iStock_000074595311_Large

Wismaya Residence, proyek apartemen karya pengembang PT Langgeng Makmur Perkasan (LMP), memancangkan tiang pertama (groundbreaking) pada Minggu (31/01). Upacara groundbreaking ini mempermulus target penjualan proyek apartemen tersebut. Hingga Senin (01/02), penjualan menara pertama telah mencapai 30% dari total yang ditawarkan.

General Manager Sales and Marketing Wismaya Residence PT Langgeng Makmur Perkasa (LMP), Iwan Risdianto, mengungkapkan, "Target kami mampu menjual 900 unit atau sekitar 60% dari total kapasitas menara pertama yang sebanyak 1.500 unit," ujarnya seperti dikutip dari Investor Daily di sela groundbreaking di Bekasi.

Ia menambahkan, saat ini pihaknya telah menjual hingga 450 unit di menara pertama Wismaya Residence. Bila dibandingkan posisi September 2015 yang hanya sekitar 185 unit, penjualan Wismaya Residence dapat dikatakan naik secara signifikan. Hal itu bisa dikarenakan pada 2015 Indonesia mengalami pelambatan bisnis properti.

Baca juga: 2016, Crown Group Menargetkan Penjualan Naik 20 Persen

Dari segi inverstasi,  harga apartemen Wismaya Residence terbilang naik dari Rp325 juta menjadi Rp348 juta per unit. Sejak diperkenalkan pada Juni 2015, harga Wismaya Residence naik 40%, yakni dari Rp10 juta per meter persegi menjadi Rp14 juta per meter persegi pada Januari 2016.

Direktur Pengembangan Bisnis PT Langgeng Makmur Perkasa (LMP), Yuyu Kasim, menyatakan, pihaknya optimistis pertumbuhan harga apartemennya bisa mencapai 18% per tahun. 

Baca juga: 2016, Summarecon Agung Pasang Target Flat

Menurutnya, Wismaya Residence akan mencapai target penjualan 2016 mengingat ada kebangkitan industri properti. Bagi Iwan Risdianto, bila pertumbuhan ekonomi positif tahun ini, Wismaya Residence dapat menuai hasil menggembirakan. "Apalagi lokasi kami strategis di tengah Kota Bekasi," ucap Iwan menyebutkan salah satu keunggulan Wismaya Residence. (Wit)

 
Bagikan: 782 kali