virus corona- rumah123.com Ilustrasi Obat. Badan Kesehatan Dunia WHO Mengumumkan Status Darurat Global Terkait Penyebaran Virus Corona Novel. WHO Menyatakan Virus Ini Sudah Menyebar ke 18 Negara (Foto: Rumah123/REA Adobe Experience Manager)

WHO mengumumkan status darurat global terkait wabah yang disebabkan virus corona. Sejumlah warga Indonesia masih berada di Wuhan, China.

Badan Kesehatan Dunia atau WHO (World Health Organization) menyatakan status darurat global terkait penyebaran virus corona atau coronavirus di luar China. WHO adalah badan dunia di bawah PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa).

“Alasan utama untuk menyatakan deklarasi ini bukan apa yang terjadi di China, tetapi apa yang terjadi di negara lain,” ujar Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus seperti dilansir oleh media online asal Inggris BBC.com.

Baca juga: China Bangun Rumah Sakit Hanya 7 Hari untuk Tangani SARS, Bagaimana dengan Virus Corona?

Ada kekhawatiran kalau wabah virus corona novel atau 2019-nCoV akan menyebar ke negara-negara lain dengan sistem kesehatan yang kurang baik.

Jumlah Korban Meninggal Akibat Virus Corona Sudah Mencapai 213 Orang

BBC.com juga melansir jumlah korban hingga Jumat (31/1/2020) sudah mencapai 213 orang. Seluruh korban berasal dari China.

WHO menyatakan kalau sudah ada 98 kasus penyebaran di 18 negara lain, namun memang belum ada yang meninggal. Sebagian besar kasus muncul lantaran orang tersebut bepergian dari Wuhan, China. Wuhan adalah kota tempat bermulanya penyebaran virus corona novel.

Negara yang sudah menyatakan kasus virus ini adalah Jepang, Taiwan, Korea Selatan, Vietnam, Kamboja, Malaysia, Thailand, Australia, Sri Lanka, Amerika Serikat, Nepal, Uni Emirat Arab, Jerman, Prancis, hingga Finlandia.

Mereka yang Terkena Virus Corona Didominasi oleh Pria

Sementara New England Journal of Medicine melansir dari data 425 korban pertama di Wuhan. Umur rata-rata mereka yang terkena infeksi virus adalah 59 tahun.

Sebanyak 89 persen korban tidak dirawat di rumah sakit sampai lima hari mengalami sakit. Korban didominasi kaum pria dengan persentase sebanyak 56 persen.

Ada 55 persen kasus yang didiagnosa sebelum 1 Januari 2020 terkait dengan pasar boga bahari (seafood) di Wuhan. Pasar Wuhan yang menjual kuliner ekstrem seperti ular, biawak, kelelawar, dan lainnya ditengarai menjadi awal penyebaran virus.

Baca juga: Atasi Wabah Virus Corona Novel, China Bangun Rumah Sakit dalam 6 Hari

China National Health Commission sempat melansir data ada 7.711 kasus virus corona novel di China hingga Kamis (30/1/2020).

Wabah Virus Corona Menyebar, Indonesia Berencana Evakuasi Warga di Wuhan

Laman berita online Tempo.co melansir bahwa Pemerintah Indonesia berencana dan sedang menyiapkan proses evakuasi warga negara Indonesia yang berada di Wuhan dan juga provinsi Hubei.

“Saat ini sedang dimatangkan kesiapan di dalam negeri dan memastikan pengelolaan logistik pemindahan WNI dari 7 titik di Provinsi Hubei ke tempat penjemputan sebelum pesawat tiba di lokasi penjemputan (Bandara di Wuhan).” Demikian rilis Kementerian Luar Negeri yang dilansir Tempo.co.

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Beijing menyatakan ada 243 warga negara Indonesia (WNI) di tujuh lokasi di Hubei. Banyak di antara dari WNI sedang menempuh pendidikan di Wuhan. KBRI terus memantau kondisi WNI. Kementerian Luar Negeri juga menyatakan Pemerintah China siap memfasilitasi pemulangan para WNI.

Baca juga: Dampak Virus Corona Novel, Sejumlah Kota Ditutup, Wuhan Seperti Kota Hantu

Bagikan:
2088 kali