Yuk wisata ke 5 tempat pecinan di Indonesia ini untuk lengkapi liburan Tahun Baru Imlek kamu!

Perayaan tahun baru Imlek di Glodok, Jakarta Barat - Rumah123.com Perayaan tahun baru Imlek di Glodok, Jakarta Barat - Rumah123.com

Pecinan atau kampung cina adalah sebuah wilayah yang mayoritas penduduknya adalah etnis Tionghoa. Asal muasal adanya kampung cina dikarenakan mereka dikelompokkan menjadi satu berdasarkan etnisnya pada zaman Belanda menguasai Indonesia. Tujuannya adalah supaya para Belanda mudah mengatur para etnis Tionghoa ini.

Seiring dengan perkembangan jaman, pecinan menjadi salah satu tempat wisata yang banyak dikunjungi. Biasanya pecinan menjadi tempat yang akan dituju oleh kebanyakan orang saat mendekati  Tahun Baru Imlek atau saat libur Imlek. Banyaknya keunikan yang ada di wilayah pecinan ini membuat para wisatawan tertarik untuk mendatanginya. Mulai dari, arsitektur kelenteng, kuliner khas, keadaan bangunan pecinan yang sudah tua hingga utamanya adalah melihat perayaan Imlek atau Cap Go Meh.

Di sini Rumah123 mempunyai beberapa list wilayah pecinan di berbagai kota di Indonesia untuk kamu kunjungi saat  Tahun Baru Imlek nanti.

Jakarta

Jakarta merupakan salah satu kota yang mempunyai banyaknya wilayah pecinan. Wilayah pecinan di Jakarta dapat kamu temui di Glodok, Pecenongan, Pasar Baru, Kelapa Gading. Di Glodok dan Pasar Baru kamu dapat berwisata dengan menemui sebuah perdagangan yang besar dengan bangunan tuanya.

Wilayah Pecinan di Kelapa Gading serta Pecenongan kamu akan menemukan wisata kuliner berupa Chinese food yang dapat kamu cicipi. Selain menjual makanan yang terbilang normal, wilayah pecinan disini juga menjual makanan ekstrem yang cukup membuat bulu kuduk kamu berdiri yaitu empedu kobra. Konon, empedu kobra ini bisa dijadikan sebagai obat.

Baca juga: Yuk, Dulang Cuan Jelang Imlek Melalui 7 Usaha Ini

Singkawang – Kalimantan Barat

Singkawang merupakan salah satu kota pecinan paling besar yang ada di Indonesia. Kota yang mempunyai julukan kota Seribu kelenteng ini mempunyai penduduk yang mayoritas adalah etnis Tionghoa. Pecinan di Singkawang terbentuk karena banyaknya etnis Tionghoa yang menghuni dan akhirnya membentuk sebuah peradaban sembari berbaur dengan penduduk lokal Kalimantan.

Setiap tahunnya, pecinan di Singkawang ini menyita perhatian dunia. Disana mereka mengadakan perayaan Cap Go meh beberapa hari pasca Imlek dengan sangat meriah yang membuat banyaknya wisatawan asing dan domestik untuk menikmati perayaan Imlek ini. Digadang-gadang, perayaan Tahun Baru Imlek di Singkawang merupakan perayaan Imlek terbesar di Asia Tenggara loh. Jika kamu ingin merasakan kebudayaan Tionghoa bercita rasa Dayak Kalimantan jangan ragu untuk datang ke pecinan di Singkawang, Kalimantan Barat ini ya!

Baca juga: 4 Tren Bisnis Moncer di 2020, yang Mau Kaya Tahun Depan Wajib Tahu!

Semarang – Jawa Tengah

Semarang adalah salah satu wilayah pecinan terbaik di pulau Jawa. Wilayah pecinan di Semarang ada di sepanjang gang Lombok hingga Kali Semarang. Semarang memiliki kelenteng legendaris yaitu Sam Po Kong. Tidak hanya itu, Semarang memiliki 9 kelenteng lainnya yang tidak kalah apik dari kelenteng Sam Po Kong.

Kelenteng-kelenteng tersebut tersebar luas di sepanjang wilayah pecinan yang ada di Jl. Beteng, Gadjah Mada, Jl. MT Haryono, Jl. Jagalan dan Kawasan dekat Simpang Lima Semarang. Uniknya, pada malam hari setiap Jumat-Minggu wilayah pecinan di Semarang menghadirkan pasar Semawis. Pasar Semawis merupakan pasar yang menghadirkan beragam makanan khas Tionghoa dan Semarang yang dapat membuat kamu enggan beranjak dari Semarang.

Surabaya – Jawa Timur

Surabaya merupakan salah satu kota terbesar di Indonesia yang memiliki beberapa wilayah pecinan yang terkenal, diantaranya adalah Kya Kya. Sejatinya, Kya Kya merupakan pasar yang menjual beragam kuliner khas Tionghoa, konon makanannya masih asli dan diturunkan dari generasi-generasi sebelumnya.

Wilayah pecinan Kya Kya ini pernah ramai menjadi pusat wisata kuliner dan budaya setelah diresmikan tahun 2003. Kya Kya yang merupakan deretan kota tua di Surabaya kini menjadi salah satu area Car Free Day. Tidak hanya Kya Kya, Surabaya juga masih memiliki beberapa kelenteng legendaris dan juga memiliki bangunan asli dari pada pendatang asli Tiongkok.

Tanjung Pinang, Riau

Tanjung Pinang merupakan kota yang penduduknya mayoritas merupakan perpaduan antara suku Melayu dengan Etnis Tionghoa ini menjadikan kota ini menjadi wilayah pecinan terbesar di pulau Sumatera. Wilayah ini memiliki kelenteng bernama Vihara Bahtera Sasana yang memiliki ornamen naga yang sangat unik.

Di dalam kelenteng tersebut juga terdapat satu patung besar Dewi Kwan Im yang konon telah dibangun sejak tahun 1857. Jika kamu ingin berjalan-jalan pada malam hari, datanglah ke Kawasan bernama Citywalk. Di kawasan ini, kamu akan disuguhkan dengan beragam aneka kuliner khas Tionghoa dengan harga yang cukup terjangkau. Sejatinya, Kawasan ini lah yang dijadikan oleh warga-warga etnis Tionghoa untuk berkumpul dengan sanak saudara atau sahabat.

Itu lah beberapa wilayah pecinan yang ada di Indonesia. Yuk lengkapi liburan Imlek kalian dengan berkunjung dan menikmati hawa Imlek di wilayah pecinan yang ada di kota kamu!

Bagikan:
1667 kali