Ilustrasi pasangan sedang mempertimbangkan investasi tanah kavling atau rumah jadi - Rumah123.com Ilustrasi pasangan sedang mempertimbangkan investasi tanah kavling atau rumah jadi - Rumah123.com

Properti memang masih menjadi investasi yang “seksi”. Berbeda dengan investasi di bidang hot money seperti saham yang risikonya besar, investasi di bidang properti cenderung selalu naik harganya. Tak heran, banyak orang yang memilih untuk investasi properti. Namun kendalanya, harga properti memang mahal. Maka dari itu, butuh pertimbangan matang sebelum kamu memilih untuk investasi di bidang ini.

Salah satu hal yang harus dipertimbangkan adalah memilih jenis properti apa yang dipilih. Sebab sebagai investor properti, kamu tak akan segera menghuni properti tersebut. Dari segi keuntungan, mana yang paling menguntungkan? Membeli tanah kavling, atau rumah jadi? Pertimbangkan dulu sejumlah faktor ini.

Modal investasi

Berinvestasi di bidang properti, baik itu tanah kavling maupun rumah jadi sama-sama membutuhkan modal besar. Tapi jika keduanya dibandingkan, membeli tanah kosong tentu lebih murah modalnya ketimbang membeli rumah jadi. Namun jika kamu berencana untuk membangun rumah di atasnya, sebaiknya perhitungkan kembali harga bahan bangunan serta biaya pekerjanya. Membangun rumah sendiri belum tentu lebih murah ketimbang membeli jadi. 

Biaya perawatan

Tanah kosong hanya perlu dicek sekali-kali sehingga tak memerlukan biaya yang besar. Sedangkan rumah yang sudah jadi dan membutuhkan biaya pemeliharaan rutin. Mulai dari biaya listrik hingga kebersihan. Jika tak dirawat, tentu kondisi properti akan menurun. 

Desain bangunan

Properti yang kamu beli untuk diinvestasikan pastinya nanti akan dihuni. Jika kamu sendiri yang akan menghuninya, membeli tanah kavling tentu menjadi opsi yang lebih baik. Sebab, kamu bebas mendesain hunian impianmu sendiri sedari awal. Sedangkan rumah jadi, kesempatan untuk dirombak menjadi lebih terbatas. Walau bisa sekalipun tentu akan membutuhkan dana tambahan.

Kualitas bangunan

Ketika membangun rumah sendiri dari tanah, kamu memiliki kendali penuh untuk menentukan bahan bangunan dan kontraktor sehingga lebih terjamin kualitasnya. Kamu bahkan bisa lebih hemat karena punya kuasa untuk menyesuaikannya dengan kebutuhan dan anggaran. 

Peluang investasi

Tanpa bangunan di atasnya, otomatis kamu tak akan mendapatkan pemasukan apa-apa jika membeli tanah kavling. Keuntungan yang didapatkan hanyalah dari kenaikan harga tanah per tahunnya. Lain halnya dengan membeli rumah jadi yang bisa disewakan kembali sehingga kamu bisa meraup keuntungan dari sana.

Pilih tanah kavling atau rumah jadi untuk investasi, semua tergantung kebutuhan

Jadi, mana yang lebih baik? Membeli tanah atau rumah jadi untuk investasi properti? Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Maka dari itu, semua harus disesuaikan lagi dengan kebutuhanmu.

Jika modal terbatas dan kamu punya fleksibilitas tinggi, serta referensi yang cukup untuk membangun rumah dari nol, maka membeli tanah kavling bisa dipilih. Tapi jika kamu punya modal lebih sebagai modal dan biaya perawatan, serta tak mau repot mengurus proses pembangunan rumah, membeli rumah jadi akan lebih cocok untukmu. 

Bagikan:
3964 kali