Kawasan Pusaka Kota Lama di Semarang setelah penataan dan perawatan. Foto: Rumah123/Biro Komunikasi Publik-Kementerian PUPR
 

Semarang semakin cemerlang. Ini bukan sekadar kalimat indah-indahan lho. Sekarang ini beneran Semarang merupakan kota yang berprospek bagus untuk investasi properti. Paling gak ada 10 alasan mengapa Semarang pantas jadi kota layak investasi properti.

Coba kita cermati fakta-fakta berikut ini seperti dikutip dari Harian Kompas, Sabtu (27-10-2018):

Ke-1. Pertumbuhan investasi Kota semarang 2 tahun belakangan ini melesat, dari sekitar Rp1 triliun menjadi Rp14 triliun. Pada akhir 2018 ini ditargetkan mencapai Rp20 triliun.

Baca juga: Taman Indonesia Kaya, Rumah bagi Para Seniman di Kota Semarang

Ke-2. Adanya Bandara Internasional Ahmad Yani yang baru.

Ke-3. Hadirnya Pelabuhan Internasional berkapasitas 360.000 peti kemas per tahun.

Pelabuhan Internasional dan Bandara Internasional akan dimaksimalkan guna melayani peningkatan investor dan wisatawan, juga untuk memudahkan akses barang dan prodksi ke tujuan di dalam maupun di luar negeri.

Ke-4. Dukungan infrastruktur yakni adanya jalan tol ruas Brebes Timur-Batang-Semarang.

“Tersedianya infrastruktur untuk mempermudah mobilisasi produksi tentunya menjadi daya tarik bagi investor untuk mendapat lokasi usaha yang serbamudah,“ kata Ketua Harian Dewan Pertimbangan Pembangunan Kota Semarang, Sudharto P Hadi, dikutip dari sumber yang sama.

Baca juga: Kota Tua Bukan Cuma di Jakarta Lho! Di Semarang Juga Ada

Ke-5. Pemkot Semarang mengembalikan banyak lahan fasilitas umum untuk keperluan tata ruang hijau. Sebut saja mulai dari Taman Warag Ngendok di Jalan Pandanaran, kawasan Simpang Lima yang semakin rapi dan lebar jalannya, dan trotoar yang nyaman. Juga mengubah taman menjadi lokasi pertujukan umum yakni Taman Indonesia Kaya di bundaran Jalan Menteri Supeno.

Ke-6. Adanya proyek besar terkait penataan wilayah. Misalnya, Kampung Bahari untuk para nelayan di kawasan pesisir Tambaklorok, Semarang Utara. Kampung Bahari ini akan menjadi perkampungan nelayan yang bersih dan layak jadi destinasi wisata.

Ke-7. Adanya peningkatan Kanal Banjir Timur yang sebanding dengan penataan Kanal Banjir Barat, juga hadirnya proyek jalan tol tanggul laut yang menghubungkan Semarang-Demak.

Baca juga: Kalau Ada Jaringan Hyperloop, Kamu Kerja di Jakarta Tapi Tinggal di Semarang Lho!

Ke-8. Promosi Kota Semarang yang konsisten. Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, mengatakan, mempromosikan Kota Semarang pada pertemuan 100 CEO Forum Indonesia di Jakarta.

Ke-9. Pemkot Semarang berupaya mewujudkan Semarang menjadi Kota Pintar (Smart City).

Ke-10. Pemkot Semarang memperhatikan perihal perizinan dan kemudahan investasi di kota tua ini. Hal ini didukung tersedianya 6 kawasan industri. Perizinan terkait usaha tak pelu lagi ditandatangani oleh Wali Kota, cukup oleh pejabat terkait.

Bagikan: 536 kali