USG Boral Jayaboard Berkolaborasi dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Membangun Bangunan Sekolah Tahan Gempa di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat. Bangunan Sekolah Roboh Akibat Gempa yang Terjadi Pada Agustus 2018 Lalu (Foto: Rumah123/USG Boral Jayaboard)

USG Boral Jayaboard berkolaborasi dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT) untuk merestorasi gedung sekolah di Kabupaten Lombok Utara, Lombok. Perusahaan menggunakan material tahan gempa dalam membangun gedung sekolah.

Gempa mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat pada Agustus 2018 lalu dengan kekuatan mencapai 6,4 skala Richter dan 7,0 skala Richter. Gempa berkekuatan besar ini merusak sejumlah infrastruktur, saluran air, fasilitas publik, rumah, dan lainnya.

Salah satu bangunan yang rusak adalah bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 04 Sambik Bangkol. Kawasan ini berjarak sekitar 53 kilometer dari ibu kota Nusa Tenggara Barat, Mataram.

Baca juga: Gempa dan Tsunami Guncang Palu dan Donggala, Ingat Belajar Mitigasi Bencana

Produsen material bangunan ini melakukan program CSR (corporate social responsibility) dengan membangun kembali sekolah yang rusak. USG Boral Jayaboard melakukan seremoni peletakan batu pertama (groundbreaking) di Lombok Utara, Jumat (29/3/2019)

“Gedung sekolah tersebut kondisinya mengkhawatirkan karena 35 persen runtuh dan sisanya sangat tidak aman bagi siswa untuk kegiatan belajar,” ujar Human Resources Director USG Boral Jayaboard, Indra Budiman seperti dikutip dari keterangan pers yang diterima oleh Rumah123.com.

“Pembangunan gedung sekolah permanen ini merupakan bentuk nyata kepedulian kami di tahap pemulihan pasca bencana agar proses belajar mengajar di lokasi bencana semakin pulih,” lanjut Indra.

Baca juga: Indonesia Dilanda 11.577 Gempa Sepanjang 2018, Apa Antisipasi Kamu

Restorasi gedung sekolah meliputi seluruh ruang kelas, ruang guru, dan juga toilet. Proses pembangunan sekolah diperkirakan memakan waktu sekitar dua bulan terhitung sejak 18 Maret 2019 dengan target serah terima pada awal Mei 2019 mendatang.

USG Boral Jayaboard menerapkan sistem konstruksi plafon tahan gempa melalui penggunaan material papan gyptile JayaDura Condado, papan gipsum dengan finishing lapisan vinyl sehingga mudah dibersihkan dan tahan lama.

Rangka plafon pada atap gedung menggunakan rangka metal JayaBMS exposed grid yang telah tersertifikasi lulus uji tiga kali safety factor. Penggunaan material ini tentunya untuk kenyamanan dan keamanan para siswa dan guru.

Baca juga: Banjir Bandang Terjang Papua, Gempa Terjadi Lagi di Lombok, Kamu Wajib Paham Mitigasi Bencana

Bagikan: 473 kali