Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat. Foto: Rumah123/Biro Kumunikasi Publik-Kementerian PUPR
 

Rusunawa atau rusunami? Akhirnya terjawab juga pertanyaan banyak orang tentang akan dijadikan rusunawa atukah rusunami kalau Wisma Atlet Kemayoran telah selesai digunakan para atlet untuk Asian Para Games 2018 yang akan berlangsung 6-13 Oktober 2018. Pemanfaatan Wisma Atlet sebagai rusunawa sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2/2016 tentang Dukungan Penyelenggaraan Asian Games XVIII Tahun 2018.

Direktur Rumah Umum dan Komersial Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Yusuf Hari Agung, seperti dikutip Kompas.com, Kamis (13-9-2018) mengatakan, sejak awal tujuan pembangunan Wisma Atlet tersebut memang untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). "Tapi, sementara waktu dimanfaatkan untuk Asian Games 2018," kata Yusuf.

Baca juga: Rame-Rame Incar Wisma Atlet Kemayoran!

"Setneg nanti yang akan mengelola dan sesuai Inpresnya diperuntukkan bagi MBR. Karena untuk MBR, kami membangun rusunawa," kata Yusuf. Kalau peluang untuk dikomersialisasikan atau diubah fungsinya menjadi rusunami, menurutnya perlu ada perubahan aturan.

Selama belum ada perubahan peraturan, maka Wima Atlet Kemayoran akan tetap sebagai rusunawa. Menurut penjelasan Biro Komunikasi Publik-Kementerian PUPR, Kamis (13-9-2018), sesuai Inpres No. 2/2016 tersebut, Kementerian PUPR ditugaskan melaksanakan pembangunan Wisma Atlet Kemayoran (Jakarta) dan Kompleks Olahraga Jakabaring (Palembang) demi mendukung perhelatan Asian Games XVIII dan Asian Para Games 2018 di Jakarta.

Wisma Atlet Kemayoran yang telah dimanfaatkan sebagai unsur utama Kampung Atlet pada Asian Games XVIII lalu terdiri atas 10 menara. Sebanyak 7 menara ada di Blok D-10 sedangkan 3 menara lada di Blok C-2. Total daya tampung ke-10 Menara tersebut adalah 21.976 unit.

Baca juga: Rampung Agustus 2017, Rusun Ini Sementara Buat Atlet Dulu Ya!

Bangunan Wisma Atlet Kemayoran berada di atas tanah negara, yang pengelola asetnya adalah Sekretariat Negara. Saat ini, Kementerian PUPR sedang fokus menyediakan berbagai kelengkapan dan fasilitas Wisma Atlet Kemayoran menjelang  Asian Para Games (6 -13 Oktober 2018).

Dari 10 menara tersebut, cuma 5 menara yang akan digunakan (menara 3-7 di Blok D10). Untuk melayani kebutuhan para atlet Asian Para Games, Kementerian PUPR telah menyelesaikan renovasi 1.000 unit kamar dan menambah 6 unit lift difabel pada setiap menara.

Bagikan: 3077 kali