Ilustrasi (Rumah123/iStockphoto)

Banyak pilihan material yang bisa diaplikasikan untuk pagar lho. Semuanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Tentunya kamu harus menyesuaikan material dengan desain pagar dan juga gaya arsitektur rumah. Kalau memilih material yang tepat, kamu akan mendapatkan hasil yang memuaskan kan lho.

Baca juga: Tanaman Dijadikan Pagar? Pertimbangkan Beberapa Hal Ini Lho!

Pertama, material kayu. Kayu memiliki kekuatan utama pada tampilannya yang alami dan hangat serta karakternya yang mudah dibentuk.

Material kayu dapat diaplikasikan dalam semua desain arsitektur. Biasanya, kayu dikombinasikan dengan besi untuk mendapatkan pagar yang menarik dan kokoh.

Baca juga: Untuk Apa Sih Memasang Pagar di Depan Rumah? Ini Alasannya Lho

Kayu juga bisa dikombinasikan dengan material batu alam atau tanaman. Material kayu yang dikombinasikan tanaman lebih pas kalau tanaman yang merambat.

Tetapi, tidak semua jenis kayu memiliki kekuatan yang sama. Beberapa di antarnya memiliki kelemahan seperti mudah kusam, keropos, lapuk, dan berjamur. Untuk itu, kamu harus mencari kayu yang tahan panas matahari, air hujan, dan debu.

Baca juga: Pagar Terlihat Cantik, Rumah Pun Terkesan Indah

Kalau kamu ingin mengaplikaasikan material kayu untuk pagar maka pilihan jatuh pada kayu ulin atau kayu besi.

Karena kayu sudah semakin langka, biasanya kayu mahal. Untuk itu, kamu harus melakukan perawatan ekstra dengan melakukan coating (pengecatan ulang), mempelitur, hingga memberikan lapisan anti rayap.

Baca juga: Tanaman Apa Saja Sih Yang Cocok Dijadikan Pagar?

Nah, ini ulasan pagar dengan material kayu, bagaimana dengan material batu ekspos? Silahkan untuk menyimak artikel berikutnya.

Bagikan: 2157 kali