Desainer Interior Shed Merancang Interior dan Eksterior Toko dengan Wallpaper Bermotif Sampah Plastik di Laut (Foto: Rumah123/Desingboom)

Sampah plastik di lautan memang menjadi isu dunia. Sebuah toko di London berupaya memeranginya dengan memasang wallpaper unik bermotif sampah plastik.

Desainer interior Shed merancang interior dan eksterior sebuah toko di ibu kota Inggris, London. Dia mendapatkan taklimat dari klien guna membuat toko sementara untuk kampanye menolak produk plastik.

Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kerusakan yang terjadi pada lingkungan laut dan juga membuat semua orang untuk membantu mengatasi masalah ini.

Baca juga: Saatnya Mengubah Sampah Plastik Jadi Furnitur, Yuk Ikutan

Masalah utama adalah penggunaan plastik sekali pakai. Sampah plastik ini menjadi masalah utama di banyak negara dunia.

Hmm, padahal Indonesia juara dunia nomor dua lho untuk sampah plastik. Seharusnya, Indonesia punya inisiatif serupa ya.

Toko ini ingin menyediakan alternatif penggunaan tas belanja dan juga mengundang konsumen menjadi bagian dari gerakan anti plastik. Konsepnya memang provokatif.

Baca juga: Perangi Sampah Plastik, Volvo Kembangkan Produk Mirip Pohon Bakau

Shed membuat desain wallpaper menggunakan motif sampah plastik yang ditemukan di laut seperti tutup botol dan sikat gigi plastik. Wallpaper ini sendiri berlatar belakang putih.

Hasilnya, wallpaper ini menjadi latar belakang yang indah, punya dampak, dan provokatif ketika pesannya dapat dipahami. Apalagi ketika dilihat dari dekat, semua pesan ini terlihat jelas.

Shed tidak hanya mendesain interior dan eksterior bangunan saja, tetapi merancang sejumlah desain produk. Semuanya memiliki pesan untuk memerangi sampah plastik.

Baca juga: Kayak Apa Ya Kalau 2.500 Botol Plastik Disusun Jadi Sebuah Bangunan

Shed Tidak Hanya Mendesain Interior dan Eksterior Toko, Namun Juga Merancang Desain Produk yang Sama (Foto: Rumah123/Designboom)
Bagikan: 993 kali