maling rumah

Bagi yang sering meninggalkan rumah, ada tips menghadapi maling rumah. Salah satunya menyimpan barang berharga di kamar anak. 

Kamu biasa pergi dinas luar kota atau dinas luar negeri dan meninggalkan rumah dalam keadaan kosong dalam waktu lama.

Atau kamu terbiasa mudik saat Hari Raya Idul Fitri atau Natal untuk menjenguk orang tua atau mertua. 

Bisa juga kamu memang meluangkan waktu untuk berlibur bersama keluarga saat liburan sekolah anak. 

Saat kamu meninggalkan rumah dalam waktu lama ataupun kamu pergi meninggalkan rumah, ada peluang untuk maling rumah untuk datang. 

Selain itu, maling rumah juga bisa beraksi saat kamu dan keluarga sedang tidur nyenyak di malam hari.

Pastinya kamu sering membaca berita online atau melihat tayangan di televisi kalau banyak maling rumah beraksi saat rumah kosong. 

Saat pemilik rumah pergi bekerja, berlibur, atau pergi ke luar kota, maling rumah mulai melancarkan aksinya. 

Maling rumah alias pencuri bisa beraksi di mana saja dan kapan saja, tidak peduli kamu tempat tinggal kamu. 

Walaupun kamu tinggal di kompleks dengan keamanan 24 jam atau sudah memasang piranti keamanan. 

Masih ingat kan dengan maling yang beraksi di perumahan mewah Alam Sutera beberapa waktu lalu. 

Maling rumah juga pintar lho, mereka juga mempelajari situasi kapan kompleks perumahan sepi atau penjaga lengah.

Ingat ya, maling biasanya mengambil barang tanpa sepengetahuan kamu dan tidak melakukan kekerasan. 

Jika mereka melakukannya secara terang-terangan, mereka adalah perampok yang beraksi dengan kekerasan. 

Memahami Cara Kerja Maling Rumah 

maling rumah

Hmm, kalau membaca sub judulnya mungkin kamu langsung mengernyitkan dahi, tapi sebenarnya harus dipahami cara kerja maling rumah. 

Setelah maling rumah “sukses” masuk ke dalam hunian kamu, biasanya mereka masuk ke dalam kamar tidur atau ruang kerja jika ada.

Kenapa begitu? Karena biasanya di sini kamu menyimpan uang, surat berharga, benda elektronik, emas, dan lainnya. 

Maling rumah bisa mendapatkan semua benda berharga dalam satu tempat di ruang tidur atau ruang kerja.

Uang, emas, laptop, tablet, smartphone, stik golf, drone, piranti mainan seperti Xbox atau PlayStation, jam tangan, sneaker, atau tas mewah bisa dengan mudah dibawa. 

Sementara kalau surat berharga biasanya masih aman lantaran kebanyakan maling memang hanya mengincar barang yang mudah dijual. 

Barang lainnya seperti mobil, motor, atau sepeda juga bisa menjadi incaran apalagi kalau akses untuk membawa kabur memang mudah. 

Menyimpan di Kamar Anak Jadi Cara Agar Barang Tidak Diambil Maling Rumah 

maling rumah

Situs Reader’s Digest pernah melansir mengenai tips agar maling rumah tidak berhasil mengambil barang berharga. 

Tips ini diketahui dari maling itu sendiri, tetapi, masuk akal ya karena maling lebih pakar dari ahli kriminologi itu sendiri.

Menurut para maling dan pencuri, mereka jarang sekali untuk memasuki kamar tidur anak, mau tahu kenapa?

Maling rumah merasa tidak ada banyak berharga di kamar anak kecuali laptop, tablet, game console.

Nah, kalau sudah begini, mungkin kamu bisa berpikir untuk menyembunyikan benda berharga di kamar anak. 

Mungkin di bawah ranjang, lemari buku, lemari pakaian, atau tempat penyimpanan mainan. Mudah-mudahan maling rumah tidak membaca tulisan ini ya.

maling rumah

Tips Mencegah dan Mengantisipasi Maling Rumah Masuk 

1. Selalu Memasang Sistem Kunci Ganda 

Pasang kunci ganda pada pintu dan jendela, pencuri biasanya masuk melalui salah satu akses ini atau kalau perlu pemilik rumah bisa memasang teralis.

2. Menggunakan Teknologi Pintar 

Pemilik rumah bisa memasang CCTV, alarm, hingga alat yang mengatur lampu menyala dan mati secara otomatis.

3. Memasang Lampu pada Area Tertentu di Luar Rumah

Saat meninggalkan rumah di malam hari, area halaman akan terlihat terang benderang sehingga pencuri berpikir untuk beraksi. 

Maling rumah akan berpikir ulang untuk melakukan aksinya karena takut ketahuan atau terlihat tetangga pemilik rumah.

4. Menyimpan Barang di Safe Deposit Box 

Kalau kamu memang memiliki barang berharga seperti emas batangan dalam jumlah banyak, lebih baik menyimpan di safe deposit box

Daripada kamu menyesal kehilangan, lebih baik melakukan tindakan pencegahan untuk menyimpan emas di tempat yang aman. 

5. Memberitahu Tetangga, Petugas Keamanan, dan Pengurus RT

Kalau pergi dalam waktu lama, beritahu tetangga, petugas keamanan, dan pengurus RT agar mereka mengetahui jika pemilik rumah memang pergi.

Jadi saat ada orang yang tidak dikenal berada di pintu pagar, mereka bisa ikut menjaga keamanan rumah. 

6. Tidak Mengunci Pintu dari Luar 

Kalau kamu pergi dari rumah, jangan membiasakan diri untuk mengunci pintu pagar dari luar, tetapi dari dalam. 

Hal ini mungkin sedikit sulit, namun maling rumah biasanya sudah mengetahui kalau pemilik rumah sedang tidak berada di tempat. 

7. Tidak Menyalakan Lampu Teras Pada Siang Hari 

Maling rumah biasanya sudah tahu kalau ada lampu di teras pada siang hari, mereka sudah tahu kalau pemilik tidak ada di rumah. 

8. Tidak Meletakkan Barang Berharga yang Menarik Perhatian di Teras 

Maling rumah biasanya melakukan riset singkat dengan melihat keadaan rumah seperti teras rumah. 

Jangan biasakan menaruh sepeda lipat, sneaker, atau barang berharga di teras, maling rumah sangat terampil. 

Mereka bisa mengambil barang dengan cepat dan tanpa diduga, jadi kamu memang harus lebih pintar. 

Semoga tips ini bisa membuat hunian kamu aman dari bidikan maling rumah, waspada selalu setiap saat. 

Laman properti Rumah123.com selalu menyajikan artikel mengenai rumah dan tips tentang gaya hidup.

Baca juga: Waspada Modus Pencuri Rumah Kosong Plus Cara Aman Anti Maling

Bagikan:
8360 kali