OK
Dijual
Disewa
Properti Baru
Panduan

17 Puisi Patah Hati yang Menyentuh Perasaan Terdalam, Bikin Nyesek dan Gamon!

05 April 2024 · 7 min read Author: Alya Zulfikar · Editor: Bobby Agung Prasetyo

contoh puisi patah hati

contoh puisi patah hati | sumber: unsplash.com/@kellysikkema

Bingung menggambarkan kesedihan setelah putus cinta? Mungkin, beberapa contoh puisi patah hati berikut ini bisa membantumu.

Ketika kita jatuh cinta, tentu kita harus siap dengan risiko patah hati.

Memang menyakitkan, tetapi begitulah realita kehidupan asmara di dunia.

Agar bisa lekas melaluinya, coba resapi rasa sakit hati itu lebih dalam hingga tak bersisa.

Misalnya saja dengan menyimak beberapa puisi patah hati singkat berikut ini.

Puisi Patah Hati tentang Masa Lalu

1. Kenangan Abadi Cinta di Masa Lalu

puisi patah hati cinta

puisi patah hati cinta

Kenangan datang bersama lamunan

Terbang jauh ke dalam masa lalu

Cinta sudah lepas tak berbekas

Hanya sisakan kenangan di masa itu

Kenangan abadi di atas cinta yang suci

Murni dan tulus tanpa modus

Kenangan dirimu selalu abadi selamanya

Terukir indah di hati kekal tak terganti

Takdir menjadi hal yang paling menyakitkan

Tapi tidak bisa dipersalahkan

Bagian dari ketetapan alam

Yang harus dijalankan tidak dengan keluhan

– seuntaipuisi

2. Kisah yang Tidak Rampung

Pada malam-malam tertentu,

Aku masih menangisi kisah kita yang tak rampung

Tentang kebahagiaan yang entah nyata ataukah semu

Tentang pertanyaan-pertanyaan yang terkungkung

Mereka bilang aku hanya perlu belajar mengikhlaskan

Belajar merelakan apa yang terjadi di masa lalu

Mereka bilang aku hanya perlu membuka hati untuk kisah baru

Belajar mencintai lagi dari awal

Bagiku, ini tidak sesederhana itu

Karenanya pada malam-malam tertentu aku akan selalu termenung

Merenungkan kembali kisah cinta kita yang tak rampung

Pada tanggal-tanggal tertentu, yang menjadi rahasia kita

– mehanyy

3. Puisi Patah Hati tentang Cinta yang Pergi

Melangkah jauh dalam setiap kenangan

Terbenam dalam lautan kesedihan

Kasih yang pergi takkan mungkin kembali

Hilang terbawa, hampa, tak bertepi 

Derita semakin terasa

Keluhan jiwa terus membara

Tersiksa oleh luka perasaan

Di atas pengkhianatan cinta di depan mata

Pergi menjauh, terluka oleh cinta

Bingung tentukan arah dan tujuan

Hanya kesendirian yang setia menemani

Terbang dalam lamunan

Anganku terbang melayang

Mengenang sebuah pengkhianatan

Di atas janji-janji manis kelembutan

– popbela.com

4. Luka Hati

Aku duduk terdiam di tengah kesunyian

menatap langit yang enggan berbicara

entah mengapa ia diam membisu seribu bahasa apakah ia juga tau akan kesedihanku

 

Luka yang selama ini aku pendam

Sakit yang sangat mendalam

Sakit yang tak bisa terbendung lagi

Bagaikan pisau menggoreskan luka

 

Kau pergi bersama semua kenangan

jauh….jauh dan semakin jauh meninggalkan aku sendiri bersama luka dalam hati

Unknown

5. Perpisahan tanpa Penjelasan

Aku yang enggan bertanya

Dan kamu yang enggan menjelaskan.

Sampai kapankah kita mampu bertahan?

Sebelum setiap rasa yang tak terucap membawa kita semakin jauh

Lalu akhirnya yang tersisa di antara kita hanya kesunyian

– mehanyy

Puisi Patah Hati yang Bikin Nyesek

Puisi patah hati berikutnya berisi ungkapan perasaan yang bikin nyesek terkait masalah percintaan.

6. Puisi Patah Hati tentang Harapan Kosong

Mencoba tuk bertahan di tengah kepungan badai cobaan

Lelah dalam melangkah menggenggam cinta tak berbalas

Warna pelangi hanyalah semu yang dirasakan

Hilang tersalip awan-awan biru yang menderu-deru

Lupakan semua kenangan dan janji-janji hati

Kepastian sudah diberikan

Namun, pengkhianatan menjadi jawaban

Cinta sejati kini telah ternodai

Hampa terasa sunyi di dalam jiwa 

Menanti harapan melepas masa-masa kelam

Melangkah maju menuju sebuah harapan

Cinta sejati sudah jauh dan pergi

Berlalu pilu ditelan oleh sang waktu

– popbela.com

7. Meredam Rindu 

Sibuk,

Adalah salah satu caraku meredam rindu

Fokus pada prioritas hidup

Mengerjakan yang menjadi kewajiban

Tenggelam dalam rutinitas yang pasti

Meski di ujung malam,

Pada akhirnya aku tetap menyebut namanya

Berharap bertemu sejenak meski hanya dalam ilusi

– mehanyy

8. Awan Kelabu

puisi patah hati galau

puisi patah hati galau

Awan kelabu menjatuhkan

Rintik rindu di pipiku

Lara dihati ini

Bagai tak ada obatnya

Lembayung menyapa begitu lunglai

Seakan tahu sendu hatiku

Ku dekap erat cakrawala

Menceritakan semua rindu

Akara mulai hilang

Di tengah-tengah kegelapan

Tapi derai kerinduan

Masih terbelenggu hingga fajar

– Bagus Satria

9. Puisi Patah Hati tentang Tanda Tanya

Di serpihan waktu aku mengejarmu

Tak kutemukan konsonan yang menjadikan vokal mati gaya

Ketika jeda dan intonasi saling mengintai di antara frasa dan klausa

Namun, ku tersandung mendung

Di antara titik dan koma

Yang sulit ku interpretasi maksudnya.

– Irma Arifah

10. Mencari Kebahagiaan Sendiri

Biar kucari,

Di mana bahagia itu.

Aku tak menemukannya padamu

Pergilah jauh kalau memang ingin pergi

Sedih ini semakin sedih

Saat patah hati.

Puisi ini semakin puitis

Saat patah hati.

Dan kopi?

Nikmat sekali

Saat disesap ketika patah hati

– pantuncinta2000

Puisi Galau Patah Hati

Selanjutnya, ada puisi galau patah hati yang akan membuatmu gamon (gagal move on).

11. Puisi Patah Hati dan Kopi

Aku sendirilah yang membuat patah hati.

Sebab meletakan harapan

Kepada seseorang yang lemah,

Yaitu kamu.

Aku perlu jatuh cinta

Untuk membuat puisi yang indah

Seperti perlu patah hati

Untuk membuat bergetarnya puisi

Sesekali, kabarkan patah hati pada secangkir kopi.

Agar kamu mengerti,

Sepahit apa pun kopi ia akan dinikmati

Manakala bertemu pada tempat dan waktu yang tepat.

Kamu mungkin tak lagi perlu diriku

Hanya perlu puisi-puisi yang kutulis

Karena di dalamnya,

Bisa mengenang luka dari patah hati.

– pantuncinta2000

12. Aku Tengah Menantimu

Aku tengah menantimu, mengejang bunga randu alas

di pucuk kemarau yang mulai gundul itu

Berapa Juni saja menguncup dalam diriku dan kemudian layu

yang telah hati-hati kucatat, tapi diam-diam terlepas.

 

Awan-awan kecil melintas di atas jembatan itu, aku menantimu

Musim telah mengembun di antara bulu-bulu mataku

Kudengar berulang suara gelombang udara memecah

Nafsu dan gairah telanjang di sini, bintang-bintang gelisah.

 

Telah rontok kemarau-kemarau yang tipis; ada yang mendadak sepi

Di tengah riuh bunga randu alas dan kembang turi aku pun menanti

Barangkali semakin jarang awan-awan melintas di sana

Dan tak ada, kau pun, yang merasa ditunggu begitu lama.

– Sapardi Djoko Damono

13. Kebohongan Terburuk

Apakah kamu tahu

saat aku bilang

aku benci kamu

hatiku menjerit tak setuju

Apakah kamu tahu

saat aku bilang aku rela melepasmu

itu kebohongan terburuk

– Roman Picisan

14. Kekuatan di Balik Luka

Di tengah sunyi dan sepi yang mendalam,

hatiku rapuh tersentuh luka lara.

Seperti bunga layu terhempas badai,

cinta ini terhempas oleh kekecewaan mendalam.

 

Kenangan indah berkecamuk menjadi debu

Kisah cinta yang dulu penuh warna,

kini hanya sisa-sisa asa yang pudar

Hanya bisu dalam cerita yang terlupa

 

Namun, aku bangkit dengan hati yang tegar

Biar patah hati ini tak lagi terngiang

Mengukir senyum meski hati perih

Aku menatap masa depan tanpa ragu

 

Patah hati ini tak kan membungkam ataupun meredamku

Aku akan tetap berani menghadapi semua cobaan

Dalam luka, ku temukan kekuatan

Patah hati ini akan menjadi langkah awal menuju bahagia

– mehanyy

15. Keping-Keping Luka

Senja berlukiskan kelabu

Awan bertuliskan sendu

Mengingatkan semua kenangan ini

Rintihan tangis menyayat hati

 

Inilah keping-keping luka

Telah menjadi cahaya lara

Berhiaskan kerlip rembulan

Merasakan tetes kepahitan

 

Kutumpahkan setiap tetes mutiara

Kutahan setiap perih siksa

Meronta dalam dekapan doa

Merintih dengan cinta

 

Salahnya diriku memandang

Kenangan pagi yang telah hilang

Bagai pelangi dimakan hujan

Hilang tanpa goresan

– Agus Sanjaya

16. Kita Tanpa Nama

puisi patah hati galau

Mari kita tata sebuah tangga menuju angkasa

Menjemput awan untuk malam paling awam

Kita naiki satu-satu

Sampai kutemukan bahu untuk cairkan sendu

 

Berjalanlah ke arah barat;

lalu, saksikan bahwa seorang gadis tengah mempercepat kiamat.

Pintu-pintu kayu bentuk hati jangan lagi kau ketuk; sebab, ia telah lapuk.

Remuk bersama lambaian tanganmu yang bertolak wajah.

Sirna di antara siang tak sinar

Dan aku kembali menjadi gelap yang dirindu pelangi agar punya hati

 

Tapi percuma… sebab kita tetaplah ingatan tanpa nama,

Pada sebuah bab yang hilang angka untuk kita sapa

– Pewe Kive

17. Mengapa Kita

puisi sedih galau

Mengapa kita sebentar angin yang menggugurkan daun lontar?

Sekejap kembang api yang riuh lalu sunyi

 

Semenjak kau melangkah mengabari nyerahl

Aku hanyalah detik yang gagal menuju menit.

Hanya debar tanpa irama senar gitar.

 

Lalu, kematian memperkenalkan diri sebagai kepergianmu

Sebagai cara paling sengsara untuk menggantung nyawa.

Maka, kekasih, kenanglah aku sebagai sesuatu yang tak ingin kau ulang.

Sebagai badan yang kau lupakan sebab pelangi.

Karena mencintaimu … butuh air mata yang cukup.

Butuh senyum lebih banyak untuk penutup.

 

Mengapa kita?

Mengapa aku?

Mengapa kau … menitipkan rindu di luar sanggupku?

– Pewe Kive

***

Semoga kumpulan puisi patah hati di atas bisa bermanfaat, ya.

Temukan beragam informasi menarik lainnya dengan mengikuti Rumah123 di Google News, ya.

Kunjungi juga artikel.rumah123.com untuk menemukan berita ter-update seputar properti.

Pastikan juga membuka laman Rumah123 untuk menemukan hunian impian karena #SemuaAdaDisini!

**Referensi:

  • Kive, Pewe. (2019). Sajak Patah Hati. Guepedia

Tag: , , , ,


alya

Content Writer

Berkarier di dunia kepenulisan sejak 2018 sebagai penulis lepas. Kini menjadi penulis di 99 Group dengan fokus seputar gaya hidup, properti, hingga teknologi. Gemar menulis puisi, memanah, dan mendaki gunung.
Selengkapnya

IKLAN

Tutup iklan
×

SCROLL UNTUK TERUS MEMBACA