduk desa kembali, mereka mendapati pria itu baik-baik saja. Sejak itu, saat Tahun Baru China tiba, penduduk akan menyalakan petasan dan kembang api untuk menakuti Nian.

Hmm, ternyata kehadiran kembang api memang mirip ya dengan barongsai, untuk menakuti roh jahat.

Tidak hanya itu, penduduk juga mengenakan pakaian berwarna merah, memasang lampion merah, serta memasang pita warna merah di pintu dan jendela.

Nah, itulah tradisi barongsai dan kembang api saat Imlek, masih banyak tradisi lainnya saat perayaan Tahun Baru China.

Jangan lupa membaca artikel Rumah123.com untuk mendapatkan berita, tips, atau panduan yang menarik mengenai properti, desain, hukum, hingga gaya hidup.

Laman ini juga memudahkan bagi para pencari properti, penjual properti, hingga sekadar mengetahui informasi, karena Rumah123.com memang #AdaBuat Kamu.

Saatnya kamu memilih dan mencari properti terbaik untuk tempat tinggal atau investasi properti, hanya di Rumah123.com dan 99.co.


Tag: ,


Dodiek Dwiwanto

Dodiek Dwiwanto

Penulis sekaligus Editor Rumah123.com. Hobi menonton tayangan desain rumah dan gaya hidup di HGTV saat senggang.

Lagi mencari tahu dan belajar soal investasi saham properti dan crowdfunding. Siapa tahu jadi investor.