cerita-wna-karantina-covid-19-di-hotel-pik-bebas-berenang-dan-jalan-keliling-jakarta

Dua Warga Negara Asing (WNA) bernama Elena dan Damian membagikan kisahnya dengan berbagai foto saat menjalankan karantina di Apartemen Oakwood, Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara. 

Melalui berbagai foto yang diunggahnya, Elena terlihat sedang berpose di sebuah kolam renang yang merupakan fasilitas umum apartemen pada 16 April 2021. 

Ia kemudian membagikan ceritanya selama karantina di apartemen tersebut dalam bahasa Inggris.

Berenang Hingga Jalan-jalan Keliling Jakarta

Dalam kisahnya, ia mengatakan bahwa apartemen tersebut memperbolehkan mereka yang sedang berkarantina untuk keluar kamar dan melakukan berbagai aktivitas. 

Mulai dari berenang hingga jalan-jalan keliling kota Jakarta. 

Hal itu tentu saja

"Jika kamu harus karantina di Jakarta, kamu bisa pilih hotel ini. Tidak seperti yang lain, hotel ini membolehkan kita untuk berenang di hotel dan berkeliling kota Jakarta," tulis akun Instagram @elena_iluina seperti yang dilansir dari Merdeka.com. 

Sayangnya, tak lama kemudian, akun Instagram Elena terlihat sudah menghilang. 

Selain Elena, akun @damiannyt juga mengunggah dua foto di kolam renang yang sama dengan Elena pada 15 April 2021. 

Sayangnya, satu dari dua foto menghilang yang diduga karena dihapus. 

"Kita sedang karantina di Jakarta dan di sini sangat menyenangkan! Seperti ini karantina kita," kata @damiannyt.

Diduga Berasal dari Ceko

Meski hingga kini Elena belum diketahui berasal dari negara mana, namun Damian diduga berasal dari Czech Rupublic/ Republik Ceko. 

Hal ini terlihat dari caption yang dituliskannya menggunakan bahasa Ceko. 

Postingan itu kemudian viral dan dipenuhi komentar dari para warganet. 

Beberapa di antaranya ada yang mention Satgas Covid-19. 

Pengusutan Pelaksanaan Karantina

Melansir Merdeka.com, epidemiolog Dicky Budiman mengaku sangat khawatir akan penularan virus Corona dari kedua WNA itu. 

Ia juga mengatakan bahwa sebenarnya sudah banyak WNA yang melaksanakan karantina seperti Elena dan Damian. 

Hanya saja, mereka tidak terekspos oleh media dan berkeliaran bebas hingga kini. 

Untuk itu, ia mendorong Satgas DKI Jakarta maupun Satgas Covid-19 Pusat untuk mengusut pelaksanaan karantina di Hotel Oakwood PIK itu.

Dia meminta pemerintah untuk melacak/tracking kasus Covid-19 di Hotel Oakwood, serta memberikan sanksi bagi hotel tersebut.

"Harus diberi tindakan atau sanksi yang pasti. Harus dilacak juga kasus Covid-19 di hotel ini. Di cari tahu juga apakah ada kasus seperti ini di hotel lainnya," ujar Dicky. 

Menurutnya, pemerintah harus segera mengevaluasi permasalahan ini. 

Sebab, dampak karantina yang dilakukan para WNA tersebut bisa sangat fatal. 

"Dari kamar dia menuju ke kolam saja berbahaya sekali risikonya tinggi, apa lagi kalau berpapasan sama pegawai hotel, pengunjung lain," katanya.

Menurutnya, pemerintah harus membuat sistem monitoring berlapis untuk menjaga kualitas program karantina negara ini. 

Jangan lupa kunjungi artikel.rumah123.com untuk dapatkan artikel menarik lainnya seputar properti. 

Kamu juga bisa mencari properti yang sesuai kebutuhanmu seperti TangCity hanya di www.rumah123.com.

Bagikan:
279 kali