OK
Dijual
Disewa
Properti Baru
Panduan

Konsep Berpikir Diakronik. Lengkap dengan Definisi, Ciri, dan Contohnya!

08 Agustus 2023 · 5 min read Author: Emier Abdul Fiqih P

konsep berpikir diakronik

konsep berpikir diakronik | sumber: shutterstock.com

Supaya kamu bisa memahami lebih jauh soal pelajaran sejarah, kamu wajib mengetahui konsep berpikir diakronik. Simak informasi selengkapnya pada artikel yang kami rangkum di bawah ini!

Sejarah adalah ilmu pengetahuan yang memuat peristiwa di masa lampau yang disusun secara sistematis agar teruji kebenarannya.

Dalam memahami peristiwa yang terjadi, ada dua cara berpikir yang digunakan.

Salah satunya adalah cara berpikir diakronik.

Lantas, apa sih definisi, ciri, hingga contoh cara berpikir ini?

Cari tahu jawabannya dengan membaca tuntas artikel berikut ini!

Apa Itu Konsep Berpikir Diakronik?

apa itu konsep berpikir diakronik

ilustrasi contoh peristiwa diakronik, apa itu diakronik

Secara etimologi, diakronik berasal dari bahasa Yunani, yakni “dia” yang berarti ‘melalui’ atau ‘melintas’ dan ‘chronicus’ yang artinya “waktu”.

Sementara dalam KBBI, diakronik atau diakronis adalah hal yang berkenaan dengan melihat perkembangan sepanjang waktu dan bersifat historis.

Dengan begitu, bisa disimpulkan jika konsep berpikir diakronik dalam sejarah adalah berpikir kronologis atau urutan dalam menganalisis sebuah peristiwa.

Kronologis yang dimaksud adalah catatan kejadian-kejadian yang diurutkan sesuai dengan waktu kejadiannya.

Ciri Ciri Konsep Berpikir Diakronik

Cara berpikir diakronik mempunya ciri-ciri yang membedakannya dengan sinkronis seperti:

  • penjelasan bersifat vertikal dan runut,
  • menekankan proses durasi,
  • cakupan pembahasan lebih luas,
  • mengurai kajian pada satu peristiwa,
  • fokus pada kronologis,
  • mengkaji kesinambungan antara satu peristiwa dengan peristiwa lain, dan
  • terdapat konsep perbandingan.

Contoh Berpikir Diakronik

Dalam menerapkan cara berpikir diakronik, kamu setidaknya memerlukan dua unsur, yakni kronologis dan periodisasi.

Berikut adalah pembahasan dan contoh berpikir diakronik kronologis dan periodisasi.

1. Unsur Kronologis

contoh konsep berpikir diakronik kronologis

ilustrasi contoh diakronik, pengertian diakronik

Unsur kronologis adalah unsur yang menganalisis suatu peristiwa sejarah yang berlangsung secara teratur, mulai dari segi proses dan waktu kejadian.

Contohnya adalah periode zaman praaksara ke zaman aksara.

Kajian diakronis ini akan membahas sejarah dari manusia belum mengenal tulisan hingga penemuan aksara.

Contoh kajian unsur kronologis adalah periode sejarah politik.

Dalam unsur tersebut, bahasannya akan mencakup peristiwa politik yang terjadi dari zaman orde lama sampai orde baru.

2. Unsur Periodisasi

contoh konsep berpikir diakronik periodisasi

ilustrasi contoh diakronik, pengertian diakronik

Unsur periodisasi adalah unsur yang menganalisis peristiwa sejarah yang berlangsung secara runut dari berbagai peristiwa tertentu di masa lalu.

Contoh dari kajian unsur ini adalah pembahasan mengenai pertempuran Surabaya yang terjadi dari 27 Oktober sampai 20 November 1945.

  • 25 Oktober 1945 – Tentara Inggris yang membonceng tentara NICA Hindia Belanda datang ke Surabaya.
  • 27 Oktober 1945 – Terjadi insiden perobekan bendera Belanda pada bagian warna birunya di Hotel Yamat0. Pada tanggal ini, meletus juga pertempuran pertama melawan tentara Inggris.
  • 29 Oktober 1945 – Pihak Indonesia dan Inggris melakukan gencatan senjata.
  • 30 Oktober 1945 – Gencatan senjata tidak bertahan lama. Terjadi bentrokan hingga Brigjen Aubertin Walter Sothern Mallaby, komandan brigade Infanteri India ke-49 tewas terbunuh.
  • 10 November 1945 – Brigjen Mallaby diganti Jenderal Eric Carden Robert Mansergh. Ia mengultimatum dan meminta Indonesia menyerahkan senjata serta menghentikan perlawanan.
  • 10 November 1945 – Ultimatum dari Jenderal Eric diabaikan masyarakat Surabaya. Tentara Inggris melakukan serangan secara besar-besaran.

Perbedaan Sinkronik dan Diakronik

Setelah memahami apa itu konsep berpikir diakronik, kamu juga harus mengetahui perbedaannya dengan konsep sinkronis.

Secara singkat, cara berpikir diakronik adalah cara berpikir yang disusun secara urut dan sesuai dengan kronologisnya.

Sementara pendekatan sinkronis hanya mengandalkan pemikiran yang luas dalam aspek ruang, tetapi terbatas dalam segi waktu.

Oleh karenanya, cara berpikir ini lebih berfokus pada aspek seperti penyebab, dampak, tokoh, dan tempat.

Kesimpulannya adalah inilah beberapa perbedaan sinkronik dan diakronik.

  • Pendekatan diakronis menekankan pada segi waktu, sedangkan sinkronis tidak terlalu fokus pada aspek waktu.
  • Pendekatan diakronis membantu peneliti berpikir secara kronologis, sedangkan pendekatan sinkronis hanya mengandalkan cara berpikir yang luas dalam aspek ruang.

FAQ Konsep Berpikir Diakronik

Apa saja contoh berpikir diakronik?

Salah satu contoh berpikir diakronik adalah pembahasan mengenai pertempuran Surabaya yang terjadi dari 27 Oktober sampai 20 November 1945.

  • 25 Oktober 1945 – Tentara Inggris yang membonceng tentara NICA Hindia Belanda datang ke Surabaya.
  • 27 Oktober 1945 – Terjadi insiden perobekan bendera Belanda pada bagian warna birunya di Hotel Yamat0. Pada tanggal ini, meletus juga pertempuran pertama melawan tentara Inggris.
  • 29 Oktober 1945 – Pihak Indonesia dan Inggris melakukan gencatan senjata.
  • 30 Oktober 1945 – Gencatan senjata tidak bertahan lama. Terjadi bentrokan hingga Brigjen Aubertin Walter Sothern Mallaby, komandan brigade Infanteri India ke-49 tewas terbunuh.
  • 10 November 1945 – Brigjen Mallaby diganti Jenderal Eric Carden Robert Mansergh. Ia mengultimatum dan meminta Indonesia menyerahkan senjata serta menghentikan perlawanan.
  • 10 November 1945 – Ultimatum dari Jenderal Eric diabaikan masyarakat Surabaya. Tentara Inggris melakukan serangan secara besar-besaran.

Apa itu konsep berpikir diakronik dan sebutkan salah satu contohnya?

Konsep berpikir diakronik dalam sejarah adalah berpikir kronologis atau urutan dalam menganalisis sebuah peristiwa.

Contohnya adalah perkembangan Budi Utomo di Solo dari tahun 1908 hingga 1939.

Bagaimanakah konsep berpikir diakronik dan sinkronik?

Konsep berpikir diakronik adalah cara berpikir yang disusun secara urut dan sesuai dengan kronologisnya.

Sementara pendekatan sinkronis hanya mengandalkan pemikiran yang luas dalam aspek ruang, tetapi terbatas dalam segi waktu.

Mengapa konsep berpikir diakronik?

Tujuan konsep berpikir diakronik adalah untuk mengajarkan pembaca mengenai cara berpikir secara kronologis dan juga berurutan.

***

Semoga artikel cara dan contoh peristiwa diakronik di atas dapat bermanfaat, ya!

Cek secara berkala artikel pelajaran hanya di artikel.rumah123.com dan Google News kami, ya!

Yuk, akses Rumah123.com untuk dapatkan beragam pilihan properti terbaik, karena kami selalu #AdaBuatKamu.


Tag: , , ,


Emier Abdul Fiqih P

Content Writer

Menjadi penulis di 99 Group sejak 2022 yang berfokus pada artikel properti, gaya hidup, dan teknologi. Lulusan S2 Linguistik UPI ini sempat berprofesi sebagai copy editor dan penyunting buku. Senang menonton film dan membaca novel di waktu senggang.
Selengkapnya

IKLAN

Tutup iklan
×

SCROLL UNTUK TERUS MEMBACA