kasus blbi

Pemerintah semakin serius untuk memburu para debitur terkait kasus BLBI. Jangan kaget kalau total tanah yang disita mencapai hampir 530 hektare lo!

Ternyata, pemerintah semakin gencar untuk memburu para obligor dan debitur terkait dengan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Hak Tagih Negara Dana BLBI yang telah dibentuk terus berupaya untuk mengejar dan menyelesaikan kasus BLBI ini.

Hal tersebut pun disampaikan oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati dalam konfrensi pers pada Jumat (27/08/21) seperti yang dilansir dari laman Detik.com.

“Saya akan terus meminta kepada tim untuk menghubungi semua obligor, termasuk para keturunannya, karena barangkali sekarang usahanya sudah diteruskan oleh keturunannya," ujar Sri Mulyani.

Sri Mulyani pun menambahkan, “Jadi kita akan bernegosiasi atau berhubungan dengan mereka untuk mendapatkan kembali hak negara”.

Namun, tahukah kamu berapa jumlah total tanah yang telah disita Satgas BLBI terkait kasus BLBI tersebut? Hampir 530 hektar tanah. Wah, luas sekali ya.

Kasus blbi

Tanah Terkait Kasus BLBI Paling Luas

Kementerian Keuangan mengungkapkan penguasaan tanah terkait kasus BLBI terhadap 49 bidang tanah seluas 5.291.200 m2 atau nyaris mencapai 530 hektare.

Penguasaan lahan tersebut dilakukan secara serentak di beberapa kota seperti Medan, Bogor, dan Tangerang.

Untuk lahan yang berada di Tangerang, Banten ini secara terpusat di Perumahan Lippo Karawaci, Kelapa Dua.

Dari 49 bidang tanah kasus BLBI tersebut, tanah yang paling luas berada di Bogor. Ada dua bidang tanah seluas 5.004.420 m2.

Ada tanah seluas 2.013.060 m2 terletak di desa Cikopomayak, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Tanah lainnya seluas 2.991.360 m2 terletak di desa Neglasari, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Selain itu, ada 44 bidang tanah seluas 251.992 di perumahan Lippo Karawaci, Kelapa Dua, Tangerang. Selanjutnya, tanah seluas 3.295 m2 di jalan Teuku Cik Ditiro No. 108 Kota Medan.

Terakhir, tanah seluas 15.785 m2 dan 15.708 m2 di Jalan Bukit Raya (Kawasan Kilang Bata), Sail-Bukit Raya, Pekanbaru, Riau.

Jadi, berdasarkan data resmi Satgas kasus BLBI, pihaknya berencana akan menyita aset eks BLBI ata 1.672 bidang tanah dengan luas total sekitar 15.288.175 m2 yang tersebar di berbagai kota di Indonesia.

Wah, ternyata tanah sitaan yang terkait kasus BLBI, tanahnya memang luas dan tersebar di sejumlah wilayah.

Rumah123.com juga pernah menayangkan artikel yang membahas mengenai modus mafia tanah di Indonesia dan masalah hukum lainnya.

Situs properti Rumah123.com selalu menghadirkan artikel dan tips menarik mengenai properti, desain, hukum, hingga gaya hidup.

Saatnya kamu memilih dan mencari properti terbaik untuk tempat tinggal atau investasi properti seperti Ciputra Beach Resort.

Bagikan:
533 kali