Kolam Bisa Berpotensi Menjadi Sarang Berkembang Biak Nyamuk Aedes Aegepti yang Menyebarkan Virus Demam Berdarah Dengue (Foto: Rumah123/Realestate.com.au)

Siap-siap ya gaes untuk antisipasi demam berdarah. Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakartra sedang bersiap untuk mengantisipasi Kejadian Luar Biasa (KLB) Demam Berdarah Dengue (DBD) pada awal 2019.

Pihak terkait sudah melaksanakan serangkaiah langkah antisipasi untuk pencegahan terjadi DBD. Dinkes DKI sudah melakukan deteksi dini hingga fogging.

Kompas.com melansir bahwa Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti menyatakan sudah menyebarluaskan informasi melalui media sosial kepada masyarakat mengenai waspada DBD dan pengendaliannya.

Baca juga: Ayo, Rajin Periksa Wadah Air untuk Berantas Nyamuk di Rumah

Pada Februari dan Maret 2019 mendatang, seluruh wilayah DKI Jakarta masuk dalam kategori waspada KLB DBD. Kamu harus bersiap nih.

Adanya peningkatan curah hujan dan perubahan iklim sangat berpengaruh terhadap perkembangan nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk ini bisa menularkan virus dengue dan mengakibatkan penyakit DBD.

Dinas Kesehatan melansir terjadi 3.362 kasus DBD dengan satu kematian pada 2018. Sementara pada awal Januari 2019, sudah ada 111 kasus DBD.

Baca juga:  Mau Rumah Bebas dari Gangguan Nyamuk? Jangan Gantung Pakaian!

Untuk mengantisipasi nyamuk berkembang biak, kamu pasti sudah tahu beberapa langkahnya kan? Pertama, menguras tempat yang menjadi tempat penampungan air.

Kedua, menutup rapat tempat penampuangan air. Ketiga, membuang atau mendaur ulang barang yang bisa menjadi tempat berkembang biak nyamuk.

Tindakan selanjutnya adalah menaburkan bubur larvasida atau menaruh ikan guna memberantas jentik nyamuk, menggunakan obat nyamuk, memakai kelambu saat tidur, menempatkan tanaman yang bisa mengusir nyamuk, mengatur jendela agar cahaya masuk, hingga tidak menggantung pakaian yang tidak terpakai.

Baca juga:  Mau Tahu Desain Rumah yang Bikin Nyamuk Nggak Betah?

Bagikan: 1266 kali