Dapur umum yang tersedia di atap Menara by Kibar, Jakarta. Foto: Rumah123/Dharma Wijayanto
 

Pernah dengar istilah dapur kotor, dapur bersih? Dapur kotor biasanya untuk memasak makanan sehari-hari dan tempat membersihkan peralatan memasak. Sedangkan dapur bersih biasa digunakan untuk sekadar membuat kue, masak air, atau bikin minuman, dan menyimpan makanan di kulkas.

Ada juga sih dapur bersih yang menempatkan bar kecil untuk sekadar bercengkrama dengan sahabat atau keluarga. Kalau hal ini  dilakukan di dapur kotor, rasanya kurang enak aja.

Bagaimana dengan dapur di luar rumah? Bisa jadi pilihan. Memasak dengan suasana luar rumah yang tenang, nyaman, menjadi alasan mengapa orang membangun dapur di luar rumah.

Baca juga: Dapur Terbatas Tapi Tampak Luas, Ada Caranya Lho!

Dapur luar rumah bisa digunakan untuk acara keluarga semisal memanggang daging, ikan, ataupun membakar jagung. Jika hal ini dilakukan di momen yang tepat, akan terasa kehangatan kebersamaan dengan keluarga atau sahabat.

Dapur outdoor bisa saja kamu buat sesederhana mungkin atau justru rumit, sesuai seleramu sajalah! Namun, pastinya sesuaikan dengan anggaran yang sudah kamu tuliskan. Mungkin sebuah wastafel, meja, dan panggangan, biasanya itu yang ada di dapur luar ruangan. Kamu juga bisa menambahkan satu set bar atau oven pizza yang sudah populer digunakan saat ini.

Jika masih bingung gimana cara bikin dapur outdoor, kamu bisa memperhatikan beberapa tips berikut ini:

Baca juga: Dapur Kotor Bisa Bikin Kamu Rakus? Ah, Masak Iya!

Tentukan Lokasi Terbaik

Walaupun di luar ruangan, dapur ini tetap harus dengan mudah menjangkau ruang hiburan utama. Perlu kamu ingat, dapur sebaiknya tidak menghalangi sirkulasi atau pandangan koridor. Pastikan area memasak yang sebenarnya jauh dari arus lalu lintas penghuni.

Letaknya juga sebaiknya merupakan ekstensifikasi dari bagian rumah, bukan merupakan area yang terpisah. Kamu bisa memanfaatkan patio atau dek yang telah ada dan menambahkan beberapa elemen untuk membangun dapur outdoor. Yang pasti harus terhubung dengan perangkat atau aliran listrik, gas, dan pipa-pipa air.

Baca juga: Bikin Dapur Nyaman, Makanan Enak pun Selalu Terhidang!

Mau Digunakan untuk Momen Apa Saja? 

Kamu perlu mempertimbangkan musim-musim yang mungkin akan berpengaruh terhadap dapurmu itu. Yang pasti, saat ada di dapur ini kamu butuh berlindung dari matahari atau hujan. Jadi, kegiatan memasak tetap berlangsung.

Material yang Digunakan

Material yang digunakan ini berhubungan dengan musim. Kita  di Indonesia punya dua musim: hujan dan kemarau. Maka, material bangunan yang dipilih sebaiknya tahan terhadap kedua musim tersebut. Sehingga, tidak akan ada banyak biaya yang keluar jika harus memperbaiki dapur tersebut. Bisa juga kamu pilih bahan yang tahan api yang tetap kamu sesuaikan dengan karakter ruang eksterior.

Untuk meja, bisa digunakan yang cukup luas. Untuk kabinet pilih yang terbuat dari bahan yang kokoh dan tidak mudah lapuk. Pada lantai, material yang digunakan adalah materal yang tahan lama dan mudah untuk  dibersihkan.

Baca juga: Wow, Kerennya Dapur Berdesain Industrial

Atap dan Langit-langit

Penting untuk memilih struktur atap dan langit-langit yang tepat. Hal ini untuk melindungi kamu ketika beraktivitas di dapur luar rumah. Struktur dan bahan atap yang tepat mampu melindungi kamu dari hujan dan terik sinar matahari.

Kamu bisa membuat atap dapur yang permanen atau yang non-permanen. Semisal yang dapat dimasukkan atau ditarik ke dalam ketika sedang tidak digunakan. Atau kamu juga bisa menggunakan payung yang besar, sehingga lebih mudah lagi untuk menyimpannya jika tidak digunakan.

Selalu Utamakan Kenyamanan

Membangun dapur di luar rumah, apalagi yang kamu cari bersama keluarga kalua bukan kenyamanan. Maka itu, perhatkan setiap detail yang ada, sehingga saat beraktivitas di dapur tidak cepat bosan.

Jangan tampilkan dapur outdoor yang sama persis dengan dapur dalam rumah. Buatlah perbedaan yang cukup signifikan. Biarkan angin, sinar matahari, dan udara sejuk menjadi bagian dalam kehangatan keluarga.

Bagikan:
6588 kali