Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Memberikan Usulan Kepada DPRD DKI Jakarta Mengenai Tarif MRT dan LRT. Tarif MRT Diusulkan Rp10.000 Sementara Tarif LRT Rp6.000 (Foto: Rumah123/LRTjakarta.co.id)

Sudah tahu belum gaes soal usulan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta soal tarif MRT dan LRT. Usulan tarif MRT adalah Rp10.000 dan tarif LRT adalah Rp6.000.

MRT alias Moda Raya Terpadu atau Mass Rapid Transit Jakarta fase 1 rute Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia akan segera beroperasi.

Begitu juga dengan LRT atau Light Rapid Transit fase 1 rute Kelapa Gading-Velodrome juga bakal beroperasi dalam waktu dekat. Keduanya direncanakan akan beroperasi pada akhir Maret 2019.

Baca juga: MRT Berikan Peluang UMKM Berbisnis di Stasiun, Wah Keren Banget Nih

“Usulan Pemprov melalui suratnya Pak Gubernur, untuk MRT tarifnya sebesar Rp 10.000 dan LRT sebesar Rp 6.000, rata-rata,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Perekonomian DKI Jakarta, M. Abas seperti dilansir oleh Kompas.com.

Usulan Pemprov DKI Jakarta tersebut disampaikan dalam rapat bersama dengan Komisi C Bidang Keuangan DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) DKI Jakarta pada Rabu (06/03/2019).

Rencananya, Pemprov DKI Jakarta akan memberikan subsidi untuk MRT sebesar Rp572 miliar dan untuk LRT sebesar Rp327 miliar pada 2019. Hal ini dilakukan karena tarif keekonomian MRT dan LRT memang mahal. Bahkan, subsidi untuk LRT per penumpang justru lebih besar.

Baca juga: Sudah Daftar Uji Coba MRT Belum, Buruan Gaes

Gaes, kalau tarif MRT cuman Rp10.000 dan tarif LRT hanya Rp6.000, ini bisa ngirit banget kalau ke kantor. Apalagi MRT akan melewati central business district di kawasan Sudirman.

Kamu bisa meninggalkan mobil atau motor kamu di rumah. Mulai sekarang, biasakan untuk naik transportasi massal.

Sementara buat kamu yang belum punya rumah, cari dong hunian dekat akses transportasi massal. Ada rencana untuk mengintegrasikan MRT, LRT, kereta listrik commuter line, dan bus Transjakarta.

Baca juga: Kenapa Sih Jadwal Operasional LRT Kembali Tertunda

Bagikan: 4124 kali