lantai tradisional oki tatami Sumber: Pexels.

Tikar tatami Jepang adalah alas lantai tradisional yang unik berasal dari Negeri Sakura.

Dibuat dengan anyaman jerami, tikar ini merupakan elemen kunci dari arsitektur tradisional Jepang.

Meski begitu, banyak rumah modern Jepang memiliki setidaknya satu area tatami yang dapat digunakan sebagai ruang duduk atau sebagai kamar tidur.

12 Fakta Menarik Tikar Tatami Jepang

Berikut adalah berbagai fakta seputar tikar tatami yang perlu kamu ketahui jika memasuki ruangan tradisional Jepang.

1. Tatami Terbuat dari Rumput Igusha

Tikar tatami terbuat dari bahan rumput alang-alang yang disebut igusha dan kain. Alang-alang ini ditenun, dan kain digunakan untuk menutupi ujung anyaman.

Kamar tidur tradisional Jepang yang disebut washitsu selalu menggunakan tatami sebagai alas lantainya.

Tikar tatami yang masih baru berwarna hijau, tetapi seiring bertambahnya usia, warnanya menjadi kuning.

2. Awalnya Tikar Tatami Berasal dari Tumpukan Jerami

rumah tradisional jepang lantai tatami Sumber: tsunagujapan.com

Asal usul jenis tikar tatami yang digunakan saat ini dimulai pada periode Heian. Tumpukan jerami menjadi lebih tebal, dan jumlah ukuran menjadi standar.

Pada periode Muromachi, dengan diperkenalkannya arsitektur yang disebut shoindukuri, semua kamar berlantai tikar tatami.

Pada periode Edo, tikar tatami adalah bagian penting dari arsitektur Jepang.

Sekarang kamu bahkan akan menemukan tikar tatami di Starbucks Jepang hari ini!

3. Tatami Modern Dibuat Mesin

Daerah Kumamoto, Hiroshima, Okayama, Fukuoka, dan Kouchi terkenal dengan tumbuhnya semak igusha yang menjadi tempat pembuatan tikar.

Untuk membuat satu tikar tatami, digunakan sekitar 4.000 hingga 7.000 lembar alang-alang.

Saat ini, mesin dapat menyelesaikan proses menenun dalam waktu sekitar satu setengah jam.

4. Tatami Standar Berukuran 91cm x 182 cm

alas lantai tikar jepang tatami Sumber: Pixta.

Tikar tatami standar juga memiliki 2 jenis yang berbeda yaitu, satu jenis dengan rasio 2:1, dan satu lagi yang berukuran setengah dari itu.

Tikar tatami dibuat agar sesuai dengan ruangan, bukan sebaliknya. Jadi meskipun ada ukuran standar, ini bukan satu-satunya pilihan.

5. Tatami Terdiri dari 3 Bagian

Ada tiga bagian dalam tikar tatami Jepang, yaitu:

Tatami-doko adalah bagian dalam tatami. Secara tradisional diisi dengan jerami padi terkompresi, tetapi sekarang sering memakai serpihan kayu.

- Tatami-omote adalah permukaan tatami. Ini adalah anyaman alang-alang kering yang ditenun dengan halus. Benang rami atau kapas sebagai benang tenunnya.

- Tatami-fuchi adalah tepi tikar tatami. Kain dililitkan di ujung tikar tatami untuk menyembunyikan ujung area anyaman. Gambar di atas adalah contoh pola tatami-fuchi yang berbeda.

6. Ada 4 Ukuran Tatami

ukuran tatami Sumber: Wikimedia Commons.

Biasanya, tikar tatami dipesan agar sesuai dengan ukuran ruangan. Selain itu, ada 4 ukuran standar; Kyouma, Chuukyouma, Edoma, dan Danchima.

7. Dua Cara Menempatkan Tatami

Ada dua cara paling sering dipakai untuk menyusun tikar tradisional Jepang ini, yaitu:

Shyugi Shiki adalah cara paling populer yang dilakukan di rumah sederhana. Tikar Tatami ditempatkan sedemikian rupa sehingga 4 sudut Tatami tidak berkumpul di satu tempat.

- Fushyugi Shiki digunakan untuk acara khusus seperti pemakaman. Ini adalah kebiasaan untuk menghindari nasib buruk.

8. Membersihkan Tikar Tatami Menggunakan Penyedot Debu

vacuum cleaner tatami Sumber: tsunagujapan.com

Tikar tatami sangat rentan terhadap kelembaban.

Jika kamu meninggalkan tikar tatami di lingkungan yang lembab, jamur akan mulai tumbuh.

Untuk menghindari hal ini, pembersihan harian dapat dilakukan dengan penyedot debu dengan mode khusus, atau pel lantai khusus.

Apabila tikar tatami tidak bisa dibersihkan dan menguning, tikar akan dibalik, atau diganti dengan yang baru.

Rentang ketahanan tikar tatami rata-rata adalah sekitar 5 hingga 6 tahun.

9. Wajib Lepas Sepatu kalau Masuk ke Ruang Tatami

Merupakan kebiasaan untuk melepas sepatu di Jepang saat memasuki ruangan dengan lantai kayu keras atau tikar tatami.

Sepatu sangat dilarang menginjak tikar tatami, karena dapat merusak anyaman.

10. Etika Duduk di Atas Tikar Tatami

posisi duduk seiza tatami Sumber: Pixta.

Di ruang duduk tatami, ada etika cara duduk yang dianggap sopan santun, misalnya saat tamu sedang berkunjung.

Posisi bersila dianggap lebih kasual.

Seiza adalah cara paling formal untuk duduk di atas tikar tatami.

Kamu menekuk kaki dan duduk di atasnya, dengan kaki disilangkan di bawah pantat.

Posisi seiza ini seperti duduk di antara dua sujud ketika salat.

11. Tikar Tatami Bisa Digunakan di Rumah Modern Tipe Barat.

Lantai tatami ini disebut Unit Tatami atau Oki Tatami. Tikar ini berbentuk persegi panjang dan digunakan di rumah yang memiliki tipe kamar barat dengan lantai kayu keras.

Hasilnya seperti perpaduan Jepang modern dan tradisional dalam satu rumah. Beberapa orang lebih suka tidur di tikar tatami dengan futon, daripada tempat tidur di lantai kayu keras.

Beberapa orang juga menggunakan kamar bergaya Jepang untuk tamu.

12. Ada Tikar Tatami Khusus untuk Judo

tatami judo Sumber: Wikimedia Commons.

Tatami khusus ini tidak terbuat dari alang-alang, melainkan lembaran polimer dengan permukaan kasar yang menyerupai tikar tatami asli.

Oleh karena itu, bahkan dengan gerakan Judo aktif, tatami tidak akan berdebu atau jadi cepat rusak.

Nah itu tadi beragam fakta unik seputar tikar tradisional tatami dari Jepang.

Situs properti Rumah123.com selalu menghadirkan artikel dan tips menarik mengenai properti, desain, hukum, hingga gaya hidup.

Saatnya kamu memilih dan mencari properti terbaik untuk tempat tinggal atau investasi properti seperti Apartemen Vasaka Solterra.

Bagikan:
522 kali