sewa apartemen mewah

Eksodus WNA yang kembali ke negara asalnya selama masa pandemi Covid-19, membuat pasar sewa apartemen mewah di Jakarta langsung anjlok.

Akibat kasus Covid-19 yang meningkat drastis di Indonesia belakangan ini, sejumlah warga negara asing (WNA) pulang kampung ke negaranya.

Hal ini pun berdampak pada sewa apartemen mewah di Indonesia, mereka adalah para penyewa apartemen kelas premium di Jakarta.

Beberapa waktu lalu, banyak warga negara Jepang yang meninggalkan Indonesia karena kasus Covid-19 yang terus meningkat.

Ternyata tidak berhenti di situ saja, sekarang giliran sejumlah warga negara asing lainnya asal Taiwan yang ikut pulang kampung ke negaranya.

Hal ini tentu saja berimbas pada sewa properti high end yang biasa disewa kaum ekspatriat atau para pekerja asing, sewa apartemen mewah di Jakarta pun anjlok.

Penyebab Sewa Apartemen Mewah di Jakarta Anjlok

Hal ini pun dibenarkan oleh Director Consulting Cushman & Wakefield, Arief Raharjo, yang mengatakan sewa apartemen mewah sudah mengalami penurunan sejak tahun lalu.

Seperti yang dilansir dari laman CNBCIndonesia.com, beberapa negara menghimbau untuk warga mereka untuk meninggalkan Indonesia.

“Sejak international travel ditutup, pasar apartemen sewa mengalami penurunan dari ekspatriat," ujar Arief Raharjo menjelaskan fenomena ini.

"Sehingga dengan adanya evakuasi WNA jumlah ekspatriat yang ada saat ini menjadi berkurang dan berpengaruh terhadap okupansi apartemen sewa,” lanjutnya.

Namun, Arief menjelaskan bahwa hal tersebut sebenarnya sudah terjadi sejak tahun lalu, tentunya saat virus corona pertama kali menyerang Indonesia.

Warga negara asing ini ramai-ramai memilih meninggalkan Indoensia, pertimbangan situasi yang pandemi Covid-19 yang saat ini tidak terkontrol.

Saat ini saja, per Rabu (14/07/2021) tercatat rekor kasus corona sebanyak 54.517 kasus per hari, jumlahnya memang naik drastis sejak akhir Juni 2021.

Lantaran itu juga, membuat Kamar Dagang Taiwan menyarankan untuk semua anggota senior mereka kembali ke negara mereka secepatnya.

Pemerintah kini sedang melakukan PPKM (pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat) darurat sejak awal Juli 2021.

Hal ini untuk membatasi warganya untuk melakukan kegiatan di luar rumah, tentunya dalam rangka menekan tingkat penyebaran virus Covid-19.

Situs properti Rumah123.com selalu menghadirkan artikel dan berita terkini mengenai industri properti dan pandemi Covid-19.

Pilihan terbaik untuk memiliki rumah peristirahatan atau berinvestasi properti di Bali, pastinya ada Sekar Ayung Residence.

Bagikan:
314 kali