OK

Mengenal Apa Itu Topping Off dalam Bidang Konstruksi. Ternyata, Tradisi di Setiap Negara Berbeda!

28 Oktober 2022 · 3 min read · by Adhitya Putra

topping off

Topping off alias tutup atap sering digunakan dalam proyek pembangunan proyek properti high rise building . Lalu, apa itu topping off? Yuk, ketahui dalam artikel ini.

Dalam sebuah proyek konstruksi bangunan, selalu diwarnai dengan tahapan seremonial tutup atap.

Untuk kamu yang bekerja di sektor infrastruktur dan properti, pastinya tidak asing dengan istilah topping off.

Namun, bagi kamu yang merasa awam dengan salah satu istilah di kamus properti itu, bisa menyimak penjelasannya dalam artikel ini.

Apa Itu Topping Off?

Mengutip laman Designingbuildings.co.uk, topping off adalah tahapan pemasangan akhir struktur pada bagian atap sebuah bangunan high rise.

Tahapan ini menandakan bila kegiatan pembangunan telah sampai pada tahap finishing konstruksi.

Arti topping off tersebut juga menandakan bahwa unit hunian yang telah kamu beli tak lama lagi bakal rampung dan diserah-terimakan.

Oleh sebab itu, fase ini sangat dinantikan oleh para pemilik dan juga developer.

Biasanya, dalam acara seremonial tutup atap sering kali diadakan pada proyek apartemen maupu gedung perkantoran.

Tujuan Upacara Topping Off

topping off artinya tutup atap pada proyek high rise

(Gambar: synthesisresidencekemang.com)

Tahapan akhir dari sebuah proyek konstruksi itu, masih berhubungan dengan groundbreaking alias peletakan batu pertama.

Untuk diketahui, groundbreaking ceremony adalah sebagai simbol dimulainya suatu proyek pembangunan gedung atau pun apartemen.

Nah, kembali ke istilah topping off, ternyata ada sejumlah tujuan dari penyelenggaraan acara tutup atap.

Melansir dari berbagai sumber, inilah tujuannya.

 1. Bentuk Rasa Syukur 

Bagi pihak developer properti, menggelar upacara tutup atap merupakan bentuk rasa syukur atas selesainya pembangunan.

Adapun dalam kegiatan ini, pihak pengembang akan menyampaikan rasa terima kasih pada seluruh pihak yang terlibat dalam pengerjaan.

2. Simbol Komitmen 

Penyelenggaraan seremonial topping off, juga menjadi simbol atas komitmen sang developer dalam menyelesaikan  proyeknya.

Dengan rampungnya tahapan pembangunan diharapkan bisa menghasilkan keuntungan bagi semua pihak, termasuk para konsumennya.

3. Sebagai Momentum untuk Promosi 

Tujuan lainnya dari diselenggarakannya seremoni topping off, yakni digunakan sebagai momentum untuk berpromosi.

Pihak marketing akan memanfaatkan tahapan ini untuk menjaring kepercayaan calon konsumen, karena proses konstruksi sudah pada tahap finishing.

Selain itu, unit apartemen atau gedung perkantoran yang sudah mencapai tutup atap, akan mengalami kenaikkan harga dari awal.

Tradisi Kegiatan Tutup Atap di Berbagai Negara

apa itu topping off

(Sumber: pulauintan.com)

Tahukah kamu, bila tradisi tutup atap umum dilakukan masyarakat dunia. Di luar negeri, istilah properti ini dikenal dengan sebutan sebagai topping out.

Sebagai informasi, seremonial tutup atap sendiri berasal tradisi masyarakat Skandinavia kuno, ketika sebuah hunian selesai dibangun.

Mereka akan menempatkan sebuah pohon atau cabang berdaun, di atas balok kayu atau besi paling atas. Terkadang, dengan bendera dan pita yang diikatkan padanya. 

Sedangkan di Inggris, kegiatan seremoni tutup atap dapat ditandai dengan pemasangan plakat ataupu benda lainnya.

Tradisi berbeda bila kamu pergi ke Selandia Baru. Seremoni penyelesaian atap akan dirayakan melalui “teriakan atap”, serta hadirnya jamuan kue dan bir untuk para pekerja.

Lantas, bagaimana dengan tradisi topping off yang biasa dilakukan oleh para pengembang properti di Indonesia?

Di tanah air, tradisi ini diwarnai dengan pemaparan laporan proyek, upacara potong pita, pemasangan plakat,hingga doa bersama. 

Umumnya, para pengembang di Indonesia juga akan menggunakan kegiatan itu sebagai acara humas untuk media.

***

Nah itulah penjelasan mengenai istilah topping off, yang popular dan sering digunakan dalam bidang konstruksi, khususnya properti.

Semoga artikel ini dapat menambah informasi dan berguna untuk kamu, ya!

Baca juga ulasan artikel gaya hidup, kabar properti hingga inspirasi desain, hanya di artikel.rumah123.com.

Jangan lupa, untuk membaca kamus istilah properti lainnya di Google News Rumah123.com.

Bila kamu ingin cari rumah impian, yuk temukan beragam rekomendasi terbaiknya di Rumah123.com, karena kami #AdaBuatKamu.

Rekomendasi terbaik untuk memiliki apartemen mewah di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, pastinya The Kensington Royal Suites.


Tag: ,


Adhitya Putra
Adhitya Putra

Seorang jurnalis Rumah123.com yang sedang menekuni peran sebagai penulis berbasis SEO.