virus corona - Rumah123.com Penggunaan masker ternyata tak efektif cegah virus corona - Rumah123.com

Pada Senin (2/3/2020), Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, mengumumkan dua orang di Indonesia positif corona. Keduanya merupakan warga Depok, Jawa Barat yang terinfeksi lewat kontak langsung dengan warga negara Jepang yang positif Covid-19. 

Pasca pengumuman ini, masyarakat pun berburu masker untuk mencegah penularan. Tapi, apakah masker efektif untuk mengurangi risiko tertular virus corona?

Segala jenis masker tidak efektif mencegah virus corona

Sayangnya, jawabannya tidak. Segala jenis masker, baik itu masker kesehatan, masker operasi, maupun masker N95 tidak efektif untuk melindungi diri dari virus corona. 

Dilansir dari Kompas.com, spesialis pencegahan infeksi sekaligus profesor kedokteran dan epidemiologi di University of Iowa's College of Medicine, Eli Perencevich menjelaskan tentang hal ini.

Menurut Perencevich, seseorang tak perlu memakai masker. Bahkan, jika ada kasus virus Corona di sekitarnya, seseorang tetap tak perlu menggunakan masker. Sebab, virus corona ditularkan melalui tetesan, bukan udara.

"Jika Anda mengalami flu atau berpikir terkena Covid, saat itulah harus mengenakan masker untuk melindungi orang lain. Di rumah, jika Anda merasa sakit, Anda harus menggunakan masker untuk melindungi anggota keluarga Anda," ujar Perencevich.

Untuk orang yang merawat penderita corona di rumah, baik perawat maupun pasien harus menggunakan masker. 

Sementara, menurut World Health Organization (WHO), penggunaan masker saja tidak menjamin menghentikan infeksi.

Baca juga: Harga Masker "Digoreng" Akibat Corona, Penjual Bisa Dijerat Hukum

Penggunaan masker hanya untuk orang sakit

Menurut Perencevich, pemakaian masker sendiri dimaksudkan agar orang yang sakit tidak menularkan penyakitnya kepada orang lain. 

"Satu waktu di mana Anda membutuhkan masker adalah jika Anda sakit, dan harus meninggalkan rumah. Masker juga bisa dipakai di rumah ketika Anda merasa sakit untuk melindungi anggota keluarga Anda." kata Perencevich.

Penggunaan masker justru meningkatkan risiko terinfeksi corona 

Menurut Perencevich, penggunaan masker justru bisa meningkatkan risiko terinfeksi virus corona. Memakai masker secara salah dapat meningkatkan risiko infeksi karena orang-orang tidak mencuci tangan sebelum melepas dan setelah melepas masker.

Cara mencegah terinfeksi virus corona yang tepat

Lantaran penggunaan masker tak begitu efektif untuk mencegah corona, WHO memberikan langkah-langkah pencegahan corona yang bisa dilakukan. Antara lain adalah sebagai berikut:

1. Cuci tangan sesering mungkin

Dengan mencuci tangan baik itu menggunakan cairan antiseptik ataupun dengan sabun, kuman dan virus yang terdapat di tangan akan hilang.

2. Beretika dalam batuk dan bersin

Ketika batuk dan bersin, tutup mulut dan hidung ke bagian dengan bagian dalam siku lengan. Selain itu, menggunakan tisu pun disarankan. 

Jika menggunakan tisu, buang segera tisu ke dalam tempat sampah. Lalu cuci tangan dengan sabun dan air, atau menggunakan antiseptik.

3. Beri jarak dengan orang lain yang sakit

Jika ada orang yang batuk, bersin, atau demam, beri jarak setidaknya 1 meter. Sebab, ketika batuk dan bersin, mereka akan memproduksi partikel kecil yang mengandung virus. Jika kamu berada dekat mereka, tak menutup kemungkinan kamu menghirup virus tersebut.

4. Hindari menyentuh area wajah (mata, hidung, mulut)

Kamu tak pernah tahu benda-benda yang disentuh tanganmu. Bisa saja tanganmu terkontaminasi virus setelah menyentuh hal di sekitarmu. Jika kamu menyentuh area wajah, virus dapat berpindah ke tubuhmu. 

Bagikan:
2027 kali