konflik arab israel yang dipicu kemerdekaan israel

Ajakan ganyang orang Arab di Israel beredar di sejumlah grup chat. Seruan itu menjadikan konflik Arab Israel kian memanas. Seperti apa kisah lengkapnya?

Seruan itu dipicu setelah gelombang serangan penembakan dan penusukan di Medinat Yisrael, yang menewaskan 11 korban jiwa selama sepuluh terakhir.

Melansir dari laman Vice.com, pengirim pesan tersebut mengajak anggota grup untuk bertemu di Tepi Barat.

Untuk diketahui, kawasan Tepi Barat merupakan wilayah yang terdapat banyak orang Palestina berlalu-lalang.

“Jika pemerintah diam saja, maka kita yang harus bertindak!”, tulis salah satu pesan dari anggota grup Telegram.

“Bawa pisau, brass knuckle, tongkat dan batu,” bunyi chat balasan seorang anggota grup Telegram menimpali.

Bocah 13 Tahun Bikin Konflik Arab Israel Menghangat

konflik arab israel memicu gerakan ganyang orang arab (Foto: Vice.id)

Laman berita Ynet baru-baru ini mewartakan, pihak kepolisian setempat telah berhasil melacak dan pengirim pesan provokatif tersebut.

Dalam penyelidikan terungkap, bila sang pelaku rupanya seorang bocah berumur 13 tahun, yang punya kakak tentara Pasukan Pertahanan Israel.

Selain itu, ditemukan pula bila anggota grup mengajak orang Israel untuk mengulangi tindak kekerasan yang terjadi pada Mei Lalu.

Ketika itu, sejumlah warga Israel menyerang orang-orang Arab, secara membabi buta di sebuah kedai es krim di Bat Yam.

Selain pesan bernada kekerasan, pihak berwenang juga mendapati beberapa anggota grup, terlihat menjual senapan AK-47 dan granat.

Konflik Arab Israel, Perang Agama?

Polisi Israel menjadi bagian konflik arab israel (Sumber: REUTERS/Ammar Awad)

FakeReporter, sebuah organisasi yang memantau dan melaporkan konten informasi sesat di internet memberi pendapatnya.

Menurut Direktur Achiya Schatz sebagian besar grup ini mempromosikan “Kahanisme”, ideologis ekstremis Yahudi.

Ideologi tersebut terpengaruh  seorang rabi ortodoks Amerika yang percaya, seluruh orang Arab di Israel adalah musuh umat Yahudi.

Mereka para penganut Kahanist, disebutkan menginginkan kekerasan dalam artian perang agama.

Ajakan dalam grup tersebut, menambah rentetan konflik dari hubungan dengan Arab Israel yang telah terjadi lama.

Dikutip dari laman Kompas.com, kedua pihak terlibat konflik sejak Israel mendeklarasikan diri sebagai negara pada tahun 1948.

Lantas, apa penyebab konflik Arab Israel?

Ketika November 1947, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengeluarkan mandat dan membagi Palestina menjadi negara Yahudi dan negara Arab.

Hal itu memicu bentrokan antara orang Yahudi dan orang Arab di Palestina, hingga saat ini.

Nah, demikianlah informasi terkait hasutan ganyang Arab, yang menjadi dipicu konflik Arab Israel.

Baca juga  beragam artikel seputar gaya hidup, kabar properti, hingga inspirasi desain,  hanya di artikel.rumah123.com.

Bila kamu ingin cari rumah impian, yuk temukan beragam rekomendasi terbaiknya di Rumah123.com, karena kami #AdaBuatKamu.

Bagikan:
303 kali