OK
Dijual
Disewa
Properti Baru
Panduan

Mengupas Tren Arsitektur Biofilik di Tahun 2024. Hadirkan Nuansa Alami pada Hunian!

27 Februari 2024 · 4 min read Author: Nik Nik Fadlah · Editor: M. Iqbal

arsitektur biofilik di rumah

Arsitektur biofilik disebut menjadi konsep yang akan tren di tahun 2024. Lantas, apa sebenarnya yang dimaksud dengan desain biofilik? Ketahui penjelasan lengkapnya di bawah ini, yuk!

Biofilik menjadi salah satu arsitektur atau desain hunian yang diprediksi akan tren di tahun 2024.

Jika dibandingkan dengan desain lain, sebut saja rumah minimalis, biofilik memiliki keunikannya tersendiri.

Pasalnya, biofilik adalah konsep yang menekankan hubungan antara manusia, bangunan, dan alam sehingga rumah pun dapat terasa lebih hidup dan dinamis.

Menurut arsitek Nawakarya Griya Tjipta, Yunus Dharmawan, biofilik sejatinya menjadi desain yang tak lekang oleh zaman.

Pasalnya, pendekatan biofilik selalu menjadi pendekatan yang sesuai dari masa ke masa karena keterikatan manusia, bangunan, dan alam selalu punya cara berinteraksi satu sama lain.

Nah, untuk mengenal lebih jauh mengenai arsitektur biofilik, simak hasil wawancara eksklusif tim redaksi 99 Group dalam program Kata Ahli bersama Yunus di bawah ini, yuk!

Apa Itu Arsitektur Biofilik?

pendekatan arsitektur biofilik

Sumber: Instagram/@adyputra

Berdasarkan penjelasan Yunus, desain biofilik adalah konsep yang digunakan dalam industri arsitektur maupun interior bangunan untuk meningkatkan konektivitas penghuni dengan lingkungan alam.

Cara meningkatkan konektivitas tersebut melalui pemanfaatan komponen alam di dalam rumah, baik secara langsung ataupun tidak langsung.

Kehadiran komponen alam ke dalam ruangan dapat memperbanyak interaksi hunian dengan area luar. Hal inilah yang menjadi salah satu daya tarik utama dari desain biofilik.

“Arsitektur biofilik merupakan konsep yang menekankan adanya hubungan antara manusia, bangunan dan alam dengan menghadirkan alam ke dalam ruangan. Jadi, jelas banyak penekanan interaksi terhadap area luar sebuah hunian sehingga output desain yang dihadirkan pun memiliki bukaan bukaan yang cukup.” jelas Yunus kepada tim redaksi 99 Group.

Menurut Yunus, merupakan hal yang wajar jika desain biofilik akan menjadi tren di tahun 2024.

Pasalnya, di zaman sekarang ini keterikatan manusia dengan alam tidak bisa dipisahkan.

“Saya merasa di zaman saat ini keterikatan manusia dengan alam tidak bisa dipisahkan, dan pendekatan desain yang terkait dengan ruang luar harus selalu bisa terkoneksi dan bisa memberikan jawaban terhadap permasalahan kenyamanan penghuninya.” lanjut arsitek yang pernah ikut andil dalam proyek Summarecon Bandung ini.

Manfaat Menerapkan Arsitektur Biofilik pada Rumah

desain biofilik

Sumber: Freepik/Wirestock

Penerapan arsitektur biofilik pada hunian bisa memberikan sejumlah manfaat bagi penghuni rumah.

Menurut Yunus, beberapa manfaat yang bisa didapatkan ketika menerapkan desain ini di rumah:

  • Pencahayaan alami dapat lebih banyak masuk ke dalam rumah.
  • Vegetasi atau tanaman hias yang dihadirkan secara tidak langsung dapat mengurangi polusi udara dan suara.
  • Komponen alam yang ada di dalam rumah juga bisa menjadi buffer (penyangga) terhadap sinar matahari.

Arsitektur Biofilik Cocok Diterapkan di Indonesia

arsitektur biofilik untuk rumah

Sumber: Freepik/Freepik

Di Indonesia sendiri, ada beberapa desain hunian yang sering kita temui, seperti desain minimalis, industrial, Scandinavian, Japandi, hingga American Style.

Desain-desain tersebut terbukti cocok diterapkan di Indonesia.

Namun, bagaimana dengan arsitektur biofilik, apakah juga dapat digunakan di rumah-rumah Indonesia?

Yunus menegaskan bahwa desain biofilik sangat cocok diterapkan di Indonesia. Terlebih lagi, Indonesia memiliki iklim tropis.

Komponen alam yang digunakan dalam desain ini tentunya dapat membuat hunian terasa lebih sejuk.

“Pada Hakikatnya keterkaitan manusia dengan alam tidak bisa dipisahkan walaupun dalam bentuk sebuah medium yang disebut rumah. Apakah cocok untuk di Indonesia? Menurut saya pribadi untuk di Indonesia dengan iklim tropis yang Indonesia miliki sangatlah cocok.” tutup Yunus.

***

Itulah informasi seputar arsitektur biofilik untuk hunian.

Semoga bermanfaat ya, Property People!

Baca juga ulasan lain mengenai kabar properti hanya di artikel.rumah123.com.

Jika kamu sedang mencari rumah impian di kawasan Bogor, bisa mengecek selengkapnya dalam laman Rumah123.

Mau ngobrolin properti tapi bingung di mana? Tenang, sekarang kamu bisa berbincang-bincang soal properti di Teras123.

Tak hanya mengajukan pertanyaan, kamu juga bisa mendapatkan informasi lain seputar pengajuan rumah karena #SemuaAdaDisini!


Tag: , ,


Nik Nik Fadlah

Content Writer

Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Pasundan yang kini menjadi penulis di Rumah123 dan Berita 99. Memiliki pengalaman menulis di bidang kesehatan, gaya hidup, fashion, teknologi, pendidikan, hingga properti. Hobi membuat digital collage art.
Selengkapnya

IKLAN

Tutup iklan
×

SCROLL UNTUK TERUS MEMBACA