Ilustrasi (Rumah123/Apartment Therapy)

“Makan dong kuenya?” Biasanya hal ini selalu dilontarkan oleh tuan rumah saat tamu bertandang di Hari Raya Idul Fitri. Kamu pasti pernah berposisi menjadi tuan rumah atau tamunya.

Coba deh perhatikan saat kamu bertandang ke rumah paman dan bibi atau kakek nenek, berapa jumlah kue yang disuguhkan? Pasti lebih dari sepuluh jenis kan? Bahkan, bisa jadi kamu susah menghitungnya.

Baca juga: Ternyata Bukan Cuma Generasi Milenial yang Kesulitan Punya DP Rumah, Pasti Ga Percaya!

Ada kue kering, roti, cake, dan lainnya. Berapa jenis kue kering, kacang, dan semacamnya? Banyak jenisnya dan jumlahnya kan?

Jika kamu sadari ini sebenarnya peluang bisnis lho. Coba kamu tanyakan kepada satu orang, berapa banyak mereka membeli kue kering saat Lebaran?

Baca juga: Siapa Bilang Generasi Milenial Susah Punya DP Rumah?

Biasanya mereka yang membeli dalam jumlah banyak adalah mereka yang sudah menikah. Mau tahu kenapa?

Mereka akan memberikan bingkisan Lebaran untuk orang tua, mertua, paman bibi, kakek nenek, atasan, klien, asisten rumah tangga, tetangga, guru sekolah anak, kakak dan adik ipar, dan masih banyak lagi.

Baca juga: Nih, Ada Solusi Kalo Gaji Ga Cukup Buat Bayar DP dan Cicilan Rumah

Kalau satu orang akan memberikan kue kering kepada minimal 20 orang, hitung saja berapa yang kamu bisa jual seandainya mereka hanya memberikan dua toples saja. Berarti ada 40 toples yang bisa kamu jual.

Jika satu toples seharga Rp100 ribu dan kamu bisa mengantongi keuntungan sebesar 10% per toples maka kamu mendapatkan Rp10 ribu. Artinya kamu bisa mendapatkan keuntungan Rp400 ribu. Itu kalau kamu bisa menjual kepada satu orang saja.

Baca juga: DP Ga Terjangkau, Tinggal di Rumah Warisan Jadi Pilihan

Seandainya kamu bisa menjual kue kering dalam toples kepada 25 orang saja, ya tinggal kalikan saja keuntungan tadi. Kamu bisa memperoleh Rp10 juta dari berjualan kue kering saja.

Kamu bisa memanfaatkan media sosial atau aplikasi percakapan untuk berjualan secara online dengan efektif. Pasti keuntungan yang kamu dapatkan bisa lebih besar lagi, mungkin Rp20 juta, Rp30 juta, atau lebih.

Baca juga: Berapapun Gaji Lo, Bayar DP Ternyata Masih Berat Banget Euy

Oke, kamu membidik rumah atau apartemen Rp500 juta dan kamu membutuhkan uang muka sebesar 15% atau sama dengan Rp75 juta. Wah, masih kurang banyak dong?

Seandainya, kamu bisa mengumpulkan Rp10-20 juta untuk down payment atau DP, sebenarnya sudah lumayan lho. Kamu berjualan hanya dalam tempo sebulan saja.

Coba bandingkan berapa yang bisa kamu tabung setiap bulannya untuk mengumpulkan DP? Paling hanya beberapa juta saja, iya nggak?

Bagikan: 720 kali