Jallan Tol Yogyakarta-Solo- Rumah123.com Ilustrasi Jalan Tol. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Serta Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakata Sepakat Untuk Membangun Jalan Tol Yogyakarta-Solo (Foto: Rumah123/Getty Images)

Pemerintah akan segera membangun Jalan Tol Yogyakarta-Solo. Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) serta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sudah membahas hal ini, meski belum sampai tahap final.

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X memang sempat keberatan dengan keberadaan jalan tol di provinsinya. Namun, belakangan Sultan HB X menyetujuinya dengan beberapa catatan.

Situs Detik.com mengutip pernyataan Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) bahwa ada sejumlah jalan tol yang masuk daftar Proyek Strategis Nasional (PSN). Proyek ini diatur melalui Peraturan Presiden Nomor 56 Tahun 2018 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional.

Baca juga: Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek Selesai Pada September 2019

Ada 65 ruas jalan tol yang masuk dalam daftar PSN, 14 di antaranya masih dalam status persiapan. Salah satunya adalah Jalan Tol Yogyakarta-Solo sepanjang 40,49 kilometer (km).

Sebenarnya, Yogyakarta akan memiliki tiga ruas tol. Selain Jalan Tol Yogyakarta-Solo, nantinya ada ruas tol Yogyakarta-Bawen dan Yogyakarta-Cilacap. Bawen, Cilacap, dan Solo merupakan tiga kota yang berada di Jawa Tengah.

 

Jalan Tol Dibuat Melayang Karena Keberadaan Situs

Jalan Tol Yogyakarta-Solo ini rencananya dibuat melayang atau elevated. Hal ini dilakukan karena Sultan HB X keberatan kalau dibuat seperti biasanya. Jalan tol ini akan melewati kawasan Prambanan yang memiliki banyak situs bersejarah.

“Karena terlalu banyak situs-situs yang ada di Prambanan yang belum diverifikasi, diidentifikasi. Jadi risikonya sangat berat untuk mengizinkan pembebasan tanah untuk melewati Prambanan,” ujar Sultan HB X.

“Sehingga pilihan yang diambil, yang sudah kita sepakati dengan pemerintah pusat di atas Ring Road ada (tol layang). Dari Ring Road Utara akan lewat ke Jalan Yogya-Solo yang di atasnya akan ada jembatan untuk tol,” lanjut Sultan.

Kalau jadi dibuat melayang, pembangunan jalan tol ini tidak membutuhkan biaya banyak untuk pembebasan lahan. Tetapi, biaya pembangunan memang lebih mahal karena didesain melayang.

 

Yogyakarta-Bawen Juga Segera Dibangun

Jalan Yogyakarta-Bawen juga masuk dalam daftar PSN. Ruas tol ini memiliki panjang 104 km. Nantinya, semua jalan tol ini akan terkoneksi. Ada ruas tol Bawen-Solo, Semarang-Bawen, Yogyakarta-Bawen, dan juga Yogyakarta-Bandara Internasional Yogyakarta. Kelak, Yogyakarta akan terhubung dengan Semarang melalui jalan tol.

Rute Jalan Tol Yogyakarta-Bawen ini akan melewati kawasan Secang dan Borobudur yang berada di Magelang. Sultan HB X menuturkan secara garis besar, jalan tol ini nantinya akan melewati kawasan Gamping, Sleman.

Salah satu ruas tol lainnya adalah Yogyakarta-Cilacap. Namun, ruas tol ini belum masuk daftar PSN. Rencananya, ruas tol ini akan melewati salah satu kabupaten di DI Yogyakarta yaitu Kulon Progo.

 

Peluang Investasi Properti

Keberadaan jalan tol yang nantinya akan menghubungkan dengan Trans Jawa, tentunya menjadi peluang bagi investor properti. Jalan tol tidak hanya memudahkan akses transportasi, tetapi juga menaikkan nilai investasi properti. Keberadaan infrastruktur memang mendongkrak nilai jual properti.

Yogyakarta merupakan kota pelajar dan pariwisata. Situs Jawapos.com pernah melansir kalau jumlah mahasiswa perguruan tinggi negeri dan swasta pada 2018 mencapai 350.000 orang. Kota ini memiliki sejumlah perguruan tinggi unggulan seperti Universitas Gadjah Mada, Universitas Islam Indonesia, dan masih banyak lagi.

Kota ini juga dikenal sebagai destinasi wisata lokal. Tribunnews.com menyitir kalau jumlah wisatawan yang melancong ke Yogyakarta pada 2018 mencapai 1,8 juta orang.

Bagi kamu yang ingin berinvestasi, banyak pilihan untuk hal itu. Rumah, kos-kosan, apartemen, kondotel, atau ruko bisa menjadi pilihan. Kawasan pendidikan memiliki target penyewa pelajar atau mahasiswa. Area wisata mempunyai target market para wisatawan lokal dan mancanegara.

Baca juga: Tol Pertama di Kalimantan Bakal Beroperasi Pada Akhir 2019

Baca juga: Tol Trans Sumatera Terbanggi Besar-Kayu Agung Beroperasi Pada Agustus 2019

Bagikan: 2325 kali